Lakukan Hal yang Sama Saat PDKT

efectos-secundarios-1

Kebanyakan pria saat PDKT akan melakukan apa pun demi si dia. Kamu kirim ribuan pujian yang tak pernah terbalas, kamu ajak pertemuan yang tak pernah dia lakukan juga, kamu ceritakan hidupmu dan selalu terjadi monolog karena dia tak balas cerita. Apa pun yang kamu lakukan, semata-mata agar dia tertarik untuk dia. Namun, sayangnya dia nggak melakukan hal yang sama. Entah dia memang tak tertarik dengan kamu karena terlalu ngarep atau dia adalah wanita jual mahal dan pasif. Hanya dia dan Tuhan yang tahu.

Apa pun yang kamu lakukan semua berasa percuma.  Kengarepan kamu itu berakhir tragis karena dia menunjukkan sikap menyebalkan. Seperti yang kamu tahu, semakin kamu ngejar wanita, semakin dia pegang kendali atas kamu. Dia bisa “memainkamu”, menarik ulur dan memperdaya kamu. Wanita tahu betul bagaimana membuat kamu tetap bertahan untuknya, padahal belum tentu dia suka sama kamu. Beberapa wanita memang pintar membuat membuat kamu takut kehilangan dia.

Pernah kan—setidaknya sekali dalam hidupmu—kamu takut kehilangan wanita yang bahkan belum menjadi siapa-siapa kamu? Jangan biarkan hal itu berulang lagi di hidup kamu, Guys!

Caranya?

Sangat simpel.

Bagaimana jika kamu melakukan hal yang sama seperti dia?

Kalau dia bisa buat kamu takut kehilangan dia, kenapa kamu tak bisa lakukan hal yang sama? Kalau dia tak pernah terlihat menginginkanmu, kenapa kamu nggak melakukan hal yang sama? Logikanya sesederhana itu.

Content continue below...

Kalau dia cerita tentang hidupnya yang membahagiakan, kamu juga harus membalas dengan hal itu. Bahkan lebih menarik agar dia sadar bahwa hidupmu menyenangkan. Ingat, tak ada satu wanita pun yang mau dengan pria yang hidupnya membosankan. Kamu pun juga harus memilih kisah hidupmu—jika sekiranya bagi wanita bukan hal yang baik tak perlu kamu ceritakan.

Kalau dia sulit mengutarakan perasaannya baik di chatting atau saat bertemu kenapa kamu harus melakukan hal itu? Kalau dia pelit mengatakan suka atau sayang, berarti kamu juga harus me-stop itu.

Lakukan hal yang dia juga lakukan.

Kalau pun dia cerita tentang pria-pria yang ada di dalam hidupnya—mungkin asumsinya dia ingin kasih tahu sudah banyak yang antre untuk jadi pacarnya sehingga kamu takut kehilangan dia—maka kamu lakukan hal yang sama. Makanya, perluas pergaulanmu agar teman-teman wanitamu juga banyak sehingga kamu bisa cerita tentang wanita ke dia.

Namun, kalau kamu sedang “apes” berarti anggap saja wanita itu memang tak cocok untuk kamu. “Apes” seperti apa? Saya ingat betul, ada seorang teman pria yang cerita. Katanya dia pernah dekat dengan seorang wanita yang selalu cerita tentang pria lain dan gebetannya. Entah cerita tentang mantan-mantanya yang menghubungi dia hingga gebetan lain yang ajak dia pergi kencan.

Namun, setelah teman saya ceritakan tentang wanita lain, gebetannya malah langsung berubah—marah dan menjauhinya. Entah cemburu atau tidak suka saat si pria cerita tentang wanita lain—di saat dia juga cerita pria lain. Yang jelas, kalau kisahmu nanti akan seperti itu, tinggalkan wanita cemburuan seperti itu. Karena banyak sekali wanita yang mencoba bikin gebetan/pasangannya cemburu sebagai tanda bukti cinta. Katanya, kalau cemburu berarti cinta, kalau nggak cemburu berarti si pria hanya main-main sama dia. Jangan sampai kamu malah dapat wanita seperti ini. Ribet!

Share Your Thoughts