Para Jomblo, Hati-hati dengan 4 Meme Jodoh Ini

Kamu penggemar meme? Tidak ada salahnya membaca meme. Meme dibuat dengan berbagai tujuan, yang paling umum adalah untuk menghibur pembacanya. Sebelum membaca artikel ini, pastikan kamu sudah membaca artikel tentang meme sebelumnya ya.

Ajaibnya, gambar-gambar atau ragam desain yang memuat tulisan itu bisa mempengaruhi suasana hati pembaca. Orang tertarik dan jadi nagih untuk mencari meme terbaru karena apa yang ada di meme itu mencerminkan kehidupannya. Scroll down, klik dan share di media sosial adalah 3 langkah instan untuk memberi tahu semesta tentang kehidupanmu melalui meme.

Sebagai jomblo, kamu tentu cukup banyak menemukan meme yang ‘ngena banget’ kan?. Merasa meme itu pas dengan suasana hati, kamu jadi membenarkan pesan yang justru membuat kamu berleha-leha dengan kejombloanmu.

Beberapa tanggapan untuk meme berikut bisa membuatmu sadar dan berhati-hati dengan ‘kepasrahan’  yang diam-diam diciptakan oleh si meme.

Jodoh di Tangan Tuhan

Kamu dan orang-orang di luar sana sudah tahu kebenaran umum kalau jodoh memang sudah diatur Tuhan. Tapi, kebenaran umum itu malah jadi pembenaran untuk bersantai menunggu jodoh datang tanpa berusaha menemukannya. Karena jodoh di tangan Tuhan, kamu yang mengambilnyalah yang menentukan cara untuk mendapatkan! Itulah sebabnya jomblo berprinsip seperti ini akan semakin lama terjebak dalam kejombloannya.

Jodoh Pasti Bertemu

Jodoh pasti bertemu. Bahkan ungkapan ini menjadi bagian dalam lirik lagu. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan ungkapan ini. Hanya saja, kamu dan kebanyakan orang di luar sana tidak mencerna makna ungkapan ini secara utuh. Kamu cenderung menerima keadaan dan berpangku tangan menunggu si dia yang bergelar ‘jodoh‘ datang atau didatangkan.

Karena pertemuan hanya bisa dawali dengan ‘gerak’ bagaimana bisa kamu yang tidak bergerak mengumpulkan namanya yang terserak diantara kumpulan riak nama lainnya.

Jodoh Tidak akan Lari Kemana  

Sering mendengar ungkapan ini saat curhat dengan sahabatmu? Sebenarnya fungsi dari ungkapan ini memang baik. Untuk membesarkan hati lawan bicara agar tidak larut dalam kesedihan saat gagal mendapatkan gebetan. Namun, para jomblo di luar sana menggunakannya sebagai sebuah excuse untuk membiarkan rasa malas menghalangi perjuangan meraih si dia.

Cara memperjuangkan gebetan juga perlu kamu perhatikan. Sesuatu yang indah tidak bisa dimiliki begitu mudah oleh kamu yang biasa-biasa saja. Setidaknya ada perjuangan darimu agar dia percaya untuk melabuhkan hatinya padamu. Kalau caramu mengejar begitu biasa saja dan mengerikan, jelas dia akan lari kemana-mana.

‘Jodoh’ comes in many ways. Be patient.

Kamu percaya bahwa jodoh bisa datang dengan berbagai cara yang tak terduga? Kamu boleh  saja menggunakan ungkapan ini jika kamu sudah berusaha membuka jalan untuk menemukan si jodoh.  Kalau kamu bahkan tidak membuka jalan untuk datangnya jodoh, bisa-bisa si jodoh malah bilang ‘No Way’ padamu.

Setelah membacanya, masih punya alasan untuk ‘mager’ mengusahakan jodoh sementara kamu begitu ingin segera bertemu jodoh? Agar tubuh dan pikiranmu sinkron bergerak untuk menemukan pengisi hati.