Mengapa Kamu Ingin Stalking Sosmed Mantan Setelah Putus?

Sebagian besar orang yang baru putus cinta, pasti seenggaknya pernah stalking akun sosial media (sosmed) mantan. Bener nggak?

Oleh karena itu, ilmuwan di Universitas Hawaii dan Universitas Ohio melakukan sebuah penelitian untuk mengetahui alasan mengapa orang senang stalking sosmed mantan setelah putus cinta. Mereka menemukan bahwa memang ada tipe orang yang ingin tahu tentang mantannya walau sudah putus.

Para ilmuwan dari kedua universitas tersebut melakukan riset untuk mengetahui tipe orang yang lebih suka memantau Facebook atau sosmed mantan pasca putus. Responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 150 pria dan 281 wanita, dengan kisaran usia antara 18-42 tahun. Seluruh responden ini mengalami putus cinta seenggaknya setahun terakhir, dan mereka masih memiliki akses untuk melihat akun sosmed mantannya.

Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis tipe hubungan yang dijalani para responden. Ada dua tipe hubungan yang dipelajari. Tipe pertama adalah mereka yang selalu gelisah dengan asmaranya, sedangkan tipe kedua adalah mereka yang cenderung menghindar dalam menjalani asmara. Orang tipe pertama memiliki tanda-tanda kepercayaan diri menurun dan selalu merasa nggak yakin dengan asmara yang tengah mereka jalani. Sementara orang tipe kedua nggak percaya dengan pasangannya dan sering menghindari hubungan yang lebih serius.

Para responden diminta untuk memberikan skala pada pernyataan-pernyataan yang disebutkan. Seberapa setuju atau nggak setujunya mereka pada kalimat seperti, “Aku butuh lebih banyak diyakinkan bahwa memang aku benar dicintai pasanganku”, atau “Aku biasanya membahas masalah-masalah dalam hubungan dengan pasangan”.

Selain memberikan skala penilaian, para ilmuwan juga melihat siapa yang berinisiatif memutuskan hubungan, seberapa besar komitmen responden untuk menjalani hubunggan, dan adakah kehadiran orang ketika dalam hubungannya. Para ilmuwan pun mengukur tingkat stres yang dirasakan responden pasca outus dengan mantannya, dan seberapa sering responden stalking sosmed mantannya pasca putus.

Setelah melakukan serangkaian tes, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang selalu merasa gelisah dalam asmaranya cenderung lebih berkomitmen dengan pasangannya. Hal inilah yang membuat mereka jadi lebih stres dan suka stalking mantannya pasca putus. Tingkat stres dan stalking mereka akan semakin menguat kala orang tipe ini menjadi pihak yang diputuskan pasangannya.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa orang yang lebih sakit hati dengan putus cintanya adalah mereka yang memperpanjang rasa sakitnya dengan stalking sosmed mantan.

Nah, makanya di beberapa artikel tentang putus cinta, disebutkan bahwa kamu nggak boleh stalking sosmed mantan. Sekarang tahu kan alasannya kenapa? Karena kamu memperpanjang rasa sakitmu sendiri.