Mau Langgeng? Lakukan 4 Hal Ini di Awal Jadian

dipertahankan

Semua orang tentunya menginginkan hubungan yang langgeng. Kalau bisa, sampai menikah. Namun, mempertahankan sebuah hubungan adalah hal yang gampang-gampang susah. Terkadang, apa yang kita lakukan, yang kita anggap baik untuk hubungan asmara, justru berubah menjadi sebuah sumber masalah yang mengakibatkan perpisahan. Akibatnya, impian hubungan healingthebody.ca_langgeng kandas di tengah perjalanan.

Nggak mau kan, sampai berpisah dengan pasangan yang kamu cinta? Oleh karena itu, jaga keawetan hubungan dari awal jadian. Memangnya bisa menjaga kelanggengan hubungan dari awal jadian? Bagaimana caranya?

Jangan Sering Bertemu

Di awal jadian, kamu dan dirinya masih dimabuk asmara. Kalian berdua merasa ingin selalu bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Nggak ada yang salah dengan perasaan tersebut. Akan tetapi, cobalah untuk mengatur waktu pertemuan kalian. Sebab, terlalu sering bertemu dapat memunculkan rasa bosan, yang akan menyulut pertengkaran hingga perpisahan. Mungkin kamu nggak merasakan efeknya di awal jadian. Sebab kamu dan dirinya masih dimabuk asmara. Tapi seiring berjalannya waktu, kamu baru menyadari bahwa sering bertemu dirinya bukanlah hal yang baik pula. Sisihkan waktu untuk diri kalian masing-masing. Jalani hidup kalian dengan kesibukan yang ada.

Jangan Sering Menanyakan Kabar

Lagi, selain ingin sering bertemu, kamu dan pasangan inginnya berkomunikasi melulu di awal jadian. Kalau perlu, lewat semua aplikasi. Mulai dari telepon, sms, BBM, Whatsapp. Chatting Facebook, bahkan komen-komen di sosmed satu sama lain. ya, memang menyenangkan dapat berkomunikasi dengan pasangan. Apalagi di awal jadian, kamu dan dirinya masih dalam tahap pengenalan lebih dalam satu sama lain bukan? Tetapi alangkah baiknya jangan melebih-lebihkan komunikasi di antara kalian.

Content continue below...

Jangan selalu menanyakan kabar darinya, jangan menghubunginya lewat semua aplikasi yang kalian punya. Lama-kelamaan, hal ini nggak akan menyenangkan lagi untuk dilakukan. Kamu dan dirinya akan merasa bosan dan bingung mau bicara apa. Jadi, batasi dirimu untuk menanyakan kabar dirinya. dia pun butuh waktu sendiri untuk melakukan kegiatannya, nggak hanya untuk membalas pesan atau menjawab teleponmu juga. Lebih baik utamakan komunikasi yang berkualitas.

Kualitas Komunikasi

Kualitas lebih baik daripada kuantitas. Cobalah untuk sama-sama meluangkan satu waktu, lalu bercerita banyak hal yang berharga. Tentu jauh lebih baik daripada sering menanyakan kabar dan sering bertemu. Kamu dan pasangan pun perlu menerapkan saling mendengar di antara kalian. Saat satu berbicara, yang lain mendengarkan. Begitupun sebaliknya. Kalau ada perbedaan, sikapi dengan bijak dan dewasa. Ingat, bersama nggak berarti sama. Kamu dan pasangan tentu punya pemikiran sendiri. Jangan jadikan perbedaan dalam komunikasi—dan dalam hal lain—menjadi sebuah penghalang, bahkan pemicu pertengkaran.

Jangan Pamer Kemesraan di Depan Umum

Berpegangan tangan di tempat umum masih wajar. Tetapi jika kalian ingin melakukan hal yang lebih mesra lagi, baiknya jangan di depan umum. Kamu dan pasangan perlu tahu diri. Jangan karena dimabuk asmara, kamu dan pasangan mengumbar kemesraan di depan umum begitu saja. Hormati orang lain di sekitarmu. Jangan pula mengumbar kemesraan di dunia maya. Bersikaplah sewajarnya saja di depan umum dan orang banyak.

Share Your Thoughts