Nice Guy atau Tidak? Cek di Sini.

nice guy

Wanita memang menyukai nice guy. Terbukti mereka bisa nyaman dekat dengan para nice guy, yang ironisnya justru mereka jadikan teman—friendzone, brotherzone, platonic relationship, atau apa pun istilah yang kamu kenal. Nggak jarang, beberapa wanita justru memanfaatkan kebaikan kamu untuk kepentingannya. Pintarnya, wanita lihai dalam “menjaga” pria-pria baik yang mengejarnya. Hingga suatu hari kamu mendapat kabar dia menyukai pria yang 180 derajat berbeda dengan impiannya. Katanya, si wanita suka pria baik, bertanggung jawab, setia, dan sebagainya. Namun, pacarnya yang sekarang justru pria yang tidak seperti itu. Ya, memang beberapa wanita menganggap bahwa label nice guy memang kurang menantang bagi mereka. Pria yang selalu baik dengannya sebelum berkomitmen apa pun memang keseringan berakhir di akhir. Nah, coba cek di bawah ini. Apakah kamu nice guy yang selalu dinginkan oleh wanita…untuk dijadikan teman baik dan dukun curhatnya?

  1. Dengan alasan kasihan pulang sendirian dan panas-panasan di angkutan umum, kamu rela untuk menjemput dan mengantar hampir setiap hari. Bayarannya? Nggak ada. Sebuah ucapan terima kasih sambil memegang lengan saja itu lebih dari cukup.
  2. Langsung melucur mencari tempat yang menjual croissant begitu melihat status BBMnya. Kasihan kan, pasti tengah malam di laper banget, deh. Lagian sebentar lagi juga dia akan jadi pacar. Itung-itung latihan, deh.
  3. Seringkali kamu justru menggalkan jadwal “kencan” dengan teman-teman priamu. Mulai absen untuk main game atau nonton bola. Kamu jadi lebih senang menghabiskan waktu dengan si target—entah menjemput atau mengantar.
  4. Kerjaan di kantor numpuk. Jalanan macet hingga yang biasa bisa sampai rumah hanya satu jam, kini hampir dua jam setengah. Sampai rumah langsung mandi dan berniat istirahat. Eeh.., tapi gebetan nelepon dan kamu mendengarkan ceritanya meskipun sedang amat letih. Nggak apa-apa deh. Nanti juga bisa istirahat.
  5. Kamu pikir jika kenyamanan wanita adalah nomor satu dan cara untuk membuat wanita nyaman adalah dengan mendengarkan semua curhatannya. Kadang kala kamu malah mendengarkan cerita tentang pria lain yang dia taksir.
  6. Bagi kamu, terlibat dalam kariernya adalah hal yang baik dan merasa spesial. Maka nggak jarang akan menawarkan diri dalam pekerjaan yang sebenarnya tak kamu mengerti.
  7. Kamu mendapatkan julukan “good listener” dari teman-teman wanita kamu.
  8. Kamu langsung menghampiri, menjemput, atau minimal menelepon saat si gebetan me-posting foto sedih di Facebook dan kalimat galau di Twitter, hanya untuk menanyakan kabarnya. Nggak jarang justru malah ajak dia ke suatu tempat biar sedihnya hilang.
  9. Mau ke salon? Ayuk. Mau ke departmen store? Boleh. Anything for you, Dear!
  10. Kamu sulit mengatakan NO jika yang meminta adalah si wanita yang kamu idam-idamkan selama ini.
  11. Kamu merasa nggak memiliki hak suara dalam kondisi apa pun. Semua yang dia minta meskipun itu hal yang tidak kamu sukai akan tetap kamu turuti, salah satunya saat nonton film. Demi dia kamu terpaksa mengerti film romance.
  12. Keuangan kamu sebenarnya pas-pasan. Namun, kamu selalu ada buat si wanita pujaan. Wanita, kan, suka sama hadiah.
  13. Pergi makan sama teman wanita atau si gebetan, selalu Anda yang bayar.
  14. Wajar dong kalau gue bawain tasnya? Kan dia keberatan. Barang belanjaannya juga banyak banget. Gue sebagai cowok nggak bakal tega liat cewek begitu—ucap kamu dalam hati.
  15. Mau sesibuk apa pun kegiatan kamu. Mau selelah apa pun kondisi tubuhmu. Kamu selalu punya waktu untuk si dia. Yang sibuk bisa membatalkan rencana atau menyelipkan agenda bersama si wanita. Yang sakit bisa mendadak sembuh gara-gara diajak ketemuan sama wanita.
  16. Kamu selalu mengiyakan dan setuju dengan semua pendapatkanya meskipun bertentangan dengan prinsip dan cara pandangmu. Kamu sedang mencoba menyadarinya bahwa kalian berdua adalah dua orang yang sangat cocok.
  17. Perlahan-lahan, kepentingan kamu bukan lagi prioritas. Asal si wanita senang, kamu nggak peduli dengan dirimu sendiri.
  18. Meskipun merasa “terjajah” dengan semua permintaan dan tuntutannya—di saat kalian belum pacaran—kamu tetap melakukan dan sulit menolak.
  19. Anda kesal jika si wanita cerita tentang teman pria yang dia taksir atau minta dikenalin oleh teman priamu. Namun, kamu tetap lakukan. Ini cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk si wanita.
  20. Kamu tetap bertahan di sampingnya meskipun dia sudah memiliki pria lain.

Nah, jika dilihat dari 20 point di atas, kamu memiliki berapa point, Guys?

Content continue below...

 

Share Your Thoughts