Mana yang Lebih Menyakitkan, Perselingkuhan Secara Emosional atau Seksual?

Apa pun yang berkaitan dengan perselingkuhan, sudah pasti dapat membuat sakit hati. Namun, manakah yang lebih menyakitkan, perselingkuhan secara emosional atau seksual?

Masing-masing orang tentu memiliki jawaban yang berbeda. Ada yang lebih tersakiti jika diselingkuhi secara emosional, dan ada pula yang sakit hati jika diselingkuhi pasangannya secara seksual. Ternyata, perbedaan jawaban ini dipengaruhi oleh gender, loh.

Hasil penelitian yang dilakukan Norwegian University of Science and Technology mengungkapkan bahwa wanita lebih merasa tersakiti ketika pasangannya berselingkuh secara emosional. Sedangkan pria lebih merasa tersakiti jika pasangannya berselingkuh secara seksual dengan orang lain.

Penelitian ini melibatkan 1.000 responden. Masing-masing responden diminta menjawab satu dari empat pertanyaan mengenai rasa cemburu dan pengkhianatan. Salah satunya menanyakan tentang perselingkuhan yang dirasa paling menyakitkan menurut responden, antara perselingkuhan secara emosional atau seksual.

Hasilnya, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara pria dan wanita. Pada skenario pertama, 45,9% kecewa bila pasangannya tidur dengan orang lain. Hanya 16,6% wanita yang juga mempermasalahkan hal ini. Dari skenario berikutnya juga sama, sebanyak 37,2% pria merasa sangat sakit hati jika pasangannya selingkuh secara seksual.

Pemimpin penelitian dan juga associate professor, Mons Bendixen, mengatakan “Dari penelitian ini, terlihat jelas ada perbedaan yang sangat mencolok di antara kedua gender berkenaan dengan soal ketidaksetiaan. ”

Dalam penelitian yang terbit di jurnal Personality and Individual Differences ini, disebutkan bahwa peran wanita sebagai sosok yang merawat anak dalam keluarga membuat mereka sangat membutuhkan pasangan hidup yang setia memberinya dukungan. Jadi wajar bila wanita mudah cemburu bila pasangannya pergi untuk wanita lain.

Di sisi lain, pria lebih mempermasalahkan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seksual. Mereka akan sangat marah jika mengetahui pasangannya bercinta dengan orang lain. Apalagi jika dari hasil hubungan seksual itu membuahkan seorang anak, dia nggak akan mau membesarkannya. Jadi, dapat dikatakan bahwa perselingkuhan secara seksual adalah paling menyakitkan bagi pria.

“Psikologi pria dan wanita terlihat sama di beberapa area, namun berbeda untuk masalah yang berhubungan dengan perihal repoduksi,” ujar Mons.

Tapi dia pun menambahkan, respon bisa saja berbeda tergantung dari negara asal responden. Misalnya di Negara Norwegia, ayah lebih berperan aktif dalam mengasuh anak di rumah daripada sang ibu. Hasil penelitiannya bisa saja pria merasa lebih tersakiti jika pasangannya berselingkuh secara emosional.

Ya, bagaimana pun perselingkuhannya, tetap saja akan membuat kita merasa tersakit, benar?