Tiga Kesalahan Wanita Saat Kencan

 | Lex dePraxis | 0 komentar.

Ladies, jika seorang pria keren mengajak Anda keluar untuk kopi-kopi, lunch, atau dinner berdua, maka itu adalah ajakan kencan dan dia sudah pasti tertarik pada Anda. Pria jarang sekali mengajak wanita yang dia  tidak minati secara romansa untuk keluar berduaan. Karena jika perlu keluar dengan orang yang dia tidak minati, pria akan lebih memilih pergi dengan sahabat prianya.  Percayalah.. pria sesederhana itu.

Nah terlepas dari dia tertarik untuk hubungan serius atau sekedar hubungan mesra santai, Anda sudah setengah jalan menuju sebuah hubungan cinta. Tugas Anda hanyalah tinggal mengikuti rencana dia dan membiarkan semuanya berjalan lancar, dan voila tiba-tiba Anda sudah menjadi kekasihnya.

Pada titik ini, nyaris tidak ada yang bisa membuatnya berpaling dari Anda… kecuali Anda sendiri. Ya, Anda sendiri.

Ada tiga kesalahan fatal yang paling umum di kencan pertama. Tiga buah kesalahanwanita yang biasanya saling berkaitan dan tumpang tindih. Tiga buah kesalahan wanita yang anehnya, malah dianggap sebagai hal biasa saat PDKT.

Tidak Responsif

Kesalahan pertama adalah TIDAK RESPONSIF, atau istilah lainnya adalah jaim dingin. Ini biasanya terjadi bila Anda minder grogi berinteraksi dengan si dia. Akibatnya Anda jadi merasa harus serba menjaga image sehingga malah jadi kaku, seperti menjawab pendek-pendek, tidak balik bertanya sehabis ditanya, menahan tawa, sering bermain dengan handphone, banyak mengucapkan, ‘Terserah’,  dsb.

Tidak Kontributif

Kesalahan kedua adalah TIDAK KONTRIBUTIF, atau istilah lainnya adalah pasif cuek. Ini biasanya terjadi jika Anda merasa sudah cantik, spesial, dan besar kepala karena tahu ada banyak pria lain yang mendekati Anda. Akibatnya Anda jadi malas bersikap manis, malas tersenyum, malas membuka pembicaraan, malas menyenangkan hatinya, malas mengucapkan terima kasih, malas sharing bill, dsb.

Tidak Kooperatif

Kesalahan ketiga adalah TIDAK KOOPERATIF, atau istilah lainnya ribet jual mahal. Ini biasanya terjadi jika Anda berusaha sok cool dan sok beda agar terlihat lebih berkelas. Misalnya mendadak membatalkan atau mengganti janji kegiatan, meledek atau menyepelekan egonya, serba negatif dan menentang apapun yang dibicarakan, sok feminis dan anti pria, minta diperlakukan begini-begitu, dsb.

Ladies, sengaja atau tidak disengaja Anda pasti pernah melakukan hal-hal di atas. Mungkin salah satu, mungkin sebagian besar, mungkin semuanya. Jika Anda berpikir perilaku itu membuat Anda terlihat seperti wanita berkelas, Anda salah besar. Justru sebaliknya, itu akan membuat Anda kehilangan banyak poin di mata seorang pria yang keren.

Lagipula aneh aja jika Anda sudah tertarik dan kencan dengannya, artinya Anda juga menghabiskan waktu Anda sendiri, eh Anda malah mempersulit keadaan dengan ketiga jenis perilaku di atas. Anda rugi, dia rugi. Kalau Anda juga sudah tertarik, kenapa Anda malah mempersulit?!

Sesungguhnya pria berkualitas pasti memiliki pilihan wanita-wanita lain. Dia tidak hanya mendekati Anda saja. Dia mengajak Anda untuk ngopi-ngopi bareng hari ini, dan diajak wanita lain besoknya, lalu mengajak wanita lain lagi besok lusa, dst. Seorang pria berkualitas selalu aktif mendekati dan didekati banyak wanita. Jadi saat kencan pertama, itu adalah semacam ujian kualifikasi untuk Anda.

Dia sudah tertarik pada Anda, tapi dia belum tahu apakah Anda orang yang menyenangkan. Dia perlu melihat apakah perilaku Anda memang seindah penampilan Anda. Dia perlu melihat apakah kepribadian Anda bisa membuatnya makin merasa tertarik dan nyaman. Dia perlu melihat kecocokan Anda dengannya dibanding dengan wanita-wanita lain.

Sama seperti Anda terbiasa menguji banyak pria yang mendekati Anda, pria berkualitas juga terbiasa menguji wanita-wanita yang didekatinya/mendekatinya. Sama seperti Anda akan mencoret pria yang tidak lolos ujian Anda, pria berkualitas juga akan meninggalkan wanita yang bersikap tidak responsif, tidak kontributif, dan tidak kooperatif pada kencan pertama. It’s a fair play, ladies.

Saya beritahu satu rahasia lagi.

Tahukah Anda pria macam apa yang akan terus mendekati wanita yang tidak responsif, tidak kontributif, dan tidak kooperatif? Ya tepat sekali.. pria-pria yang tidak berkualitas. Mereka nggak laku dan tidak punya pilihan lain, makanya terus bersedia meladeni wanita tersebut.

Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda wanita yang menyebalkan?

About The Author

Lex dePraxis

Author of DAPATKAN CINTA DIBAWAH 7 DETIK, Love-Trauma & Relationship Coach, Hypnotherapist, Founder of HITMAN SYSTEM. Follow twitternya di @lexdepraxis

Tampilkan semua artikel yang ditulis oleh Lex dePraxis

Pernah punya pengalaman serupa? Atau pendapat kamu sendiri? Yuk berbagi dengan yang lain.

Back to Top