Buang Pasangan Ke Laut Jika Ada 11 Sikap Buruk Yang Tidak Bisa Ditoleransi Ini

724fea855aaf1790__WhyIStayed.xxxlarge_2x

Cinta yang tidak diiringi dengan logika sehat dapat membutakanmu. Mencintai seseorang tanpa membuat batasan diri akan membuatmu tersakiti dan sulit terhindar dari sikap buruk pasangan terhadapmu. Mencintai pasangan tanpa rasa saling hormat akan membuatmu terkekang dan terancam.

Ketiga hal di atas adalah yang sering kali diabaikan kebanyakan orang. Makanya, mereka terjebak hubungan posesif, abusive, dan PHP. Kamu mungkin heran, mengapa orang yang kamu cintai malah berbalik membencimu dan memperlakukanmu dengan buruk? Memang, tidak ada orang yang sempurna, namun jangan jadikan itu sebagai alasan untuk memaafkan sikap pasangan yang tidak menghormatimu.

Dengan mentoleransi 11 hal ini, berarti kamu mengizinkan pasangan meracuni hubungan dengan sikap buruk dia yang berupa insecurity, sikap mengontrol, dominasi, dan abusive. Oleh karena itulah, jangan sekali pun memaafkan pasangan atas 11 sikap buruk dia ini.

1. Kekerasan Emosional

woman-1006102
via Pixabay

Banyak sekali orang memaafkan pasangannya yang bersikap abusive. Kekerasan fisik dapat kamu lihat secara jelas, namun tidak ada yang bisa menyadari kamu mendapat kekerasan emosional dari pasangan selain dirimu sendiri. Kamu mungkin menyangkal si dia memperlakukanmu tidak baik dengan memaafkan dia dan berharap dia mau berubah.

Kekerasan emosional dapat ditunjukkan melalui sikap cemburu, mengekang, merendahkan, dan lain sebagainya. Awalnya kamu tidak sadar, tetapi lama-kelamaan akan terlihat seiring waktu berjalan. Secinta apapun kamu terhadap pasangan, jangan pernah mentoleransi sikapnya ini.

2. Kekerasan Fisik

Domestic-Abuse-Full
via Therapy Tribe

Wanita sering memaafkan pasangannya yang melakukan kekerasan padanya dengan alasan beragam. Kebanyakan orang juga sering menertawakan pria yang diperlakukan kasar oleh pasangannya. Hai, pria dan wanita, bersikaplah baik kepada dirimu sendiri dan jangan biarkan siapapun memperlakukanmu dengan tidak hormat. Kerahkan energi dan keberanianmu untuk bersikap tegas pada pasangan yang berani melakukan kekerasan padamu. Mintalah bantuan, jangan diam saja dan pasrah. Kamu berhak untuk disayangi, dihargai, dan dihormati. Selamatkan dirimu sendiri dari ancaman kekerasan pasangan.

3. Mempermalukan Penampilan

Tragic brown-eyed blonde has been silenced with tape gag
via Huffington Post

Tidak peduli kamu pria atau wanita, ketika pasanganmu menertawakan penampilanmu, melarangmu mengenakan pakaian yang kamu suka, memaksamu diet atau mengubah tampilan fisikmu, buang dia jauh-jauh ke laut. Pasangan bisa bersikap manipulatif dengan melarangmu karena tidak ingin kamu dilirik pria lain atau tidak ingin kamu berpenampilan jorok. Memaksamu mengganti penampilanmu adalah penghinaan terhadap identitas dirimu. Kalau kamu ingin mengubah penampilanmu, biarkanlah itu menjadi keputusanmu seorang. Pasanganmu hanya bisa memotivasi dan membantu. Tidak ada seorang pun yang berhak mengataimu jelek dan tidak berharga karena penampilanmu.

4. Meremehkan Pekerjaan

stigma-facing-male-domestic-abuse-victims
via She Knows

Sulit sekali memiliki hubungan sehat dengan pasangan yang menertawakan cita-cita dan karirmu. Pasangan boleh memberikan masukan atau merasa kesal saat kamu mengabaikannya karena terlalu sibuk dengan pekerjaanmu, tetapi dia tidak boleh merendahkan karirmu. Dia bisa memberikan banyak alasan atas penghinaannya terhadap impian dan karirmu, namun dia melakukannya karena insecure, cemburu, ingin mengontrol, atau iri melihatmu sukses. Kalau kamu menuruti pasangan, kamu tidak akan sukses dalam hidup. Kamulah yang menyesal karena selama ini mendengarkan cemoohan pasangan.

