4 Tipe Wanita Saat Putus. Kamu yang Mana?

Memiliki wajah kalem, senyum mengembang di wajah, suara yang nyaris tak terdengar, bukan berarti akan diam-diam saja saat putus cinta.

Bagaimanapun, putus cinta dapat mengubah pendapat kita terhadap seseorang. Yang tadinya kelihatan kalem ternyata mendadak berubah menjadi orang yang dingin, yang tadinya ceria tiba-tiba jadi pemarah.Ketahui terlebih dahulu, tipe wanita seperti apakah Anda sebenarnya saat sedang putus cinta.

Tipe Wanita Pencaci Maki

Tipe wanita seperti ini, tak peduli seberapapun kalemnya, akan mendadak melompat menjadi wanita yang kasar dan galak. Ia akan mencaci maki kekasih atau orang yang dekat dengannya karena kondisi statusnya saat itu.

Kemarahan mereka umumnya akan meluap dan menjadi-jadi, tak mudah diredam sebelum mereka lega. Bahkan, kemarahan mereka juga dapat membawa aksi balas dendam yang kejam karena tak dapat mengendalikan emosi.

Tipe Wanita Pasrah

Setelah putus, ia akan tetap berpikir positif dan menerima kondisinya. Sekalipun mungkin ia merasa tidak bersalah, ia hanya akan mengiyakan keputusan terakhir yang dibuat kekasihnya.

Di satu sisi sifatnya memang baik, tapi di sisi lain, ia akan terus menjadi pihak tertindas karena hanya bisa mengiyakan apa yang dialami.

Tipe Wanita Berkabung

Setiap hari ia akan mengisi kegiatannya dengan menyendiri, melihat foto dan barang kenangan bersama mantan kemudian larut dalam tangisan. Ia sangat sensitif soal status, dan enggan mendengar cerita-cerita hubungan asmara.

Tangisnya mudah pecah setiap kali ia teringat sang mantan. Dan biasanya ia tidak mudah move on.

Tipe Wanita Pejuang

Bukan karena tidak cinta, tetapi wanita pejuang ini umumnya lebih realistis dan berpikir panjang soal masa depannya. Ia akan menggunakan alasan putus sebagai pecutan bagi motivasi dirinya. Ia mungkin akan menangis, tetapi kemudian ia akan segera bangkit dan tak membiarkan dirinya larut dalam kesedihan terlalu lama.

Tak heran jika ia punya banyak teman dan tetap terlihat normal di masa pemulihan patah hatinya.

Memang tak satu orangpun berharap hubungan asmaranya akan kandas. Kalau bisa sih, hubungan asmara itu selalu awet dan tak lekang dimakan jaman. Tetapi, putus toh bukan sesuatu yang buruk kok. Bisa jadi putus cinta adalah sebuah awal dari hubungan everlasting.

Tetap semangat percaya bahwa cinta sejati itu ada untuk Anda.