Smartphone Mampu Merusak Hubunganmu!

Smartphone memang memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang jauh, atau istilahnya “mendekatkan yang jauh”. Tetapi, kecenderungan menggunakan benda ini juga membuat seseorang seakan-akan mengabaikan komunikasi dengan orang sekitarnya, alias ”menjauhkan yang dekat”. Pengguna hanya fokus pada layar hp sementara dia melupakan teman nyata di sampingnya untuk diajak ngobrol.  Beberapa psikolog menyatakan kalau sekarang, orang bersaing dengan smartphone untuk mendapatkan perhatian.

Hal ini pun ternyata berpengaruh pada kehidupan percintaanmu! Sebanyak 75% wanita menganggap kalau smartphone adalah “pihak ketiga” yang merusak hubungan. Fenomena ini disebut juga dengan ‘technoference’, yaitu saat teknologi sudah ikut campur dalam kehidupan pribadi manusia. Istilah ini juga dipakai untuk menggambarkan konflik pada pasangan yang disebabkan teknologi. Kualitas hubungan asmara buruk, tingkat kepuasan terhadap pasangan yang rendah dan tingginya risiko depresi.

Wanita merasa kalau gadget ini mengurangi quality time dengan pasangan. Hal ini dibuktikan dengan studi dilakukan oleh Sarah Coyne dari Brigman Young University. Survei melibatkan 143 wanita. Hasilnya, 62% peserta mengakui bahwa teknologi sudah membuat waktu dengan pasangan berkurang. Lalu 33% mengatakan pacarnya sering menatap layar hp ketika sedang mengobrol bersama. Sementara 25% peserta melihat kekasih masih sempat mengetik sms ketika sedang mengobrol dengan saling bertatapan.

Tanpa disadari, bisa jadi penyebab hubungan dengan kekasih yang tidak baik karena kecanduan memainkan smartphone. Quality time berkurang dan percakapan diambil alih oleh teknologi. “Seseorang mungkin tidak sadar menunjukkan kalau smartphone-nya lebih berharag daripada kekasih mereka. Hal ini dapat mengakibatkan konflik dan dampak negatif terhadap kehidupan pribadi dan percintaan di masa mendatang,” ujar tim peneliti dalam jurnal Psycology of Popular Media Culture.

Untuk menghindari hal ini, Sarah menyarankan agar hp diaktifkan dalam mode silent ketika bertemu dengan pasangan. Simpanlah dalam tas atau saku dan jangan digenggam maupun dilihat-lihat selama bersamanya. Kecuali ada hal penting yang kamu tunggu, atau mengecek sesuatu yang penting, minta izin kepada pacar.

Kepada kamu yang selalu main hp-nya, Sarah juga berharap agar tidak merasa tersinggung saat pacarnya menunjukkan rasa tidak sukanya saat kamu sedang memainkan smartphone. Mungkin itu cara dia mengatakan kalau dia ingin menikmati waktu berduaan saja sama kamu, tanpa smartphone di antara kalian.