Apa sih Rahasia Playboy?

Sebelum Anda meneruskan membaca artikel ini, coba Anda flash back sebentar ke masa sewaktu Anda masih di bangku SMA atau kuliah. Anda pasti mengenal pria yang suka bergonta-ganti pasangan dan berulang kali menyakiti wanita, namun tetap saja semua wanita ngantri dan berebutan untuk jadi pacarnya. Tidak peduli betapa buruknya reputasi si pria playboy itu, he always got the girls sementara Anda hanya bisa kesal dan berpikir betapa bodohnya wanita-wanita tersebut.

Kita tahu wanita memiliki pola berpikir yang berbeda dengan pria. Dalam urusan romance, perbedaan itu juga semakin nyata. Pria merasa bangga apabila dia menjadi pencetak score pertama mendahului pria-pria lainnya. Pria menginginkan wanita yang polos, murni dan belum terjamah oleh pria-pria lain. Hal yang sama justru berlaku kebalikannya untuk wanita. Wanita tertarik pada pria playboy yang sering bergonta-ganti pasangan karena tanpa sadar, itu membuktikan kepadanya bahwa si pria adalah pria yang sudah teruji kualitasnya.

Di mata wanita, pria playboy adalah barang bagus yang dicari-cari semua orang. Terbukti dengan banyaknya jumlah wanita yang berebut untuk jadi pasangannya. Kalau dia tidak berkualitas, tidak mungkin wanita-wanita lain tertarik padanya. Pria playboy jelas bukan pria kesepian yang kerjaannya hanya maen game dan mencari wanita lewat facebook atau twitter. Dia adalah pria yang mampu memberikan apa yang diinginkan wanita-wanita. Dia adalah pria yang laku berat, high demand dan wanita menyadari hal ini sepenuhnya; dengan melihat apa yang wanita-wanita lainnya lakukan.

Wanita akan merasa bangga apabila dia berhasil menggaet seorang playboy. Apabila pria playboy mendekati seorang wanita, si wanita akan berpikir, “Kok bisa sih dia mau sama gue, padahal dia kan bisa dapetin wanita mana aja yang dia mau.” Tentu saja wanita akan menyangkal semua itu apabila Anda bertanya padanya, karena logikanya tahu betul bahwa pria playboy sebenarnya bukan pasangan yang tepat untuk sebuah hubungan yang sehat. Dia jelas akan bilang, “Saya tidak mau dengan pria playboy!” Tapi kita tahu bahwa apa yang wanita PIKIR dia inginkan berbeda dari apa yang SEBENARNYA membuat mereka tertarik. Karena itu ada saja wanita yang sudah disakiti pria bajingan, putus dan bersumpah untuk tidak mengulanginya, tapi pada akhirnya tetap saja berhubungan dengan pria sejenis.

Anda pasti pernah liat antrian panjang di depan counter Bread Talk atau donat J.Co. Hanya dengan melihat antriannya saja Anda jadi penasaran seperti apa sih rasanya roti yang dijual. “Kenapa begitu banyak orang rela berlama-lama ngantri hanya untuk membeli roti di toko tersebut?“ Akibatnya Anda pun jadi ikut mengantri dan ingin mencoba roti yang membuat orang rela berdiri dan menunggu.

Efek yang sama terjadi juga dalam dunia romance. Lalu apa yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan romance Anda setelah Anda mengetahui hal ini? Bukan, jawabannya bukan dengan menjadi sok playboy, sok tenar dan rayu sana sini. Bila pola pikir Anda cuma menghasilkan kesimpulan demikian, nggak heran selama ini Anda menjomblo.

Mulai sekarang perbanyak lingkaran wanita-wanita Anda, baik itu teman, gebetan, cuma kenal, sahabat atau apa saja. Dan pastikan wanita-wanita tersebut tahu kalau Anda punya banyak ligkaran wanita lain dalam kehidupan Anda. Hal ini akan meningkatkan daya tarik Anda di mata mereka. Ceritakan tentang wanita-wanita yang pernah Anda tolak, wanita-wanita yang tertarik pada Anda namun bukan tipe Anda. Ceritakan tentang bagaimana salah satu wanita membelikan Anda kado ulang tahun spesial. Ceritakan bagaimana salah satu wanita sering mengajak Anda pergi jalan dan mentraktir Anda. Ceritakan bagaimana salah satu wanita sering menelpon Anda malam-malam untuk ngobrol.

Tapi Anda harus lakukan itu semua dengan casual, jangan sampai terdengar membual, karena Anda memang sedang bercerita saja dan bukan berusaha membuat dia terkesan. Coba lakukan itu, dan lihat hasilnya.

So, masih takut dicap playboy?