Yakin Siap Berkomitmen?

Commitment

Yakin siap berkomitmen dengan seseorang? Yakin jika kamu akan berhenti mencari wanita atau pria lain untuk pasangan kamu kelak? Yakin akan membagi separuh waktumu untuk pasangan? Benar-benar yakin kalau kamu hanya akan setia pada satu orang saja dalam sebuah pernikahan? Di bawah ini ada beberapa hal yang harus kamu tanyakan ke dalam dirimu sendiri sebelum memutuskan untuk berkomitmen dengan seseorang.

Content continue below...
  1. Apakah kamu benar-benar siap untuk sebuah hubungan? Jawabannya mungkin nggak akan muncul secapat yang kamu kira sebab kamu pun harus merasakan dalam hati. Jika ada sedikit pun keraguan, sebaiknya tunda mengambil keputusan. Jangan pernah memaksakan keputusan jika terdapat sebuah keraguan karena hal tersebut justru bisa menjadi racun dalam hubungan. Biarkan suara-suara kecil berbicara—entah mengatakan YA atau TIDAK.
  2. Tanyakan dalam diri kamu sendiri, apa yang benar-benar kamu inginkan dalam sebuah hubungan? Apakah yang prinsip-prinsip yang kamu inginkan dalam sebuah relationship sudah berjalan dengan baik? Pikirkan dan rasakan beberapa bulan ke belakang bagaimana kualitas hubungan kamu dengan pasangan.
  3. Seberapa dewasanya kamu sekarang? Seringkali—khususnya pasangan muda—masih labil secara emosi. Nggak jarang mereka akan menumpahkan kekesalan kepada pasangan yang tak bersalah sama sekali. Sering pula melempar kesalahan kepada pasangan. Hal-hal seperti ini menunjukkan bahwa kamu belum sedewasa itu untuk berkomitmen.
  4. Dan hal yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana pasangan kamu sekarang. Sifat, sikap, dan auranya. Jangan pernah meremehkan kekuatan aura seseorang karena hal tersebut dapat memengaruhi diri kamu. Apakah auranya bisa mencerahkan hari-harimu atau justru saat melihatnya kamu malah terasa sangat biasa dan bosan.
  5. Ketahui benar apa yang menjadi tujuan dalam hidup kamu. Memutuskan untuk berkomitmen—baik untuk menikah atau menjalin hubungan dengan seseorang—adalah hal yang tak mudah. Kamu harus bisa membagi waktu dan konsentrasi di saat kamu memiliki tujuan dalam hidup—di luar masalah hubungan. Apakah pasangan/calon pasangan kamu tahu betul dengan itu dan apakah mereka me-support semua tujuan kamu? Pasalnya menghabiskan waktu dengan orang yang salah sama artinya kamu sedang membuang-buang waktu kamu untuk mencapai tujuan hidup.

Share Your Thoughts