Ketika Kamu Putus Asa Mencari Pasangan

nature-sunset-person-woman

Ada saatnya kamu galau dan nyaris putus asa ketika mencari pasangan. Saat kamu tidak kunjung mendapatkan si dia, kamu tidak tahu harus berbuat apa. Meski kamu pernah menjalani hubungan dengan beberapa orang, tidak satu pun dari mereka yang cocok denganmu.

A lonely girl looking out of a high-rise flat.Sebelum kamu putus asa dan berpikir kamu tidak akan menemukan pasangan yang terbaik, berpikirlah lagi. Mengapa kamu harus jadi putus asa? Apakah kamu menginginkan pasangan sebagai pelengkap hidup atau semata karena kamu tidak bisa mandiri dengan status singlemu? Jika kamu belum bisa membedakan keinginanmu untuk punya pasangan sebagai kebutuhan atau tidak, berarti wajar saja hubunganmu selalu gagal. Inilah tanda kamu butuh pasangan karena putus asa.

Mengisi Kekosongan

Kamu buru-buru mengambil kesempatan untuk mengajak si dia langsung berpacaran tanpa proses yang wajar. Setiap ada orang yang memberi sedikit perhatian, kamu langsung baper. Semua itu karena kamu tidak sanggup sendiri dan berusaha mencari siapa saja untuk menjadi pasangan yang bisa mengisi kekosongan hatimu.

Solusinya: Carilah hobi. Fokus dengan rutinitas sehari-harimu. Kalau kamu merasa rutinitasmu membosankan, artinya kamu perlu keluar dari zona nyamanmu dan mencari hal-hal baru yang lebih seru. Bergabunglah ke organisasi atau komunitas yang sesuai dengan hobi dan minatmu.

Insecure

Orang yang percaya diri mencari pasangan karena tahu dia orang yang layak dan berharga. Kalau kamu, kamu hanya mencari kenyamanan dalam hubungan. Kamu merasa tidak berharga tanpa pasangan karena kamu belum tahu siapa dirimu dan seberapa berharganya kamu. Makanya, ketika ada masalah kecil dalam hubungan, kamu cenderung posesif, insecure, dan galau.

Solusinya: Sebelum kamu memulai hubungan, kenali dulu siapa dirimu. Apa kelebihan dan kekuranganmu? Apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas dirimu? Apa yang harus kamu lakukan untuk menjadi lebih percaya diri? Hanya kamu yang bisa meningkatkan kepercayaan dirimu, bukan pasangan.

Content continue below...

Dependen

“Aku tidak bisa hidup tanpamu,” mungkin kamu pernah melontarkan kata-kata itu pada mantan-mantanmu. Tahu tidak? Orang yang memiliki hubungan sukses justru bisa hidup tanpa pasangan. Mereka memiliki pasangan karena pilihan, bukan karena keputusasaan atau insecurity.

Solusinya: Menjadi independen membutuhkan proses, tetapi sebenarnya tidak sulit. Singkirkan ego bahwa kamu tidak akan bisa hidup tanpa pasangan. Kamu tidak sendirian. Kamu masih punya keluarga, sahabat, dan hidup yang layak kamu syukuri. Perluas pergaulan, seperti yang sudah pernah dijelaskan dalam artikel ini. Setelah kamu belajar untuk tidak menyia-nyiakan ketiga hal itu, pasangan yang tepat pasti akan datang cepat atau lambat.

Nyaman Dalam Ketidakpastian

Saking putus asa karena tidak kunjung punya pasangan, kamu rela mengubah dirimu agar sesuai dengan ekspektasi si dia. Kamu rela menunggu si dia dan melakukan segalanya untuknya. Semua artikel dan kata-kata mutiara galau ditujukan padanya dengan harapan dia mau menerimamu. Hidupmu terasa pahit karena kamu membiarkan dirimu hanyut dalam ketidakpastian hubungan.

Solusinya: Di mana nyalimu? Situasi tidak akan berubah kecuali kamu sendiri yang mengubahnya. Kalau dia tidak mau menerimamu, tinggalkan dia. Orang yang lebih memilih diam dan senang memberi kode dengan harapan pasangannya mau memahaminya adalah orang yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan jujur. Jangan menggantungkan kebahagiaanmu padanya. Bersikaplah jujur pada dirimu sendiri.

Bila kamu sudah bisa nyaman dengan diri sendiri itu, barulah kamu bisa memikat banyak gebetan. Lakukan dengan mudah sesuai panduan e-book ini: 💕➡ 7 LANGKAH MENCARI CINTA ⬅💕 [klik!].

Share Your Thoughts