Jinakkan Konflik dengan 6 Strategi Jitu Meminta Maaf pada Pasangan

tumblr_o1y270lb671teue7jo1_1280

Dalam situasi tertentu di hubungan, ada kalanya kamu berbuat kesalahan dan harus meminta maaf pada pasangan. Namun, sering kali kamu dihinggapi rasa gengsi, dikuasai ego yang membuatmu menahan diri untuk meminta maaf duluan. Mungkin kamu merasa pasanganlah yang menyebabkan konflik dan kamu menuntutnya untuk meminta maaf padamu. Lalu kamu akan kesal kalau seandainya dia tidak kunjung meminta maaf juga.

Meminta maaf duluan tidak ada ruginya, lho. Kalau kamu ingin pasangan memohon maaf padamu, kenapa kamu tidak bisa memulainya duluan? Treat others as you want to be treated. Justru dengan minta maaf duluan kamu membuktikan dirimu orang yang lebih dewasa pada pasangan karena kamu berani mengakui letak kesalahanmu sendiri.

Agar permintaan maafmu langsung sukses menembus hati pasangan, kamu membutuhkan komunikasi yang baik, empati, dan benih kepercayaan darimu. Jangan langsung berharap si dia mau memaafkanmu, paling tidak kamu sudah meminta maaf duluan dengan tulus. Berikut ini adalah beberapa cara meminta maaf dari hati ke hati yang efektif meluluhkan hati pasanganmu.

1. Evaluasi Diri dan Perasaanmu

e0ab27aad5ce9eee373030d4b063a4d5
via Took a Pic

Agar efektif, permintaan maafmu haruslah dari hati dan pikiran yang jernih tanpa dinodai emosi merugikan yang bisa merusak ketulusanmu. Cari tahu mengapa kamu ingin meminta maaf, apa saja kesalahanmu dan bagaimana kesalahanmu menyakiti pasangan. Kenali juga bagaimana kesalahanmu bisa berdampak dalam hubungan. Sebisa mungkin, pastikan kamu mengakui kesalahanmu secara keseluruhan agar tidak meninggalkan dendam yang bisa diungkit di masa depan.

2. Mengalah

Romantic-scene-free-license-CC0-980x652
via Skitter Photo

Dalam konflik, kamu dan pasangan sama-sama memiliki kesalahan, sekecil apapun itu. Daripada menuduh dan menyebut kesalahan pasangan, akui saja kesalahanmu sendiri lalu minta maaf duluan. Cara ini adalah salah satu bagian dari kompromi hubungan. Mungkin pasangan akan meminta maaf juga, mungkin dia tidak akan melakukannya. Apapun reaksi pasangan, kamu sudah bersikap dewasa dengan mengakui kesalahanmu lebih dulu.

3. Meminta Maaf Secara Langsung

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
via Took a Pic

Begitu kamu memutuskan untuk meminta maaf, lakukan dengan benar. Artinya, usahakan untuk tidak meminta maaf lewat chat, telepon, atau e-mail. Singkirkan gangguan lainnya saat meminta maaf seperti ponsel, televisi, dan ajakan obrolan orang lain. Usahakan kamu bertatap muka dengannya tanpa kehadiran orang lain. Kamu bisa membawakan dia hadiah kecil seperti cokelat, bunga, atau minuman hangat untuk membuatnya lebih nyaman.

Content continue below...

4. Dengarkan Pasangan

E7CPQ0CAF6
via Stock Snap

Setelah meminta maaf, pasangan pasti akan memberi reaksi berupa komentar, apa yang dia rasakan, serta cara yang bisa kamu lakukan untuk menebus kesalahanmu. Dengarkan dia tanpa interupsi darimu. Gunakan empati, tempatkan dirimu di posisinya. Jangan langsung membantah apa yang dia katakan padamu sampai dia benar-benar selesai berbicara. Kalau kamu berhasil melakukannya, pasangan akan merasa dihargai dan menyadari sikap tulusmu.

5. Beritahu Pasangan Apa yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menebus Kesalahanmu

barnimages_1904_09-768x522
via Barn Images

Usai minta maaf, jangan lupa beritahu pasangan apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki kesalahanmu. Mungkin apa yang akan kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan mencegah kesalahan sama terulang lagi, serta caramu menebus kesalahan. Apabila menurutmu ada masalah yang harus diselesaikan bersama-sama, utarakan saja. Beritahu pasangan kamu memahami perasaan pasangan pada saat itu dan tunjukkan padanya kamu ingin membuatnya merasa lebih baik.

6. Buktikan Ucapanmu

IMG_8219
via Split Shire

Buktikan ketulusan dan kedewasaanmu dengan melakukan semua janji yang kamu berikan saat minta maaf. Berikan usaha terbaikmu. Misalnya, kamu berjanji untuk tidak marah-marah lagi saat bertengkar, maka berusahalah untuk mengendalikan emosi agar tidak mengamuk lagi di lain waktu. Kalau sikapmu masih sama seperti dulu, kamu sama saja mengkhianati kepercayaan pasangan dan mengingkari ucapanmu sendiri.

Ingat-ingat, keenam cara di atas baru bisa efektif kalau kamu melakukannya dengan tulus dan sungguh-sungguh tanpa pamrih. Good luck, ya!

Share Your Thoughts