Selingkuh Bukan Solusi

Kamu pernah selingkuh? Apa sih alasan yang membuat kamu akhirnya selingkuh? Karena terbawa perasaan dengan orang yang biasa ketemu kamu setiap harinya—yang bisa ngertiin kamu ketimbang pacar kamu sendiri? Karena bosan dengan hubungan yang ternyata mulai flat? Atau karena pasangan nggak bisa memberikan lebih dari apa yang kamu butuhkan?

Semisal, saya sering sekali mendengar alasan pria selingkuh karena pasangannya sudah nggak ngerti mau dia apa. Mendengar alasan mereka selingkuh karena wanitanya terlalu menekan kehidupannya. Pokoknya wanita yang salah dalam setiap si pria melakukan perselingkuhan. Terakhir saya mendengar alasan perselingkuhan paling nggak masuk akal menurut saya adalah:

“Ya, habis istri gue nggak bisa masak sih.”—dan si pria mendapatkan apa yang nggak bisa dikasih istrinya melalui selingkuhannya yang merupakan teman kantornya sendiri.

Dia yang selingkuh, dia yang enak punya dua wanita, kemudian istrinya tetap disalahkan. Padahal masa pacaran itulah waktu yang paling tepat menilai seseorang sebelum akhirnya menikah. Di masa pacaran, jika memang punya komitmen maka saran saya adalah manfaatkan waktu tersebut untuk mengenal satu sama lain. Karena pernikahan bukan mainan yang bisa dirusak hanya karena kekurangan istri. Begitupun sebaliknya.

Belum lagi ketika masih pacaran, banyak orang yang akhirnya “kecemplung” dengan kata selingkuh. Lagi-lagi pasangannya yang disalahkan. Kalau pria selingkuh, menyalahkan wanita, yang wanita selingkuh, menyalahkan pria. Alasannya beragam, dari hal serius sampai sepele. Anehnya, yang menjadi selingkuhan ikut-ikutan menyalahkan pasangan pacarnya.

Lah, siapa suruh pacarnya nggak dijaga. Makanya dia cari wanita/pria lain.”

Well, semua orang selalu punya pembelaan atas semua tindakan yang dia lakukan—baik, pun buruk.

Tapi, apa benar selingkuh menjadi solusi? Apa karena pacar kamu sibuk dan nggak bisa kasih perhatian sewajarnya dan kamu menemukan kenyamanan dengan pria lain, kamu bisa selingkuh Ladies? Apakah karena ada wanita yang lebih cantik dan kebetulan si wanita merespons, kamu bisa selingkuh?

Setiap orang punya kekurangan dan setiap hubungan punya masalah. Jika kamu belum bisa untuk menerima kekurangan dan belum siap menghadapi masalah lebih baik single daripada selingkuh. Dengan selingkuh, orang bisa tahu bagaimana kualitas kalian dalam menghargai sebuah hubungan.

Kalau kamu memang punya masalah dan keluhan terhadap pacar, ya lebih baik bicarakan terlebih dahulu dan jika memang tak menemukan solusi, putus adalah solusi paling tepat. Karena selingkuh tidak pernah menjadi solusi dalam masalah setiap hubungan.