Ladies, Berapa Harga Diri Kamu?

Home Articles Ladies, Berapa Harga Diri Kamu?
Share the knowledge!

Sebagai wanita tentu dong ya kita nggak mau dianggap matrealistis. Memang sih saat kamu sudah menikah semua seolah membutuhkan uang, tapi bukan berarti pada saat pacaran, apalagi PDKT kamu boleh bersikap bak ratu yang meminta gebetan atau pacar kamu yang ngebayarin semua.

Ladies, di mana harga diri kamu?

Kalau kamu dibilang, “Dasar cewek nggak ada harga diri,” pasti kamu ngamuk-ngamuk dan nggak terima kan?

Sebagai wanita, kamu pasti pernah kan berkoar-koar tentang emansipasi. Meminta disejajarkan dengan pria dan nggak mau dibedakan dengan kaum Adam itu. Namun, di saat kamu masih berkoar-koar tentang kesejajaran, kamu masih saja meminta semua biaya dibayar penuh dengan pria.

Seolah-olah kamu nggak bisa menjadi sosok mandiri yang hanya mengandalkan bantuan gebetan/pacar kamu.

Kasus “harga diri” ini bukan sebatas hanya kamu meminta dibayarin sama si dia saja Ladies. Siapa di antara kamu, dengan tidak malunya bertanya, “Sayang, kamu kok nggak pernah kasih aku hadiah sih?” di saat kamu merasa di bulan kelima pacaran, pacar kamu nggak pernah  kasih kamu sebuah hadiah.

Atau kamu dengan penuh kode berkata, “Sayang, aku lihat sepatu di online shop lucu banget deh.”

Mungkin pacar kamu dengan senang hati akan membelikannya, tapi bukan berarti kamu mempertaruhkan harga diri kamu hanya dengan sebuah sepatu Ladies. Ada saatnya pria sadar dan ingin memberikan kamu sebuah hadiah, ketimbang kamu memintanya dulu.

Semua pria suka sama wanita mandiri. Daripada meminta dibelikan, mending kamu nabung dulu untuk barang yang mau kamu beli dan kalau sudah kekumpul kamu bisa minta anter pacar kamu. Anggap saja itu hadiah dari pacar kamu.

Ladies, buatlah dirimu menjadi wanita yang tidak mudah ditukar antara harga diri dengan barang atau bayaran apapun. Kamu maukan tetap terlihat terhormat di depan pria? Pacar kamu mungkin memang tak pernah memberikan hadiah, tapi kamu tentu ingat dong semua usaha dia?

Kamu ingat kan bagaimana usahanya dia harus jemput kamu, padahal jarak rumahnya dan rumah kamu cukup jauh sehingga dia harus mengeluarkan uang bensin yang tak kecil—belum dihitung bagaimana stressnya dia di jalan. Hanya untuk menjemput kamu, padahal kamu juga bisa sesekali janjian langsung di tempat janjian. Belum lagi biaya makan, nonton, karaoke  yang harus dia keluarkan. Dan berapa kali dalam sebulan pacar kamu harus mengeluarkan uang untuk kencan kalian? Anggap itu hadiah yang tak pernah berhenti dia berikan untuk kamu.

“Lho, itu kan tanggung jawab pria.”

Hanya wanita yang (ehem) harga dirinya rendah yang rela ditukar hanya demi biaya yang tak seberapa—di mana kamu juga pasti bisa membayarnya. Dan wanita seperti itu bukan kamu kan Ladies? Saya yakin itu bukan kamu.

Pria suka wanita yang bisa bekerja sama, bahkan dalam hal keuangan. Kalau memang kamu bisa untuk membagi biaya kencan maka lakukan. Ada banyak cara menunjukkan bahwa harga dirimu nggak bisa ditukar hanya dengan uang.

Hal paling simpel adalah saat kalian kencan. Bagi dua biaya kencan dengan adil. Atau jika kamu memang tak memiliki uang saat itu, katakan saat selesai kencan, “Sayang, untuk kencan berikutnya aku aja yang bayar semua ya.” Dan hal itu berlaku jika kamu sedang PDKT sama gebetan.

Nah, pria senang kalau wanitanya bisa bekerja sama dengan hal itu. Jadi, jangan heran kalau pria menganggap kamu merupakan wanita yang mandiri, tidak menyusahkan, bahkan akan ada banyak pria yang mengejar kamu. Stop untuk menukar harga diri kamu hanya sebatas di barang dan sebagainya. Karena kalian berharga dan tak bisa ditukar dengan uang sekalipun.

Jadi, berapa harga diri kamu Ladies?

Share the knowledge!