Tak Perlu Merengek Segera Dinikahi, Lakukan Saja 6 Hal Ini

kzzyrizcwtw-matthew-henry

Salah satu relationship goals pasangan yang sudah serius adalah ‘menikah’. Topik ini (rata-rata) hangat diperbincangkan di kalangan wanita berusia 20-an ke atas. Menikah masih dianggap pencapaian tertinggi dalam sebuah hubungan.

Begitu banyak cara yang ditempuh agar kamu bisa segera dilamar pasangan, mulai dari cara halus, frontal, hingga pemaksaan. Jika kamu sangat ingin menikah tapi tanpa terkesan mengejar dan memaksa, lakukan hal ini saja yuk. Bukan hanya dilamar, value kamu pun akan langsung meningkat di matanya.

1. Selalu Dukung Karir Pasangan Agar Masa Depannya Makin Mantap

rkz2iypkliy-juliette-leufkevia Unsplash

Salah satu alasan pria menunda pernikahan adalah ‘menunggu mapan’. Sejak kecil mereka disogoki statement pemberi nafkah, sehingga secara tidak langsung terdoktrin agar berkelimpahan harta untuk bekal berumah tangga. Jadi, apabila kamu ingin segera dinikahi, jangan banyak protes kalau pasanganmu sedikit mengabaikanmu saat bekerja. Asalkan ia masih meluangkan waktunya barang sebentar untukmu, seharusnya kamu justru mendukungnya agar lebih semangat lagi.

2. Tingkatkan Juga Karirmu Sendiri

qhhrsa4_vpo-william-ivenvia Unsplash

Daripada kamu resah menanti pasangan yang sibuk bekerja, ada baiknya kalau kamu pun ikut meningkatkan karirmu sendiri. Bukan untuk menyainginya, justru ini adalah kesempatan baik untuk meningkatkan value kamu dimatanya. Apabila sekarang kamu sudah bekerja dan posisimu sudah bagus, bisa juga kamu mencoba hobi baru yang bisa dikembangkan atau justru menjadi second income untukmu. Tapi ingat, jangan lupakan hubunganmu, Ladies. Biasanya wanita yang justru melupakan pasangan karena menganggap bisa menghidupi diri sendiri.

3. Penuhi Kebutuhan Primer Masing-Masing Agar Tercukupi

vatgbfp7oxa-olu-eletuvia Unsplash

Sebelum kamu putuskan menikah dengannya, sudah cukupkah kebutuhanmu entah itu makan, jajan, jalan-jalan, belanja, make-up, fashion? Lihat juga apakah kebutuhannya sudah tercukupi? Jika belum, segera dilengkapi agar tidak membebani salah satu pihak nantinya. Banyak wanita (terutama) yang menggantungkan kecantikannya pada suaminya. Ketika tidak tercukupi akhirnya hanya bisa menyalahkan. Ingat ya, tujuan menikah adalah berbagi kebahagiaan dan kemudahan. Bukan berbagi duka nestapa saja.

Content continue below...

4. Biarkan Dia yang Mengangkat Topik Sensitif Ini

bsmsrdw_hek-mariavia Unsplash

Tahukah kamu, jika beberapa pria akan menarik diri ketika kamu melontarkan topik ‘pernikahan’? Pria mempunyai ketakutan-ketakutan tersendiri di kepalanya, salah satunya adalah takut tidak punya kebebasan untuk main┬ádengan teman-temannya. Biarkan mereka yang berinisiatif mengajakmu berbincang akan hal ini. Kalau memang menurutmu kamu pantas untuknya, ketika siap ia pasti akan menikahimu kok. Pantaskan diri mulai sekarang, yuk!

5. Tentukan Batas Waktumu Menunggu, dan Komunikasikanlah

ifuwpyv8igg-photo-nic-co-uk-nicvia Unsplash

Walau kamu berusaha memahami dan tidak mengangkat topik pernikahan duluan, bukan berarti kamu menunggu sampai rambutmu ubanan. Seharusnya ketika hubungan kalian sudah matang, pasti ada obrolan ringan tentang tenggang waktu kapan akan menikah. Ketika sudah melewati batas, jangan buru-buru naik darah yang memicu pertengkaran. Ajaklah ia ngobrol, tanyakan padanya mengapa tak kunjung membicarakan hal ini. Jika alasannya masih bisa ditoleransi, carilah solusi bersama untuk menyelesaikan masalah.

6. Dekatkan Dirimu Pada Keluarganya

ynapn0dl4a8-gabriel-gurrolavia Unsplash

Sambil memantaskan diri untuk pasanganmu, pelan-pelan berkenalanlah dengan anggota keluarganya. Memang, nantinya kalian akan hidup berdua. Namun, jika mereka tidak merestuimu yang nantinya hanya membuatmu tidak nyaman, apakah kamu mau? Belajarlah untuk tahu bagaimana sifat, kebiasaan dan kesukaan mereka, terutama kedua orang tua pasanganmu. Jika kamu sudah bisa membaur, ia pun tidak akan berpikir panjang untuk menikahimu.

Kalau kamu sudah merasa melakukan semua hal tetapi dia belum juga menikahimu, ada baiknya mulai berpikir untuk balik kanan dan lambaikan tangan perlahan padanya. Lalu kamu temukan lagi pria yang siap menikahimu tahun depan.

Share Your Thoughts