Curheart: Gebetan Terlanjur Dimanjakan

gebetan manja babu

“Saya saat ini baru mendekati seorang ce, memang saya akui saya terlalu memanjakan dia. Saya sudah dekat dengan dia sekitar 6 bulan namun sampai sekarang dia belum bisa menerima saya. Apa Ada yang masih kurang dalam usaha saya, saya sudah mengutarakan keseriusan saya pada diri nya. Namun saat ini saya dalam perasaan was-was karena Ada beberapa teman dia yang berusaha dekat dengan Kita.

Saya dengan si doi sekarang memang terpisahkan dengan jarak saya di Semarang sedangkan dia di Tegal. Yang perlu saya tanyakan bagaimana saya harus bersikap pada dia supaya dia merasa nyaman kembali dengan saya karena akhir-akhir ini dia menjauh karena mungkin dia merasa bosan dengan saya. Memang saya akui hampir tiap saat saya selalu telp atau sms dia. Saya mohon sarannya.”

– RN

Jet Menjawab

RN, simple. Bahkan kamu sudah menjawab seluruh pertanyaanmu sendiri.

Paling tidak ada beberapa point yang kamu sadari:

  1. Terlalu memanjakan dia.
  2. Menembak dia (mengutarakan keseriusan)
  3. Hampir setiap saat selalu menelepon dan sms-an.
  4. PDKT secara long distance

Actually, melakukan satu dari hal-hal di atas saja telah menghancurkan kesempatanmu. Parahnya kamu sudah melakukan semuanya dan masih bertanya bagaimana caranya agar dia nyaman? Seakan-akan empat kesalahan tidak cukup, kamu mau bikin jadi lima. Baca lagi artikel Kei yang berjudul Kalo Udah Nyaman Berarti Tertarik? sebelum melanjutkan membaca jawaban ini.

Jadi apa yang salah dengan memanjakan dia? Dengan menembak dia? Dengan menelepon dan SMS-an setiap saat? JELAS SALAH.

Buktinya? Buktinya adalah dia sudah mulai menjauh dan kemungkinan besar enggan untuk membalas sms or telepon kamu lagi.

Mari Kita bahas dua kesalahanmu yang paling fatal, teman.

1. Terlalu memanjakan dan SMS/telepon setiap hari dan setiap saat.

Siapa dia? Kenapa kamu perlu memanjakan dia? Apa kamu menganggap dia sebagai The One? Apa kamu lupa kalau selama ini selalu gagal dalam PDKT-mu ke cewek-cewek karena menggunakan taktik MEMANJAKAN?

Sadar, bro. Cewek memang kadang perlu untuk sedikit dimanja, tetapi tidak setiap saat.

Bayangkan kalau setiap hari kamu makan sayur asem. Apa rasanya? Mungkin pada hari pertama dan kedua rasanya masih enak, tetapi pada hari ketiga dan seterusnya, sayur asem itu menjadi SAYUR PAHIT! Kamu bosan dengan rasa yang itu-itu saja. Asem yang itu-itu aja. Sama dengan saat si cewek mendengar hp nya berbunyi, pikirannya langsung berkata, “ARGH!!! Pasti dia lagi, bosen!”

Content continue below...

Ketika kamu bilang kamu memanjakan dia, saya berani bertaruh kalau isi sms kamu seperti ini, “Hai, sudah makan?”, “Hai, sudah pulang?”, “Hai, sudah sampai rumah?”, “Hai, sudah bobo?”, “Sudah minum obat?”, “Jangan cape-cape ya.. Istirahat, lagi apa skarang?”

Bayangkan kamu mendapat SMS seperti itu setiap saat, setiap 2 jam sekali, pada waktu yang hampir-hampir mirip. Rasanya malesin. Kamu mungkin tidak pernah jadi orang yang populer dan dikejar-kejar lawan jenis, bila iya, kamu akan kesulitan mengerti kenapa hal tersebut sangat sangat membosankan dan sangat tidak menarik.

Dan satu hal lagi. Dengan selalu memperhatikan dia, dengan selalu menelepon dan mengirim SMS setiap saat, itu juga menunjukkan kalau dirimu adalah cowok yang tidak punya kegiatan apa-apa selain mengejar cewek ini.

2. Menembak dan menyatakan keseriusan.

Menembak adalah dosa paling fatal dalam PDKT seorang pria ngarep. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Lanjut tentang kekhawatiran dirimu tentang si cewek yang sepertinya dikejar oleh cowok-cowok lain.

Man, saran terbaik yang bisa saya berikan adalah …
… STOP THINKING ABOUT HER!!

Saat ini jelas sekali kamu dalam posisi ngarep. Dan ngarep hanya memberikan satu jalan keluar yaitu kegagalan. Saat kamu ngarep, ada beberapa fungsi logis di otakmu yang menjadi bodoh dan ‘sakit’. Dirimu ‘sakit’ sehingga tidak bisa berpikir dengan baik. Kamu mengkhawatirkan si cewek yang bahkan saat ini tidak sedang memikirkan dirimu. Kamu khawatir temanmu yang akan jadian sama cewek tersebut. Kamu khawatir dan terus khawatir sampai akhirnya kamu benar-benar melakukan kesalahan-kesalahan lainnya dalam PDKT, dan menyebabkan kekhawatiran kamu jadi nyata.

Mungkin saat ini kamu sudah sampai ke taraf meneror dirinya dengan SMS dan kata-kata puitis yang menyatakan kamu tidak bisa hidup tanpa dirinya dsb. Atau mungkin kamu sudah bolak-balik berkunjung ke daerahnya?

Apapun yang kamu lakukan dalam kondisi otak ngarep hanya menuju satu arah. Lubang Buaya! Lubang desperate, lubang lonely, lubang sakit hati, lubang kecemasan dan lubang kekhawatiran yang akan berulang tanpa henti.

So, stop thinking about her!

Tingkatkan personality kamu, tingkatkan kehidupan sosial kamu, tingkatkan confidence kamu. Sisanya akan melengkapi dengan sendirinya, bro! Stop berpikir bagaimana caranya membuat dia nyaman. Hey, yang kamu perlukan sekarang adalah mereduksi rasa ngarepmu dan membuka mata karena di luar sana banyak cewek yang sama cantik dan menariknya yang ingin berkenalan denganmu.

Jika ngarepmu sudah hilang, baru coba kontak dia lagi. But this time hindari hal-hal super serius di dalam dirimu.

Share Your Thoughts