Ini Yang Jadi Penyebab Kenapa Banyak Orang Bercerai

Perceraian adalah berita yang paling sering kita dengar di mana-mana. Coba hidupkan televisi, pasti Anda akan menemukan banyak berita perceraian di ibukota. Masih kurang? Buka Facebook atau Twitter Anda, pasti ada saja orang yang membagikan berita perceraian atau malah bercerita soal dirinya sendiri yang bercerai. Masih kurang lagi? Tajamkan telinga Anda, pasti ada kabar tetangga, teman, saudara Anda yang sudah atau akan bercerai. Ini menunjukkan bahwa Anda sebenarnya dikelilingi orang-orang yang bercerai atau setidaknya berada di ambang perpisahan. Tidak menutup kemungkinan Anda pun bisa jadi salah satu dari mereka.

Anda lalu terheran-heran, kenapa semakin ke sini kok semakin banyak yang bercerai? Kayaknya sepuluh atau dua puluh tahun lalu Anda jarang sekali mendengar kabar perceraian. Tampaknya orang-orang zaman dahulu happy-happy saja dengan pernikahannya. Buktinya, kakek dan nenek Anda masih bersama sampai sekarang. Kedua orangtua Anda juga (tampaknya) harmonis. Kalaupun ada masalah, itu masih bisa diatasi dan tidak sampai bercerai.

Baca juga:
Kenapa Dia Melanggar Komitmen?

Sebenarnya hubungan cinta orang-orang di zaman dahulu tidak semulus dan sebahagia yang Anda kira.  Hanya saja waktu itu opsi perceraian adalah opsi yang sangat berbahaya untuk dipilih karena bisa menimbulkan tekanan dari banyak pihak.

Orang-orang yang bercerai dianggap mencemarkan nama baik keluarga sehingga mereka bisa diasingkan oleh keluarganya sendiri, belum lagi status janda atau duda yang seringkali dicap negatif oleh masyarakat karena dianggap suka merebut pasangan orang lain. Opsi bercerai ibarat tombol bom nuklir yang bisa melukai diri sendiri maupun orang lain sehingga tidak ada yang berani menyentuhnya. Itu baru segelintir tekanan saja, tapi kedua hal itu sudah cukup membuat pasangan bermasalah rela berdarah-darah bertahan agar tidak sampai cerai.

Tapi itu ‘kan dulu, sekarang lain lagi. Perceraian memang masih dianggap tabu, tapi tidak semengerikan anggapan orang-orang era lalu. Orang-orang di era sekarang yang lebih mandiri dan cerdas jadi semakin berani bercerai karena yakin resikonya sanggup mereka tanggulangi. Perceraian jadi opsi yang bisa mereka pilih ketika hubungan memang sudah tidak bisa diselamatkan.

Baca juga:
2 Alasan Kenapa Anda Mencintai Orang Yang Salah

Itu baru salah satu faktornya, apa ada faktor lainnya? Tentu saja ada dan semuanya sudah dibahas lewat video di atas. Kalau sudah ditonton, jangan lupa untuk membagikannya ke orang-orang terdekat agar mereka juga ikut teredukasi seperti Anda. Tentu lebih menyenangkan jika dikelilingi orang-orang yang juga teredukasi, daripada bersama mereka yang masa bodo atau malah sok mengerti soal cinta tanpa pemikiran dan pengalaman yang cukup.

Sebagai manusia yang mendambakan punya hubungan yang sehat, tentu Anda tidak ingin jadi salah satu dari mereka yang bercerai meskipun itu adalah opsi yang bisa Anda ambil. Di KC STAR, ada ratusan video lessons yang bisa Anda pelajari dan terapkan untuk meminimalisir bencana yang mungkin terjadi dalam hubungan. Ini bisa jadi pegangan Anda yang sedang atau akan menjalin hubungan cinta.

Satu contohnya saja, dalam videoYakin Mau Nikah Sama Dia? Cek Dulu 7 Hal ini Anda akan dibimbing bagaimana cara memastikan apakah pasangan benar-benar pantas untuk dibawa ke jenjang pernikahan atau tidak. Jika ternyata pasangan tidak memenuhi 7 kriteria yang disampaikan dalam video tersebut, maka Anda harus berpikir seribu kali untuk melanjutkan hubungan. Silakan saja jika mau nekat, tapi jangan heran kalau nanti Anda jadi salah satu yang antre di barisan orang-orang yang mau cerai.

Simak materi berharga KC STAR lewat LINK di bawah:

KC STAR

Yuk terus belajar cinta biar hubungan Anda selamat sampai akhir hayat!

Referensi:
[1] Seperti Apa Sih Data Perceraian Di Indonesia