Jangan Lakukan ini Saat Temanmu Putus Cinta (Part 1)

Sahabat yang baik akan selalu ada saat suka dan duka, senang maupun sedih, tawa serta air mata. Kita senang saat teman senang. Tetapi saat mereka bersedih, kita harus siap sedia menemani dan menguatkannya.

Salah satu momen di mana kamu dibutuhkan adalah ketika temanmu sedang mengalami putus cinta. Yup, putus cinta akan membuat seorang wanita menjadi cukup emosional dalam waktu yang lama. Dia pasti membutuhkan teman untuk berpegangan, untuk menguatkan, untuk mengusir rasa sedihnya. Dia membutuhkan kamu, teman baiknya.

Dalam menghadapi dia yang sedang patah hati, kita harus memberinya support terbaik ala “best friend”. Tetapi, ada beberapa hal yang  sebenarnya nggak boleh dilakukan dalam menguatkannya saat sedang putus cinta.  Jika terjadi, justru akan membuat keadaanya menjadi lebih buruk dan merasa terganggu denganmu. Apa saja?

Jangan Menyuruhnya Berhenti Menangis

Kebanyakan wanita yang sedang putus cinta akan meluapkan emosinya dalam bentuk tangisan. Dan kebanyakan teman akan menyuruh “Sudah, jangan menangis lagi”.

Sebaiknya biarkan dia dengan tangisannya. Berikan waktu untuknya melepas segala kesedihan dan sakit yang dia rasakan. Dia mungkin masih ingin menangis dalam beberapa jam, atau mungkin beberapa hari. Sebagai teman yang baik, kita harus memahami kondisi hatinya. Bagaimana rasanya ketika masih ingin menangis tetapi harus dihentikan secara paksa?

Jangan Memaksanya Melakukan Sesuatu

Ketika sedang bersedih, salah satu penghiburnya adalah bersenang-senang. Tetapi, nggak semua orang mampu melakukan hal tersebut. Beberapa wanita lebih suka bermalas-malasan dan berdiam diri saat sedih. Mungkin saja temanmu seperti itu. Jangan memaksanya untuk pergi hang out, atau melakukan apapun yang nggak disukainya saat dia sedih. Kalaupun dia mengajakmu untuk pergi keluar, lebih baik untuk menghabiskan malam dengan movie marathon di rumah dengan cemilan eskrim.

Jangan Membiarkannya Melakukan Hal Konyol

Galau saat putus cinta dapat membuat seseorang bertindak konyol. Entah itu hal bodoh, entah berujung pada menyakiti diri orang itu sendiri. Kita jangan sampai membiarkan teman yang sedang patah hati melakukan perbuatan aneh. Hanya karena dia sedang galau dan butuh pelampiasan, bukan berarti kalian memperbolehkannya melakukan apapun demi melupakan emosinya. Jika dia nekat, tanyalah padanya, keuntungan apa yang didapat setelah melakukan hal konyol itu?

Jangan Mencomblanginya Langsung

Meskipun obat dari galau putus cinta adalah menemukan cinta yang baru, ini bukan waktu yang tepat untuk mengatur blind date untuknya. Temanmu sedang dalam masa penyembuhan. Biarkan dia fokus dalam mengembalikan kebahagiaan untuk kehidupannya.

Mengenalkannya pada seorang pria keren mungkin akan membantu, tetapi akan membuat temanmu merindukan mantannya dan menjadi sedih. Jangan mengatur kencan apapun sampai dia siap, Ok?