6 Etika Menjalin Relationship di Kantor

officeromance

Beberapa artikel menyebutkan tentang keuntungan punya pasangan sekantor. Artikel ini dan artikel ini sama-sama menyebutkan bahwa memiliki pasangan yang sekantor dengan kita bisa meningkatkan produktivitas kerja. Selain itu, bisa mengerti kita lebih, dan menghemat komunikasi. Bukankah menyenangkan?

Namun, sebelum kamu memutuskan untuk menggebet rekan kerjamu, ada baiknya mengetahui etika dalam menjalin hubungan di kantor. Dikutip dari Boston dan iDiva, inilah etika yang perlu kamu perhatikan baik-baik.

Mengetahui Kebijakan Perusahaan

blog3bKetahuliah hal ini sebelum kamu benar-benar ingin menjadikan rekan kerja sebagai pasanganmu. Beberapa perusahaan memiliki peraturan cukup ketat tentang hubungan asmara di kantor. Ada perusahaan yang melarang pasangan suami-istri bekerja dalam satu kantor, malah ada pula yang menentang pegawainya menjalin hubungan asmara. Nah, bagaimana dengan peraturan di kantormu?

Ada banyak alasan mengapa perusahaan menetapkan peraturan seperti itu. alasan umumnya adalah takut konsentrasi dan produkivitas kerjanya terganggu. Jadi, kalau kamu merasa peraturan perusahaan cukup ketat, pertimbangkan dengan baik-baik. Sebab ini pun menyangkut dengan karier kamu.

Menjaga Kesopanan dan Profesionalitas

Urusan mencintai itu gampang, tetapi bisakah kamu memisahkan urusan pribadi dan pekerjaanmu? Jangan sampai, urusan pacaran membawa pengaruh terhadap kinerjamu. Ketika sedang jatuh cinta, prodktivitasmu mengalami peningkatan. Itu bagus. Akan tetapi, ketika sedang bertengkar dengan pasangan—atau baru putus—pekerjaanmu menjadi terbengkalai. Bila atasan mengetahui hal tersebut, kamu akan dicap sebagai karyawan yang nggak profesional. Hal tersebut bisa memberi dampak buruk pada kariermu.

PDA di Kantor

Jagalah sikap saat berada di lingkungan kerja. Usahakan untuk nggak mamerkan kemesraan di dalam kantor, apalagi di depan banyak karyawan—atau atasan. Sekadar mengucap kata “sayang” atau memberi notes di mejanya sudah cukup. Namun selebihnya, sebaiknya nggak dilakukan.

Ingat, kalian berdua memang sepasang kekasih. Tapi di dalam kantor, kalian adalah rekan kerja. Jaga jarak sebisa mungkin. Usahakan pula untuk nggak mengumbar kemesraan di dunia maya secara berlebihan. Hubungan asmara dalam kantor sangat rentang dengan gosip. Sudah siapkan menahan gosip tersebut?

Content continue below...

Pertengkaran dengan Pasangan

Sama seperti hubungan lain, kadang kala hubunganmu akan menghadapi masalah. Bila terjadi hal seperti ini, jangan membawa pertengkaran ke kantor. Ketika sudah di meja kerja, singkirkan masalah pribadimu dengan pasangan. Seperti yang sudah disebutkan dalam poin di atas, kamu harus profesional. Bila harus bertengkar, lakukan di luar kantor.

Punya Teman Sendiri

Meskipun kalian adalah sepasang kekasih, jangan selalu berduaan. Nggak masalah jika ingin makan siang berdua dengan pasangan. Tetapi, nggak ada salahnya juga, kan, kalau ingin makan siang dengan teman lainnya? Bergaulah dengan rekan-rekan lain. Disarankan agar kamu dan pasangan sama-sama punya teman sendiri. Tentunya ini pun untuk kebaikan hubungan kalian.

(Usahakan) Menjalin Hubungan dengan yang Selevel

Lingkungan di kantor sangatlah sensitif. Ketika ada satu orang yang diistimewakan, tentu akan menimbulkan gosip dan keirian dari karyawan lain. Untuk itu, usahakan sebaiknya berpacaranlah dengan yang selevel denganmu.

Misalnya saja, kamu menjalin hubungan dengan manajermu. Pasti ada saja gosip yang menyebar bahwa kamu akan mendapat perlakuan istimewa karena berstatus “pacar manajer”. Kalau kamu nggak bisa menahan gosip seperti ini, lebih baik jangan menjalin hubungan di kantor, atau salah satu dari kalian berhenti dari perusahaan tersebut.

Pertimbangkan etika di atas baik-baik sebelum menjalin hubungan di kantor ya, guys.

 

Share Your Thoughts