Sudah Baik Tapi Ditolak?

6-achar-um-amor

Demi Tuhan, deh! Salah gue kali ini apaan lagi sih? Dia minta jemput gue langsung jemput saat tu juga. Dia minta ditemanin makan es krim, gue langsung ke rumah dia dimakan berdua. Dia mau coba tempat makan di Puncak gue jemput rela macet-macetan ke sana biar dia senang, gue yang bayar pula! Dia lagi bosen gue langsung ajak ke cafe yang ada live music-nya. Dia telepon jam dua gue angkat cuma mau buat denger cerita kucingnya yang habis mati. Dia bilang gue baik, dia bilang gue perhatian, royal, pintar, dan omongan bullshit semua itu. Terus sekarang dia nolak gue setelah gue bawain bunga kesukaan dia? Alasannya konyol: KAMU TERLALU BAIK BUAT AKU. Oh, jadi gue harus bersikap jahat biar dia mau sama gue?

Pernah tahu enggak kenapa wanita bisa menolak meskipun kamu sudah mati-matian membuktikan kalau kamulah yang terbaik?

Simpel: Saking baiknya, kami para wanita jadi ketakutan kalau itu hanya tipu muslihat kalian.

Wanita bisa tahu kok apakah kamu benar-benar ikhlas memberikan hal itu semua atau itu hanya cara kamu biar kalian bisa jadian sama wanita. Buat wanita, sikap baik saat PDKT ternyata malah membuat kalian tampak palsu dan tak apa adanya. Parahnya lagi, wanita bisa membaca kalau kalian mungkin saja enggak bakal mau melakukan hal itu lagi saat sudah menjalin hubungan dengan kami.

Content continue below...

Kami tahu banget kalian mungkin enggak akan mau selalu jemput saat sudah jadian. Jangankan mau macet-macetan hanya untuk mengabulkan keinginan kami makan di Puncak, kami yakin kalian enggak akan mau mengangkat telepon malam-malam.

Itulah mengapa banyak sekali wanita yang ketakutan jika sikap kamu terlalu baik dan tak realistis saat PDKT. Tak perlulah memberikan segalanya untuk kami jika memang hal itu terlalu berlebihan. Jika kamu tak mungkin lakukan hal itu untuk adik perempuanmu, seperti selalu antar jemput maka tak perlu lakukan itu saat PDKT dengan wanita. Pun tak perlu mempermudah semua keinginan atau kebutuhan kami, karena jauh di lubuk hati, kami bukan wanita manja yang ingin semuanya tepenuhi.

Tenang, sudah banyak kok wanita yang tahu kebaikan kamu tanpa harus bersikap palsu seperti itu. Sudah banyak sekali wanita yang menghargai dan sadar bahwa kebaikan kalian memang tulus dan apa adanya. Tak perlu memenuhi apa pun yang kami inginkan karena jika seperti itu, apa bedanya kamu dengan pria-pria lain di luar sana?

Share Your Thoughts