Cara Keluar dari Friendzone? Ada 5 Langkah!

Memiliki pergaulan luas dan dikelilingi dengan banyak cewek menarik sudah jelas dapat meningkatkan kepercayaan diri kamu. Namun begitu kamu mulai tertarik dengan satu cewek, kamu akan khawatir, takut menjadi korban friendzone gebetan. Ini yang bikin kamu mencari cara bagaimana keluar dari friendzone buat berjaga-jaga kalau kamu kena friendzone.

Definisi singkatnya, friendzone adalah situasi ketika gebetan lebih menganggap kamu teman atau sahabat daripada tertarik padamu sebagai pasangan.

Lalu, bagaimana cara agar kamu keluar dari jeratan friendzone gebetan?

Untuk mencegah jadi korban friendzone gebetan, kamu harus paham bahwa menjadi korban friendzone tidak sepenuhnya salah gebetan. Sebabnya adalah karena kamu terlalu penurut!

Kamu menuruti segala keinginannya, menjadi teman curhatnya, menemani ke mana pun dia pergi, demi menunjukkan kepedulian dan betapa sayangnya kamu padanya. Namun, karena kamu tidak melakukan pendekatan romantis, dia malah mengira semua yang kamu lakukan hanyalah sebagai sahabat. Wajar saja kalau kamu kena friendzone.

Biar gak kena friendzone, jadilah pria pemberani dengan melakukan 5 cara keluar dari friendzone ini!

1. Cara Keluar dari Friendzone Paling Ampuh: Ajak Dia Kencan Secepatnya Sebelum Kamu Jadi Korban Friendzone!

Kamu tidak akan pernah punya kesempatan merayu dia dan merebut hatinya kalau kamu belum punya keberanian untuk mengajak dia kencan. Dengan kencan, dia bisa mengenal kamu lebih dalam secara romantis dan menyadari bahwa kamu memiliki ketertarikan terhadapnya.

Masalahnya, banyak cowok yang takut mengajak gebetannya kencan karena terlanjur nyaman dengan PDKT. Mereka takut bakal menciptakan impresi yang jelek saat kencan sehingga bikin gebetannya gak tertarik.

Mereka sudah puas dengan chatting-an karena itu adalah hal yang paling aman. Mereka punya waktu buat berpikir bagaimana membalas chatting gebetan, bisa memakai banyak stiker dan emoji yang lucu buat mengekspresikan diri mereka,  bisa pakai joke-joke chatting yang beredar di internet, dan sebagainya.

Padahal cuma chatting-an gak bikin hubunganmu ke mana-mana. Kamu cuma jadi teman chatting-nya. Sama seperti belasan cowok yang gak punya nyali lainnya yang juga kena friendzone.

Jangan lagi habiskan waktu berbulan-bulan untuk chatting dan mendekati dia. Langsung saja ajak dia kencan, dan gunakan kencan sebagai cara untuk mengenal satu sama lain lebih dekat!

Coach Kei Savourie, pakar romansa nomor 1 di Indonesia, berulang kali mengatakan “Chatting cuma jembatan menuju pertemuan.”

Mau bagaimanapun, kencan adalah yang paling utama karena kamu jadi berbeda dari cowok-cowok lainnya yang cuma bisa ngarep kencan dengannya. Kamu juga memberinya kesempatan untuk mengenalmu lebih jauh dan dia mengerti kalau ajakan kencan itu menunjukkan kamu tertarik secara romansa ke dia.

2. Sesekali Hubungi Dia Lewat Telepon atau Video Call, Jangan Cuma Chatting!

Chatting memang bentuk komunikasi paling aman, tapi bukan berarti kamu terus-terusan berada di zona aman kalau kamu memang berniat menjadikannya pasangan.

Untuk keluar dari zona nyaman itu, lakukan apa yang para korban friendzone gak berani lakukan: telepon dan video call!

Telepon atau video call bikin kalian lebih dekat dan intim karena saling mendengar suara langsung. Kalian juga semakin tahu karakteristik masing-masing saat bercanda dan mengobrol. Hal yang sulit dicapai kalau kamu cuma chatting-an.

Tentu kamu gak harus menelepon atau mengajaknya video call setiap jam. Lakukan kalau kalian ada waktu luang. Lebih bagus lagi kalau kalian sudah rutin teleponan.

