Mengapa Wanita Butuh Curhat?

Dibandingkan dengan pria, wanita senang sekali meluangkan waktu utuk curhat. Entah berapa lama waktu yang akan dihabiskan wanita sat sedang curhat. Tergantung dari masalah yang dihadapi. Namun yang pasti, wanita bisa menghabiskan banyak waktu untuk mengeluarkan isi hati mereka.

Ketika sedang dirundung masalah, wanita membutuhkan seseorang untuk berbagi keluh kesah mereka, seseorang yang bersedia mendengarkan masalah mereka, dan seseorang yang mau menemani mereka di kala sepi. Antara pasangan, teman, atau keluarga. Namun, kebanyakan dari wanita lebih memilih untuk curhat dengan teman atau Ibu mereka.

Sebagian besar wanita curhat kalau ada masalah saja, namun ada sebagian wanita yang selalu menjadwalkan sesi curhat, saking tingginya kebutuhan akan hal itu. Kira-kira, mengapa sih wanita sangat butuh curhat dalam hidupnya?

Membuang Emosi Negatif

Kalau sedang marah atau kesal, akan ada emosi negatif yang menyelimuti hati kita. Namun, rasa marah terkadang nggak bisa dikeluarkan begitu saja di depan orang yang menjadi penyebab amarah kita. Sedangkan amarah kan nggak boleh dipendam. Lalu, solusinya? Curhat dengan seseorang. Kita butuh teman yang mau mendengarkan keluh kesah serta rasa kesal kita akan suatu hal. Kita butuh pendengar dan seseorang yang mengerti keadaan ini.

Dengan curhat, emosi negatif yang sedari tadi berputar-putar dalam hati dapat dikeluarkan. Beban yang ada dalam diri pun akan berkurang. Setelah mencurahkan segalanya, akan ada perasaan lega dan plong di hati.

Mencari yang Senasib Agar Merasa Ditemani

Saat sedang menghadapi masalah, kadang secara nggak sadar kita mencari seseorang yang pernah/sedang mengalami nasib yang sama dengan kita. Misalnya, hubungan LDR-mu baru saja putus. Kemudian kamu mendatangi temanmu yang pernah mengalami nasib serupa denganmu untuk curhat.

Hal ini wajar kok. Kita nggak ingin merasa sendiri dalam mengahadapi sebuah masalah. Kita merasa ada yang menemani dengan adanya orang yang pernah bernasib sama denganmu. Selain itu, curhat dengan teman seperti ini dapat menjadi perbandingan untukmu dalam menghadapi masalah. kamu akan berpikir, “Dia pernah gagal menjalani LDR dan sekarang berhasil move on, berarti aku pun bisa melakukannya,”atau “Ternyata masalah dia lebih berat daripada punyaku”. Kesannya seperti egois, namun itulah yang kamu lakukan secara nggak sadar ketika curhat dengan teman senasib.

Membutuhkan Pandangan Baru

Nggak hanya butuh pendengar, banyak pula wanita yang curhat untuk menemukan pandangan baru dalam menyelesaikan masalah. Ketika sebuah problem menemukan jalan buntu, cara untuk dapat menyelesaikannya adalah dengan meminta pendapat dari pihak lain. Berbeda kepala, berbeda pula isinya. Untuk itu, saat sedang stuck atau mencoba keluar dari sebuah persoalan, wanita akan curhat untuk membuka pikirannya terhadap solusi-solusi baru.

Memulihkan Bad Mood

Curhat juga dapat mengembalikan mood yang rusak menjadi baik kembali. mungkin di antara kalian ada yang pernah menerima atau mengirim pesan seperti ini, “Hei, lagi apa? Pengen curhat deh…” ya, kan? Kemungkinan kamu atau teman sedang mengalami bad mood dan ingin mengubah suasana hatinya.

Ketika ada teman yang mau menjadi pendengar saat curhat, ada secercah perasaan senang di hati. Belum lagi ketika dia mencoba memahami perasaan, memberikan senyuman serta pelukan, itu adalah mood booster yang ampuh untuk mengembalikan suasan hati kalian.

Menjadi Me-Time yang Berkualitas

Kalau ingin curhat, tentu nggak bisa saat sedang sibuk, bukan? Kita pasti butuh waktu khusus, tempat yang tenang, dan lagi nggak melakukan apapun. Ini menjadi salah satu Me Time untuk dirimu. Bertemu dengan teman, berkumpul dan bercerita akan membuatmu istirahat dari segala rutinitas yang padat.

Mengeluarkan segenap emosi yang ada ketika curhat juga dapat menjadi terapi untuk merilekskan pikiran. Seperti tertawa atau bahkan menangis. Selain itu, kamu juga dapat mengenyahkan tekanan yang ada dan menenangkan diri sendiri. Perasaan menjadi lega sesudahnya hingga kamu dapat beraktivitas kembali.

Itulah alasan mengapa wanita membutuhkan curhat. Apakah kamu punya alasan lain, Ladies? Apapun alasanmu, curhat memang penting karena dapat menjadi me-time yang baik dan membuang emosi negatif dalam diri kita.