Seperti Apa Batasan Selingkuh?

Home Articles Seperti Apa Batasan Selingkuh?
Share the knowledge!

Pernah tidak sih kamu dan pasangan membuat sebuah peraturan tentang selingkuh? Pasalnya, batasan selingkuh pria dengan wanita pasti berbeda—dan bisa membuat kalian jadi bertengkar hebat bahkan tak menutup kemungkinan saling menuduh selingkuh. Ada yang mengatakan kalau seseorang sedang intens komunikasi lewat BBM dengan lawan jenis tanpa memberitahu pasangan, maka itu adalah selingkuh. Ada juga yang bilang kalau pasangan flirting di social media, maka ia sedang berniat untuk selingkuh. Hingga banyak yang mengatakan seseorang menjalin hubungan dengan lawan jenis dengan ada status maka itulah definisi selingkuh yang sesungguhnya. Makanya, batasan selingkuh sebenarnya bisa dikatakan menjadi tak jelas. Nah, di bawah ini ada sebuah survei yang dibuat oleh Citacinta tentang batasan selingkuh yang melibatkan 100 pembaca.

Selingkuh saat mendengar curhatan teman?

Suatu hari kamu sedang ngobrol sama pacar di Whatsapp. Namun, 30 menit dia menghilang, begitu ditelepon selalu sibuk. Eh, ternyata pacar kasih tau kalau teman wanitanya sedang curhat tentang masalah percintaan dia. Sebanyak 31,25 persen mengatakan hal itu sudah masuk ke dalam kategori selingkuh atau pasangan merasa diduakan meskipun selalu menceritakan isi curhatan temannya tersebut. Namun, sebanyak 68,75 persen hal tersebut bukan selingkuh. Mereka merasa bukan masalah saat teman pasangan sedang cerita dengan temannya. “Lagipula nggak wajar kalau kita mengatur pacar kita dengan siapa dia boleh bertelepon, siapa tahu mereka lebih dulu kenal sebelum si dia pacaran dengan kita,” ucap salah satu responden.

Selingkuh karena berteman dengan mantan di Facebook?

Mantan atau masa lalu kadang bisa membuat seseorang cemburu. Melihat pacar masih berteman di Facebook saja bisa membuat kita jadi kesal dan curiga—makanya sebanyak 10 persen mengatakan bahwa berteman dengan mantan di Facebook menjadi indikasi perselingkuhan. Padahal sebanyak 90 persen mengatakan hal tersebut bukan selingkuh. Bagi mereka, selama si dia dan mantan pacarnya hanya berteman baik tanpa ada “bumbu-bumbu” kalimat mesra atau flirting, hal itu bukan masalah.

Selingkuh karena pasangan antar pulang teman kerja di malam hari?

Karena dikejar deadline dan meeting sebelumnya dengan klien, pasangan kamu dan rekan kerjanya harus pulang malam. Sebagai pria, pasangan kamu merasa bertanggung jawab untuk mengantar pulang rekan kerjanya—lagi pula kasihan karena taksi tak juga datang. Sebanyak 5 persen wanita kesal saat tahu pasangan antar balik rekan kerjanya sampai ke rumah. Sedangkan 95 persen wanita mengaku bahwa mengantar wanita pada malam hari adalah kewajiban seorang pria. Yang menjadi masalah adalah jika si pria mampir hingga lama ke rumah rekan kerjanya tersebut.

Selingkuh karena pasangan jalan sama sahabat tanpa memberi tahu?

Kamu sih memang pernah dikenali sama sahabat wanitanya, tapi memang tak begitu dekat. Hingga suatu hari kamu memergoki pasangan yang sedang jalan sama sahabatnya tanpa memberi tahu kamu. Sebanyak 33 persen wanita menganggap itu adalah sebuah perselingkuhan karena jika tak memberitahu maka ada yang ingin mereka tutupi—kemungkinan besar adalah selingkuh. Namun, sebanyak 67 persen mengatakan mungkin pasangan lupa dan mungkin saja sahabatnya memang ada urusan dan minta tolong ke pasangan.

Selingkuh saat dia naksir wanita lain dan kalian belum terikat status apa pun?

Kamu sednag dekat dengan seorang pria. Sudah beberapa kali kencan, komunikasi dan berikan perhatian setiap hari tetapi tak ada komitmen di antara kalian. Hingga suatu hari dia katakan kalau dia sedang suka dengan wanita lain. Sebanyak 16 persen merasa dicurangi oleh pria seperti itu. Sedangkan sisanya sebanyak 84 persen mengaku selama taka da komitmen, hal tersebut tak bisa dikatakan selingkuh. “Kita dan si dia masih sama-sama bebas, kan,” ucap salah satu responden.

Nah, kalau kamu batasan selingkuh itu seperti apa, sih?

Share the knowledge!