7 Langkah Cerdas Move On Dari PHP

PHP Kelas Cinta

Setelah kamu membaca artikel “Waspada! Ini 7 Tanda Kamu Bakal Jadi Korban PHP”, kamu pasti ingin tahu bagaimana cara cerdas move on setelah kamu jadi korban PHP. Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada memiliki gebetan yang kelihatannya tertarik dan berminat padamu, tetapi dia malah menghilang. Maka dari itulah, rasa sakit karena PHP nyaris sama dengan diputuskan oleh pasangan.

Move on setelah diPHP memang sulit, karena PHP bukanlah sikap yang dewasa dan cerdas. Meski sikap si dia tidak cerdas, kamu tetap harus move on dan menghadapi rasa sakit yang kamu rasakan dengan cerdas. Inilah 7 langkah cerdas untuk move on setelah diPHP gebetanmu.

1. Sebelum Move On, Biarkan Dirimu Merasakan Sakit dan Kebingungan Karena DiPHP

photo-1448070299168-7dede6dc70b4via Unsplash

Kena PHP itu sakit. Memutuskan kontak begitu saja tanpa kepastian bukanlah sikap yang beretika. Karena itulah, kamu berhak meluapkan kekesalan, kebingungan, dan kesedihan yang kamu rasakan. Jangan berpura-pura tidak apa-apa jika kamu merasakan sebaliknya. Biarkan perasaanmu mengalir sampai kamu benar-benar siap buat move on.

2. Jangan Memanipulasi Gebetan Agar Dia Mau Menghubungimu Lagi

9304201844_7e2f52b44d_ovia Flickr

Pasca PHP, pasti kamu menahan-nahan diri untuk tidak menghubungi gebetan dengan alasan ingin menjaga silaturahmi, meminta penjelasan, atau mengeluarkan uneg-unegmu. Boleh-boleh saja kalau kamu ingin melakukannya, tetapi jangan memanipulasi pasangan dengan menganggap dirimu adalah korban untuk membuat dia merasa bersalah, meneror dia dengan ratusan pesan singkat atau telepon sampai dia merasa harus memblokir kamu, atau memohon-mohon teman gebetan untuk mau membantumu. Apa yang kamu lakukan justru malah membuat dia bersyukur sudah meninggalkan kamu.

3. Jangan Langsung Beranggapan Semua Orang Akan PHP Kamu Lagi

photo-1456379771252-03388b5adf1avia Unsplash

Pengalaman diPHP dapat meninggalkan ‘trauma’ pada seseorang hingga dia beranggapan semua orang yang dekat dengannya akan PHP dia lagi. Jika kamu membiarkan trauma tersebut mengontrol dirimu, kamu akan berubah menjadi clingy dan mudah takut kehilangan. Sadarlah bahwa tidak semua orang akan PHP kamu janganlah berpikir pengalaman buruk yang kamu alami saat ini dapat membuatmu trauma.

4. Jangan Mengharapkan Si Dia Akan Kembali Lagi Padamu

8719157160_e0d5e40d81_ovia Flickr

Content continue below...

Korban PHP biasanya beranggapan, seandainya gebetan mau mendengarkan penjelasan mereka, si gebetan pasti mau menerima mereka kembali. Anggapan itu sangatlah salah dan delusional. Coba pikirkan dengan logis, kalau sekarang si dia sudah mencurahkan energinya untuk menghindarimu di chat, media sosial, dan memutuskan kontak, untuk apa dia mau meluangkan waktunya mendengarkan penjelasan darimu?

5. Kamu Hanya Perlu Menghubungi Dia Sekali. Jika Tidak Ada Respons, Lupakan Dia

7317703938_b817299045_kvia Flickr

Ada kemungkinan gebetan tidak sengaja PHP kamu karena kontakmu terhapus di ponselnya atau dia menyalahartikan salah satu ucapanmu sebagai penolakan. Sebelum kamu menganggap dia benar-benar PHP kamu, cobalah menghubungi dia sekali saja. Jika tidak ada respons atau dia merespons dengan dingin, sudahi saja hubungan kalian. Jangan mengharapkan alasan logis atas sikapnya ini agar kamu mudah menerima kenyataan dan lebih cepat move on.

6. Tetapi, Kalau Pun Si Dia Mau Menjelaskan Alasannya PHP Kamu, Dengarkan Dia Baik-Baik Dengan Pengertian

EC50CC8658via Stock Snap

Meski si dia akhirnya mau kembali lagi dan memberikan penjelasan yang sudah kamu nantikan, dengarkan saja baik-baik. Kamu pasti akan menganggap alasannya konyol, tidak masuk akal, dan egois. Apapun alasannya, terima saja dengan baik walau rasanya sangat pahit. Anggap saja pengalaman ini sebagai pelajaran buatmu agar tidak mengalami hal sama lagi dengan gebetan berikutnya.

7. Jangan Menganggap Dirimu Bodoh Karena Jadi Korban PHP

lets_go_skateboardingvia Free Stocks

Kamu pasti menyesal karena sudah telanjur ngarep pada gebetan, membiarkan dirimu termakan delusi gebetan benar-benar tertarik padamu padahal sebenarnya dia hanya mencoba bersikap ramah. Namun, jangan anggap dirimu bodoh karenanya. Sekali lagi, anggap saja pengalaman ini sebagai pelajaran untuk PDKT berikutnya.

Share Your Thoughts