Gebetan Benar-Benar Tertarik Atau Kamu Hanya Ngarep? Cek Perbedaannya!

Gebetan Benar-Benar Tertarik Kelas Cinta

Ngarep dalam PDKT sudah bukan hal yang asing lagi, semua orang pernah merasakannya. Ada yang cepat sadar dari rasanya ngarepnya lalu move on, tetapi ada juga yang masih terjebak denial dan menganggap si dia tidak benar-benar menolaknya, dia hanya harus lebih bersabar dan berjuang lebih keras agar gebetan benar-benar tertarik!

Kamu harus bisa mengetahui perbedaan antara gebetan benar-benar tertarik padamu atau kamu hanya ngarep sehingga menganggap semua sikap dia padamu sebagai tanda-tanda ketertarikan yang membuat kamu berharap lebih. Maka dari itu, yuk kenali perbedaan gebetan benar-benar tertarik atau kamu hanya ngarep berikut ini!

1. Apakah Ada Kemajuan di Antara Kalian?

StockSnap_HWB67VMHDJ
via Stocksnap

Jika si dia benar-benar tertarik padamu, pasti ada kemajuan di antara kalian, meskipun prosesnya cukup lama. Namun, kalau kamunya ngarep, tidak akan ada perubahan sama sekali. Si dia tetap menolak kamu, kamu masih mengejar dia. Si dia masih saja kencan dengan orang lain, kamunya masih galau dan berharap dia mau memperhatikan kamu.

2. Seberapa Intens Komunikasi Kamu Dengan si Dia?

StockSnap_Y8PDIS2BO1
via Stocksnap

Si dia yang tertarik padamu pasti akan mempertahankan intensitas komunikasi denganmu. Baik dengan mengajakmu ketemuan, chatting duluan, atau mencari-cari kamu saat kamu tidak ada. Lain halnya jika dia tidak tertarik. Ketika dia tidak kunjung menghubungi kamu, kamu mungkin akan beralasan si dia sedang sibuk atau tidak punya waktu untukmu. Namun, bukankah orang yang benar-benar ingin mengenalmu pasti akan menyempatkan waktunya untukmu, bukannya mencari-cari alasan untuk tidak berbicara denganmu?

3. Apakah si Dia Mengencani Orang Lain?

sweet-ice-cream-photography-247759 (1)
via Unsplash

Apakah kamu pernah melihat si dia kencan dengan orang lain? Pasti rasanya sakit melihat si dia yang selalu kamu prioritaskan ternyata lebih memilih orang lain daripada kamu. Sudah tahu begitu, kenapa kamu masih mengekang diri demi dia? Kenapa kamu tidak mencoba untuk melakukan hal sama sepertinya, mencari gebetan baru yang lebih baik dan lebih menarik untuk kamu ajak kencan?

4. Bayangkan Interaksi Kamu Dengan si Dia, Apakah Kebanyakan Interaksi Terasa Positif atau Negatif?

freestocks-org-250395 (2)
via Unsplash

Content continue below...

Jika interaksi kamu dengan si dia terasa positif dan membawa banyak kemajuan, berarti dia benar-benar tertarik padamu. Akan tetapi, kalau respons dia hanya datar, obrolan kalian terasa searah, dan dia juga tidak berinisiatif mengajakmu mengobrol, berarti kamu sedang ngarep. Jangan sampai respons dinginnya ini membuat kamu jadi makin berharap lebih padanya!

5. Apakah si Dia Selalu Menepati Janjinya Padamu?

camila-cordeiro-213471
via Unsplash

Jika dia tidak bisa menepati janji ketemuan karena urusan mendadak atau darurat, bisa dimaklumi, kok. Namun, kalau setiap janji ketemuan selalu dia batalkan karena berbagai alasan atau dia selalu menghilang pada hari H, itu karena dia tidak terlalu tertarik padamu. Si dia yang tertarik pasti akan memberi hari ganti dan menepati janjinya. Sedangkan si dia yang tidak tertarik tidak akan memberi kejelasan apapun.

6. Apa Saja Topik yang Sering Kalian Bicarakan?

jens-johnsson-121809 (2)
via Unsplash

Orang yang tertarik padamu pasti akan menggali siapa kamu lebih dalam melalui obrolan. Dia juga tidak malu-malu memberikan pendapatnya, mengungkapkan perasaannya, dan memberitahu apa saja yang dia suka dan tidak suka padamu. Sedangkan orang yang tidak tertarik justru merespons dengan pasif dan membuat kamu bertanya-tanya apakah kamu membosankan bagi dia.

7. Siapa yang Lebih Sering Menghubungi Duluan? Dia atau Kamu?

StockSnap_0MBB2A09JA
via Stocksnap

Jika selalu kamu yang berinisiatif menghubungi duluan, dan respons dia tetap datar dan pasif, berarti dia tidak tertarik padamu. Minimnya respons dan inisiatif dari si dia juga menandakan cinta kamu bertepuk sebelah tangan. Sudah tahu si dia tetap dingin dan malas menghubungi kamu, kenapa kamu masih terus maju?

Share Your Thoughts