(Mungkin) Ini Alasan Dia Tak Pernah Penuhi Keinginan Kamu

Seringkali, wanita lebih memilih memendam apa yang diinginkannya daripada mengatakannya. Jika kamu seperti itu, tenang, Ladies karena kamu enggak sendirian. Saat ini, banyak wanita yang masih melakukan hal itu. Lebih mementingkan orang lain terlebih dahulu sehingga tak heran jika kadang kamu merasa kebutuhan kamu enggak penting.

Maka jangan pernah mengeluh jika pasangan enggak pernah menuruti apa keinginan kamu karena kamu sendiri terkadang menyulitkan keinginan kamu sendiri. Apa pun hal yang kamu inginkan dalam relationship yang sedang dibina, rasanya memang pantas untuk kamu bicarakan ke pasangan—tanpa memikirkan bagaimana reaksi si dia. Sebab, jika kamu enggak meminta, tentu enggak akan mendapatkan apa yang kamu butuhkan. Mengingat sebuah hubungan harus dilakukan oleh dua pihak. Egois memang terkadang diperlukan.

Ingat kan dengan prinsip 5K? Salah satunya adalah kompromi. Jika kamu ingin menjalin hubungan dengan seseorang—apalagi yang sudah menikah, penting bust kamu untuk kompromi dan mengungkapkan apa kebutuhan kamu. Nah, sebenernya kenapa sih kamu suka enggak mendapatkan keinginan kamu dari pasangan?

Karena permintaanmu tidak jelas

Apa pun kebutuhan kamu, baik sedang meminta hadiah ulang tahun nanti atau meminta dia untuk memperbaiki sikap buruknya, sebaiknya make sure kalau kamu benar-benar tahu apa yang kamu inginkan. Katakan dengan kalimat yang sangat sederhana dan hindari menjelaskannya secara berlebihan. Biar bagaimana pun, pria menyukai jika kamu to the point karena dia bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang apa yang kamu inginkan.

Karena kamu tak tahu kenapa kamu membutuhkan

Ingat kan waktu kamu kecil saat minta sesuatu ke orang tua? Pastinya mereka akan bertanya, kenapa sesuatu yang kamu minta harus mereka berikan. Nah, sama seperti orang tua, kadang pasangan kamu pun akan melakukan hal itu. Jika kamu enggak tahu kenapa kamu membutuhkan sesuatu itu, kamu tak memiliki argumen yang baik. Mengingat pria berpikir secara logika, penting bagi kamu untuk memberinya alasan yang jelas dan ringkas sehingga masuk akal bagi dia.

Karena kamu bertele-tele

Sebenarnya, enggak masalah kok jika kamu meminta sesuatu hanya karena ingin. Jadi, kamu enggak memiliki alasan yang jelas. Namun, sebaiknya jangan pernah bertele-tele karena itu hanya membuang waktu. Misalnya, suatu hari kamu mau minta dijemput di kantor sama pasangan. Alasannya sih, ya karena kamu memang lagi manja aja. Tapi, kamu malah mengatakan seperti ini,

“Beb, kayaknya kamu udah enggak pernah deh jemput aku di kantor. Temen-temen kantor aku pada dijemput semua tauk. Aku cuma dijemput sama supir taksi itu juga nunggunya lamaaa banget. Kamu kayak enggak ada perhatiannya sama aku deh.”

Menurut kamu, dengan mengatakan hal itu pasangan akan jemput kamu? Saya sih ragu karena kemungkinan besar si pria akan membahas kalimat terakhir: Kamu kayak enggak ada perhatiannya sama aku deh. Si dia justru merespons kata-kata kamu yang menganggap dia enggak perhatian, padahal menurut dia perhatian buat kamu udah lebih dari cukup. Ujung-ujungnya malah jadi berantem.

Karena permintaan kamu sebenarnya enggak penting-penting banget

Sebaiknya jika hal yang kamu inginkan tidak benar-benar penting bagi kamu, jangan pernah meminta—apalagi jika berniat untuk mengetes si dia. Pria enggak sepelit itu kok untuk menuruti keinginan kamu, apalagi jika dia berpikir memang hal penting buat kamu. Namun, pastikan dulu jika hal itu memang penting buat diri kamu sendiri.

Karena kamu memintanya terburu-buru

Saya ingat, dulu waktu kecil, saat mau minta dibeliin boneka sama ayah saya, saya memintanya dengan lemah lembut. Bahkan kadang saya pura-pura pijit pundaknya setelah beliau pulang kerja atau ngebawain air putih. Semata-mata agar ayah saya bisa memenuhi permintaan saya. Perlu taktik memang, begitu pun ke pasangan kamu, Ladies. Kamu enggak bisa jika meminta sesuatu dengan terburu-buru dan penuh emosi jika kelihatannya si dia hanya cuek bebek. Berbicara keras meminta sesuatu tak akan bekerja sama sekali. Mintalah dengan lemah lembut, berikan investasi untuk si dia dulu, sehingga dia akan berinvestasi untuk kamu.

Karena dia sering mengalihkan topik

Ada banyak sekali pria yang suka mengalihkan pembicaraan saat ngobrol dengan pasangannya. Coba cek dulu, apakah selama ini dia selalu mengalihkan pembicaraan saat kamu meminta kebutuhan kamu? Jika ternyata pasangan kamu adalah tipe pria seperti itu, bertahanlah dengan topik yang sedang kamu “ajukan”. Tak perlu tanggapi dengan pengalihan topik yang sedang dia lakukan.

Karena kamu terlalu memikirkan perasaannya

Biasanya, karena saking cinta dengan pasangan kamu rela berinvestasi apa pun untuk si dia. Kamu menganggap dengan begini si pria bisa mencintai kamu dengan seluruh pengorbanan yang kamu lakukan. Kamu sudah membiasakan hal itu sehingga saat kamu meminta sesuatu dia jadi ngelunjak. Ditambah kadang kamu enggak bisa meminta sesuatu karena terlalu memikirkan perasaannya. Ladies, selama hal tersebut demi kebaikan hubungan kalian, penting bagi kamu untuk mengatakan apa pun. Kamu sedang berbicara dengan seorang pria, bukan anak kecil. Jadi, dia bisa mengurus perasaannya sendiri. Jangan khawatir jika ternyata permintaan kamu akan menyakiti egonya. Saat kamu sudah bisa mengatakan apa yang menjadi kebutuhan kamu, di sanalah kamu dan dia bisa kompromi mencari solusi terbaik untuk kalian berdua. Dengan begini kebutuhan kalian saling terpenuhi.

Namun, kamu harus siap dengan reaksi dia

Enggak selamanya pasangan kamu akan memenuhi permintaan kamu, Ladies. Jawabannya, bisa Iya, tidak, atau mungkin. Jika dia mengatakan iya, sebaiknya berhenti untuk membahas hal itu karena jika tidak, ada kemungkinan dia akan mengubah pikirannya. Jika dia mengatakan tidak, sebaiknya cari tahu kenapa dia bisa menolak permintaan kamu. Enggak perlu adu argumen karena biasanya, dia semakin kuat dengan pilihannya dan kemungkinan besar tak akan mengubah pikirannya. Atau cara termudahnya adalah revisi permintaan kamu yang sekiranya dapat dia terima. Sedangkan jika dia mengatakan mungkin, cobalah untuk mencari alasan yang lebih mendukung dan masuk akal. Jangan memintanya terburu-buru. Kamu memiliki banyak waktu untuk menunggu jawaban dia.

Nah, siap untuk mengatakan jujur apa yang menjadi keinginan kamu selama ini?