Wanita Predator Seksual Yang Sebenarnya

predator

Guys, this is deep, jadi saya mau Anda benar-benar berkonsentrasi.

Coba pikir ini: adakah satu makhluk yang semenjak usia sangat dini sudah didorong, diajari, dibiasakan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk sebuah perlombaan menjaring perhatian dunia yang berhadiah kemudahan, fasilitas, dan pemujaan yang tidak henti-henti dari makhluk jenis lainnya? Anda mengerti maksud saya, ‘kan?

Memang sepertinya pria yang “turun ke jalan dan berburu”, tapi sebaliknya wanitalah yang melakukan perburuan yang berdarah dingin itu. Saya menyebutnya Reversed-Hunting.

Wanita adalah mesin predator seksual yang mengerikan karena mereka bekerja full 24 jam selama seminggu, 365 hari dalam setahun, tanpa pernah libur. Bagaimana mereka melakukan hal itu? Ketika seorang pria keluar rumah, ia harus melakukannya dengan SATU DUA tujuan yang spesifik, misalnya untuk bekerja, bersosialisasi, atau berburu lawan jenis. Itu karena bagi Anda pria, the world is a linear thing.

Tapi wanita tidak perlu seperti itu. Mereka bisa keluar rumah untuk tujuan apapun, SEKALIGUS melakukan perburuan sepanjang hari. Wanita tidak perlu menentukan pikirannya untuk mencari pria, dia bisa menjalankannya SEMBARI mengerjakan ratusan hal-hal lain. Tubuh dan pikiran mereka sudah TERPROGRAM untuk melakukan untuk hal tersebut. They’re an auto pilot machine. Mereka memiliki kekuatan untuk memilih siapa yang mereka mau. Dan jangan pernah pikir hanya karena mereka wanita, mereka akan sangat lembut dalam menentukan kriteria.

Wohoo, tidak sama sekali.

Wanita menyeleksi dengan pisau yang tajam. Pria cacat, pria lemah, pria lucu, pria pinter, dan sejenisnya cuma bisa masuk sebatas teman, atau paling jauh jadi dukun curhat. Tapi untuk hal percintaan? Buang mimpi itu jauh-jauh, jika Anda merasa tergolong pria seperti di atas.

Semakin rutin tingkat seorang wanita merawat dirinya di depan cermin, semakin tajam pisau seleksi yang dia pakai. Mereka menginginkan pria yang ‘Laki Banget’. Mereka haus dan hanya akan menyerahkan dirinya pada pria dengan atribut demikian. Mereka tidak akan berpikir untuk menerima tawaran dibawah itu sedikitpun. “Terkutuklah pria yang tidak lahir sebagai Laki Banget!” kira-kira begitu seruan wanita-wanita berdarah dingin.

Content continue below...

Pria yang tidak memiliki kualitas Laki-Banget hanya akan menjadi lelucon, bahan permainan saat sepi. Wahai pria-pria kesepian, itu sebabnya Anda selalu merasa ketinggalan dan gagal dalam membuka hubungan dengan wanita. The blade those girls are using is too much for you to handle, especially if you are not that Laki Banget.

The blade equals The Power To Choose.

Wanita-wanita secara kasar dan gamblang bisa disebut “Predator Seksual” yang memiliki “Kekuatan Untuk Memilih”. Itu terjadi karena kesalahan pria-pria pendahulu Anda yang terus menaruh wanita pada posisi yang lebih agung dari pada pria. It’s men’s fault. Kaum pria, sebagai masyarakat sosial, terus memberikan mereka hal tersebut, itu alasannya Anda juga terus menjadi demikian sengsara.

Wanita adalah makhluk yang begitu indah dan menawan, but The Power shouldn’t be exclusive in their hands only. Mereka bisa berubah menjadi monster mengerikan ketika Anda memberikan mereka kekuatan untuk memimpin. Saat ini, wanita berhasil sudah menjadikan dunia berputar mengelilingi mereka. That’s why it’s even harder and harder for you guys to get the girls that you want. You are playing with their game. And In their game, only Brad Pitt and Tom Cruise who will get to take the girls home.

Jadi sekarang Anda tahu mengapa Anda selalu ketinggalan. Anda selama ini setia mengikuti permainan reversed-hunting mereka. Sadarilah bahwa mereka jadi sedemikian kuat bukan karena aspirasi mereka saja. Posisi itu mereka dapatkan karena kebodohan Anda, pria, yang begitu menjadikan mereka obyek pujaan, instead of as a life partner. Anggaplah Anda membaca artikel ini sebagai seruan dari surga agar berhenti mengikuti permainan itu SEKARANG JUGA.

Dan karena sudah menyadarinya, kini Anda bertanggungjawab untuk membantu teman-teman pria lainnya yang masih terus tenggelam dengan pemikiran yang berantakan. Jadi jangan lupa FORWARD artikel ini kepada mereka, they need it badly!

Share Your Thoughts