5. Melarangmu Menemui Teman

domestic-violence-bed--1920x1000-c-top
via The Trace

Salah satu sikap beracun yang sering dimaklumi orang dari pasangannya adalah membiarkan dirinya dilarang menemui teman-temannya sendiri. Seperti pekerjaan, dia bisa memberikan alasan yang membuatmu bersimpati padanya, padahal semua alasan itu tidak masuk akal dan tidak baik untukmu. Sikap cemburu atau irinya dapat merusak kebahagiaanmu dan semua hubungan lainnya yang kamu miliki. Bersikaplah tegas padanya, katakan padanya hidupmu tidak hanya mengurusi dia saja. Kamu punya teman dan orang lain yang harus kamu urus.

Content continue below...

6. Kamu Sering Dituduh Selingkuh

feelingdisco
via Medical Press

Kamu tidak perlu meladeni insecurity pasangan. Meskipun pasangan tetap bersikeras menganggap hubunganmu dengan orang lain tidak sehat bagi hubungan kalian, semestinya dia bisa mengungkapkannya dengan cara yang lebih sehat. Namun, kalau kamu sering dituduh selingkuh hingga dilarang bertemu dengan teman-temanmu karena dia takut kamu macam-macam, kamu tidak boleh membiarkannya.

7. Pasangan Tidak Menghormati Batasan Dirimu

hozier-releases-anti-domestic-violence-video-starring-saoirse-ronan-1455475191.png
via i-D

Misalnya, pasanganmu bercanda tentang hal-hal yang membuatmu tidak nyaman. Kamu memintanya berhenti, tetapi dia malah menertawakanmu. Atau dia sering membicarakan mantannya yang membuatmu merasa risih. Atau dia sengaja membocorkan rahasia pribadimu pada orang lain. Walaupun dia pasanganmu, dia tetap tidak berhak melanggar batasan pribadi yang kamu miliki. Kamu harus menegurnya jika dia berbuat demikian.

8. Pasangan Mengabaikan Perasaanmu

25792505881_77a855a4cc_k
via Thought Catalog

Misalnya, kamu baru saja mengalami musibah berat dan kamu ingin membagi kesedihanmu pada pasangan. Bukannya menghiburmu atau turut berduka, dia malah mengabaikanmu seolah apa yang terjadi padamu tidak terlalu penting baginya. Parahnya, dia malah menyebutmu lebay atau terlalu sensitif karena bersedih. Kecuali kamu menegur dia dan memarahinya, kamu akan frustasi sendiri karena diabaikan oleh pasangan.

9. Pasangan Sering Menyela Ucapanmu

maxresdefault12
via Your Tango

Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang seimbang. Kalau pasangan sering menyela ucapanmu, walaupun kalian tidak sedang bertengkar sekali pun, kamu tidak boleh mentoleransinya. Jangan ragu untuk selalu menegur dia setiap kali dia memotong pembicaraanmu. Kamu berhak untuk didengar. Mintalah dia untuk menghapus kebiasaan buruknya tersebut.

10. Mempermalukan Harga Dirimu

domestic violence with young man and abused woman
via Huffington Post

Apakah pasanganmu pernah marah padamu karena hubungan-hubunganmu yang sebelumnya dengan mantan? Pernahkah pasanganmu mengejekmu dengan kata-kata yang merendahkan? Menyebut kamu sebagai ‘barang sisa’ atau ‘murahan’ karena hubungan kamu dengan mantan di masa lalu adalah sikap kejam pasangan untuk mengontrolmu. Jika pasanganmu pernah melakukan ini padamu, berarti dia tidak pantas menjadi pasanganmu.

11. Gaslighting

sky-ferreira-is-right-no-one-should-have-to-tolerate-online-abuse-1448861956
via i-D

Gaslighting adalah sikap yang biasa dilakukan oleh pasangan abusive. Ketika kamu berusaha memberi ketegasan pada pasangan atas sikap buruknya, pasanganmu akan mengelak, seolah-olah dia merasa tidak pernah berkelakuan buruk padamu atau berkata dia cuma bercanda dan menganggap kamu hanya terlalu sensitif. Segala protes, teguran, dan ketegasan darimu akan diputarbalikkan olehnya, seakan-akan kamulah yang menyebabkan dia bersikap tidak baik padamu. Kamu jadi meragukan diri sendiri. Inilah yang bikin kamu sulit meninggalkan pasangan yang seperti ini. Segeralah minta bantuan teman, keluargamu, atau relationship coach bila diperlukan untuk melepaskan diri dari pasangan seperti ini.

Share Your Thoughts