Bergaul Dengan 5 Orang Ini, Kamu Tidak Akan Bisa Menjadi Pria Glossy

Pria Glossy Kelas Cinta

Banyak pria mengeluh tidak bisa menjadi pria glossy meski sudah banyak belajar. Menjadi pria glossy memang membutuhkan pembelajaran dan proses yang tidak sebentar. Namun, ada beberapa faktor penting yang menunjang proses kamu menjadi pria glossy: tekad dari diri sendiri, usaha, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Tanpa dukungan dari mereka, tekad dan usaha kamu tidak bisa memberikan hasil yang maksimal.

Mungkin kamu tidak tega menjauh dari mereka karena mereka teman-teman atau keluarga kamu. Sekeras apapun usahamu meyakinkan mereka, mereka tidak mau dengar. Mereka malah menjatuhkanmu. Agar tidak bertemu orang seperti mereka, berikut ini adalah beberapa tipe orang yang harus dijauhi karena menghalangimu menjadi pria glossy.

1. Orang yang Prinsipnya Berlawanan Denganmu

alex-boyd-260339
via Unsplash

Semua prinsip yang dia miliki berkebalikan dari semua pelajaran menjadi pria glossy kamu. Awalnya, kamu menjelaskan semua yang kamu pelajari padanya secara detil agar dia paham. Akan tetapi, mereka malah menertawakanmu. Mereka menganggap kamu terlalu mengada-ada.

Pikirmu, kalau kamu bersikeras menjelaskan lagi pada mereka, mereka akan mengerti. Sayangnya, kamu hanya buang-buang waktu dan energi. Dari mereka, kamu belajar bahwa ada sebagian orang yang tidak bisa berubah menjadi lebih berkualitas. Akhirnya, setelah menjadi lebih bijak, kamu pun meninggalkan mereka.

2. Teman atau Keluarga yang Tidak Mendukung Perubahan Kamu

eris-setiawan-154629 (1)
via Unsplash

Masalahnya, mereka orang terdekatmu. Kamu menyayangi mereka. Kata mereka, mereka mendukungmu dalam hal apapun. Akan tetapi, saat berusaha menjadi dirimu yang terbaik, mereka malah merendahkanmu. Mereka bilang, perubahanmu mengganggu mereka. Kamu berubah terlalu drastis.

Dari sini, kamu belajar bahwa semua perubahan pasti ada harganya. Sekarang kamu bisa lebih mudah melihat siapa yang mendukungmu secara tulus dan ingin melihat kamu jadi dirimu yang terbaik.

3. Orang yang Tidak Mampu Evaluasi Diri

chuttersnap-135798
via Unsplash

Content continue below...

Bagi kamu, orang ini kelihatannya sengsara dan butuh bantuan ilmu dari kamu.

Kamu mungkin teringat pada dirimu yang dulunya sama seperti dia. Kamu dulunya lossy dan tidak tahu apa-apa. Itu sebabnya kamu yakin bisa membantu dia. Namun, bukannya berterimakasih, dia malah memperlakukanmu dengan buruk. Dia menolak saranmu dan mengejek keputusanmu. Seolah dia tidak sadar keburukannya sendiri.

Akhirnya, kamu sadar usahamu tidak membuahkan hasil. Kamu tidak mau membuang waktu dan energimu untuknya lagi.

4. Orang yang Mengaku Padamu Ingin Berubah, Tetapi Tidak Mau Berusaha

allef-vinicius-181365
via Unsplash

Kamu melihat dia punya banyak potensi, kemampuan, dan niat yang besar untuk berubah. Dia mengaku padamu dia ingin berubah dan ingin belajar. Awalnya dia antusias berusaha denganmu. Lalu, entah kenapa, dia tiba-tiba mundur dan kembali lagi seperti dulu.

Awalnya kamu memaklumi dia. Dia meminta maaf padamu dan berjanji akan berusaha lagi. Akan tetapi, janjinya masih belum dia tepati. Terkadang, teguran, bantuan dan dukungan tidak akan pernah cukup untuk orang seperti dia. Yang bisa kamu lakukan hanyalah move on dan melanjutkan proses kamu menjadi pria yang lebih baik.

5. Diri Kamu Sendiri

christopher-campbell-28571
via Unsplash

Terkadang, kamulah musuh utama kamu sendiri. Dalam proses perubahan, kamu akan takut, berpikiran negatif, dan tergoda untuk kembali seperti kamu yang dulu. Itu wajar. Diri kamu yang dulu adalah zona nyaman, di mana kamu tidak perlu capek-capek belajar dan berubah. Namun, semakin sering kamu menantang diri sendiri, kamu akan menjadi sosok yang lebih baik. Apapun yang dulu menghambat kamu untuk berubah, kini sudah kamu tanggalkan.

Share Your Thoughts