8 Alasan Kamu Wajib Jadi Wanita yang Percaya Diri (Part 1)

Pernah tidak kamu bertanya dalam hati kenapa kamu masih saja menjomblo hingga waktu yang lama? Mungkin di antara kamu akan mengatakan ah, saya emang nggak mau terikat sama seseorang kok atau yang sering sekali dialami, Yang deketin aku sih banyak, tapi kok kayaknya mereka nggak nunjukin keseriusan deh. Proses kita jalan di tempat hingga banyak yang mengatakan,  ya, habis gimana? Nggak ada pria yang naksir sama cewek jelek kayak aku, kan?

Stop mencari kesalahan atau alasan yang membenarkan kenapa kamu masih single hingga bertahun-tahun lamanya. Cobalah mulai berkaca dan menerka apa penyebab kenapa pria sepertinya enggan berkomitmen dengan kamu. Mungkin salah satu penyebabnya adalah kepercayaan dirimu cukup buruk. Memang nggak semua orang memiliki bakat kepercayaan diri yang tinggi sejak lahir. Namun, semakin kamu minder dan tak mencoba melawan, kepercayaan diri kamu SEMAKIN buruk. Padahal kepercayaan diri mampu membuat kamu semakin menarik dan pria jelas akan melirik kamu.

Bahkan saat sudah menjalin hubungan pun, kepercayaan diri merupakan syarat hubungan yang sehat. Namun, jika di awal kamu sudah tak percaya diri, kemungkinan seseorang akan tidak percaya dengan pasangannya. Dia nggak pernah yakin kalau pasangannya bisa mencintainya. Dia merasa jika pasangannya mampu menemukan wanita lain yang jauh di atasnya. Secara tidak sadar kamu terus was-was dan berpikir kalau kamu tidak pantas dicintai. Buruk sekali kan efeknya, Ladies? Memang benar bahwa kepercayaan diri bukan jaminan hubungan yang membahagiakan. Namun, percaya diri menjadi sebuah bekal untuk kamu yakini bahwa kamu layak dicintai oleh orang-orang yang kamu kenal, termasuk pasanganmu.

Nah, di bawah ini ada lagi alasan lain kenapa sebagai wanita kamu harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Wanita Percaya Diri Tidak Menganalisa Pria Menyukainya

Wanita dengan tingkat percaya diri yang tinggi merasa mereka layak dicintai dan tidak akan mempertanyakan bagaimana pendapat orang lain tentang dirinya. Mereka sadar jika mereka adalah wanita yang menarik, baik, kompeten, dan lovable, sehingga orang bisa merasakan itu. Jadi, mereka nggak perlu tahu apa pendapat pria tentang dirinya sehingga tak membuat mereka takut atau cemas saat seorang pria berubah sikap dengannya.

Saat Berpisah Mereka Merasa Tak Salah

Bukan berarti mereka (wanita yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi) tidak mengaku kesalahan yang mungkin saja dilakukan. Hanya saja mereka berbeda dalam pola pikir dengan wanita yang minder dan insecure. Wanita yang insecure dengan dirinya sendiri merasa melakukan kesalahan saat hubungannya telah berakhir. Mereka yang minder biasanya akan terobsesi dan menganalisa apa yang membuat pasangannya pergi meninggalkan dia. Parahnya lagi, tak jarang mereka berpikir kalau kesalahan ada di dirinya—padahal belum tentu seperti itu. Hal ini berlawanan dengan mereka yang punya kepercayaan diri yang tinggi. Wanita tersebut berpikir bahwa dia tak salah dan tak tersinggung saat pria meninggalkannya. Si wanita berpikir jika dia dan pasangannya dulu hanya tidak cocok sehingga lebih mudah mereka untuk move on.

Mereka Memiliki Ketegasan

Wanita yang percaya diri sadar betul bagaimana memprioritaskan dirinya sendiri. Mereka biasanya akan memenuhi kebutuhannya sendiri dan tentu saja tidak merasa bertanggung jawab atas kebutuhan orang lain termasuk pasangannya. Mereka tidak akan membiarkan dirinya ditekan atau diatur oleh orang lain, termasuk pasangan atau gebetan. Mereka tidak akan membiarkan dirinya menjadi sosok wanita yang berbeda dan berubah alias mereka tak akan membiarkan kehilangan identitasnya. Mereka akan terus mempertahankan kehidupannya di luar hubungan yang mereka jalankan, seperti teman, hobi, bahkan untuk dirinya sendiri. They love themselves so much! Jadi, mereka tak akan segan-segan untuk memutuskan pria yang terlalu banyak menuntut, dia saat wanita tersebut merasa sudah memberikan lebih dari cukup.