Dilarang Mengiyakan Permintaan Gebetan, Kecuali…

couple-shopping

Ada kalanya ketika sedang PDKT, gebetan meminta Anda untuk melakukan sesuatu demi kepentingannya. Misalnya, mengantarnya ke salon, menemaninya berbelanja, menjemputnya dari tempat kerja, membantunya mengerjakan tugas kuliah, dan sebagainya. Karena Anda seorang yang baik hati, mungkin Anda akan langsung mengiyakan permintaannya itu. Sayangnya, ini justru membuat posisi Anda setara dengan pria lossy yang mau melakukan apa saja demi mendapatkan cinta gebetan. Apalagi jika Anda sedang mengerjakan sesuatu dan rela berhenti dari kesibukan Anda demi mengiyakan permintaan gebetan tersebut!

Mengapa demikian? Apanya yang salah?

Salahnya adalah Anda rela memberikan waktu, tenaga, pikiran, (dan mungkin juga uang) Anda yang berharga. Anda bukanlah seorang pesuruh yang mengiyakan permintaan majikan. Lebih parah lagi apabila Anda melakukannya supaya Anda dinilai sebagai pria yang gentleman dan bisa diandalkan oleh gebetan Anda. Dengan kata lain Anda sedang NGAREP! Sadari bahwa Anda adalah seorang pria elegant dan berkualitas dengan waktu, tenaga, dan pikiran yang terlalu berharga untuk diberikan dengan cuma-cuma, sekalipun itu untuk gebetan Anda.

Lalu apakah Anda harus menolak permintaan gebetan?

Content continue below...

Tentu saja tidak. Yang perlu Anda lakukan adalah meminta imbalan untuk setiap permintaannya yang Anda kabulkan. Apabila pesuruh saja berhak mendapat imbalan dari majikan, maka Anda berhak mendapatkan lebih dari apa yang didapatkan seorang pesuruh. Boleh saja Anda menemani gebetan Anda berbelanja atau melakukan antar-jemput ketika dia memintanya. Tetapi dia juga harus mau melakukan sesuatu untuk Anda. Mintalah dia untuk memasak makan siang Anda atau menemani Anda membeli pakaian (terutama karena wanita lebih jago soal fashion), atau menunggui Anda saat bermain futsal.

Bagaimana jika dia menolak melakukan permintaan Anda? Maka Anda juga tidak perlu memenuhi permintaannya, sekalipun Anda sedang punya banyak waktu! Seorang wanita yang lovable dan berkualitas pasti paham bahwa dia tidak akan bisa mendapatkan pria yang berkualitas secara gratisan. Dan tidak ada pria berkualitas yang gratisan! Anda termasuk pria yang berkualitas kan? Karena jika Anda mengiyakan permintaan gebetan tanpa meminta imbalan, Anda memposisikan diri Anda sebagai pria yang bisa dimanfaatkan, yang statusnya bahkan lebih rendah dari pesuruh.

Salam Glossy :)

Share Your Thoughts