Niat kamu akan terasa lebih jelas dan tegas saat dia mendengar kamu di telepon. Jika dia orangnya tidak suka ditelepon, kembalilah lagi pada poin pertama: ajak dia kencan.


Baca artikel lain:


3. Belajar Cara Menggodanya karena Menggoda adalah Pintu Keluar dari Friendzone!

Saat kamu akhirnya bisa kencan dengannya, jangan lupa berpenampilan yang rapi, bersih, dan wangi. Kenakanlah pakaianmu yang paling rapi, pakai celana panjang, kenakan sepatu yang bersih, sisir rambutmu, cukur kumis dan jenggotmu kalau kamu malas merawatnya, dan jangan lupa mengenakan parfum.

Kalau penampilanmu oke, kamu jadi lebih percaya diri buat merayunya saat kencan!

Merayu bikin dia mengerti bahwa acara kencan kalian adalah sebagai gebetan, bukannya teman.

Katakan kalau kamu suka dengan pakaian yang dia kenakan, kamu suka saat dia tertawa, dan kamu sangat menikmati momen bersamanya. Cowok-cowok yang kena friendzone dia gak bakal berani merayu seperti itu.

Biar efeknya semakin oke, selesai kencan, rayu dia lagi lewat chatting dan tambahkan beberapa pick up line dan emoji romantis!

4. Jadilah Proaktif dan Mengikat, Bukannya Agresif dan Ngarep!

Bedanya pria proaktif dengan agresif adalah, pria proaktif tidak malu mengajak dia kencan duluan, bersikap gentleman, dan tidak memperlakukan gebetannya layaknya pacar. Sedangkan pria agresif terus menghujani gebetannya dengan perhatian, chatting setiap saat, cemburu saat gebetannya jalan sama cowok lain, dan sebagainya.

Menjadi proaktif bikin kamu terlihat berbeda dari ribuan cowok lainnya, sedangkan bersikap agresif bikin kamu dimasukkan ke tong friendzone.

Bagaimana menjadi pria proaktif yang disukai wanita?

Jika dijelaskan di sini, maka artikel ini bakal jadi luar biasa panjangnya. Kamu bisa belajar jadi pria proaktif lewat Hitman System Online Training (HSOT), online course yang akan membimbingmu jadi pria berkualitas tinggi sehingga wanita tertarik sama kamu. Kamu bisa mengakses HSOT dengan klik LINK di bawah:

HITMAN SYSTEM ONLINE TRAINING

Setelah kamu belajar menjadi proaktif di HSOT, ikatlah hatinya dengan memberikan topik-topik yang menarik. Cowok-cowok korban friendzone gak berani pakai topik ini karena takut bikin cewek ngantuk. Padahal cewek sangat senang diajak ngobrol topik-topik ini:

5. Jadilah Pria yang Bisa Memberinya Pengalaman Baru yang Menarik dan Mendebarkan

Boleh-boleh saja mengajaknya kencan di kafe atau restoran, tapi kalau keseringan maka kamu gak bikin dia teringat sama kamu. Apalagi kalau ternyata dia sering diajak sama gebetan lainnya ke kafe atau restoran itu, kamu sama saja seperti gebetannya yang lain.

Solusinya, rencanakan kencan yang seru di tempat-tempat selain kafe atau restoran. Seperti di taman ria, kebun binatang, dan sebagainya. Kalau perlu berikan dia kado kecil agar dia tetap teringat padamu.

Ingat, jangan langsung beri dia perlakuan sebagai pasangan kalau dia masih belum menjadi pasangan kamu!

Belajar cara keluar dari korban friendzone memang membutuhkan keberanian dan usaha ekstra. Namun, untuk menjadi orang spesial di mata si dia, kamu harus berani menunjukkan keberanian dan menjadi dirimu yang terbaik!


Baca artikel lain:


Kalau kamu ingin menggali lebih dalam bagaimana cara keluar dari friendzone dan bikin dia mau jadi pasangan kamu, gak ada salahnya belajar di HSOT. Ada 20+ video langkah-langkah menjadi pria menarik yang bisa kamu pelajari dan praktikkan setiap hari sampai kamu berhasil mendapatkan apa yang kamu mau.

Klik LINK di bawah buat belajar cara keluar dari friendzone dan jadikan dia pasangan kamu!

HITMAN SYSTEM ONLINE TRAINING