Menggigit Kuku Mencerminkan Sikap Perfeksionis, Benarkah?

Apakah salah satu dari orang-orang di sekitarmu senang menggigiti kuku jarinya? Sebagian orang yang melihat teman/pasangan/saudara yang melakukan kebiasaan ini pasti akan gregetan. Mereka akan menjauhkan tangan dari mulut orang yang terbiasa menggigiti kuku jari mereka.

Banyak yang beranggapan kalau menggigiti kuku jari menandakan bahwa seseorang sedang cemas dan grogi terhadap sesuatu. Hmm, mungkinkah karena nervous membuat seseorang menggigiti kuku jari tangan mereka? Akan tetapi, ternyata kebiasaan ini mencirikan hal yang lebih daripada itu. Kebiasaan menggigiti kuku jari rupanya mengindikasikan bahwa oran tersebut memiliki karakter perfeksionis, loh.

Hal ini berdasarkan hasil dari sebuah penelitian. Dilansir dari elitedaily.com, sebuah studi menemukan bahwa orang yang memiliki kebiasaan menggigiti kuku jari tangan mereka akan melakukan hal tersebut sat mengalami situasi yang membosankan atau membuat frustasi. Namun, ketika pemilik kebiasaan ini berada dalam keadaan yang santai dan rileks, mereka nggak akan mengigiti kuku jari mereka.

Dari ciri-ciri di atas tersebut, memiliki kesamaan dengan karakter seorang perfeksionis yang cenderung merasa frustasi dan nggak puas saat ada suatu hal yang nggak bisa tercapai atau terwujud sesuai dengan keinginan atau standar yang telah ditetapkan mereka. Selain itu, orang-orang berkarakter perfeksionis juga akan benar-benar merasa bosan. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa orang-orang yang memiliki kebiasaan mengigit kuku jari tangan bukanlah sekadar tanda yang menunjukkan mereka sedang grogi atau cemas, melainkan bersifat perfeksionis atau menjunjung kesempurnaan.

Namun, bagi mereka yang ingin menyembuhkan kebiasaan ini, dapat dilakukan dengan mengikuti terapi untuk orang-orang yang mengalami frustasi atau kebosanan. Bisa juga melakukan terapi untuk mengubah mindset orang-orang yang perfeksionis.

Jadi, mungkin saja kalau teman, kakak/adik, atau pasanganmu senang menggigiti kuku jari, boleh jadi mereka adalah orang yang perfeksionis. Coba saja perhatikan saat-saat kapan mereka mulai menggigiti kuku jari tangan mereka. Jika sesuai dengan hasil temuan penelitian di atas, kamu sudah bisa menebak kalau mereka tipe orang yang “sempurna”, segala sesuatunya harus sempurna seusai dengan standar atau keinginan yang mereka punya.