Ladies, 5 Tanda Kalian Obsesif pada Pasangan

Home Articles Ladies, 5 Tanda Kalian Obsesif pada Pasangan
Share the knowledge!

Segala sesuatu yang berlebihan tentunya nggak baik, meskipun hal tersebut adalah hal baik untuk dilakukan. Salah satunya mencintai pasangan. Jika kita berlebihan dalam mencintai pasangan, hubungan asmara dapat berjalan nggak seimbang dan dapat berakhir dengan perpisahan.

Berlebihan atau obsesi adalah hal yang harus dihindari dalam hubungan asmara. Meskipun nyatanya, obsesif dan cinta berbeda tipis sehingga nggak ada yang dapat membedakannya, termasuk si pelakunya sendiri. Pada artikel sebelumnya, kita sudah memberitahukan pada pria, seperti apa ciri-ciri wanita obsesif. Kali ini, kita akan berikan beberapa tanda pada wanita bahwa mereka sudah mulai terobsesi pada pasangannya. Yuk, simak ladies.

Kehidupanmu Hanya dengan Pasangan Seorang

gallery_nrm_1420674383-1-28

Apakah kamu mulai mengacuhkan pertemanan atau keluarga demi kekasih? Ketika kamu merasa bahwa sebagian besar kehidupanmu hanya dihabiskan dengan kekasih, dapat dipastikan bahwa kamu mulai terobsesi dengannya. Bukankah masing-masing pribadi punya kehidupan lain untuk dijalani? Seperti bekerja, berinteraksi dengan keluarga, bergaul dengan lingkungan sosial. Pacaran bukan berarti kamu melupakan kehidupan lain di luar asmara. Seimbangkanlah waktu untuk pasangan, keluarga, teman, dan juga untuk diri sendiri.

Selalu Menanyakan Kabar

Kamu selalu menanti kabar darinya. Malahan, kamulah yang selalu mengirimi pesan atau meneleponya untuk menanyakan kabar. Di mana pun dan kapan pun, kamu selalu menanyai kabarnya. Sikap ini bukanlah bentuk perhatian, ladies. justru ini mengganggu baginya. Ketika kamu dianggap menganggu, pasangan bisa saja berpikir untuk berpisah darimu.

Terlalu Insecure

Selain selalu menanyakan kabar, kamu pun mudah cemburu pada hal-hal sepele. Misalnya seperti saat melihatnya sedang berbicara atau menyapa teman wanitanya di jalan atau di kantor. Hatimu langsung merasa khawatir, cemas, bahkan marah dan kesal. Kamu pun selalu berpikiran bahwa pasangan dapat jatuh cinta dengan teman wanitanya di kantor. Hatimu nggak akan pernah tenang selama berjauhan dengan kekasih.

Berkorban Berlebihan untuk Pasangan

Wanita yang obsesif kerap mengorbankan perasaannya sendiri. Alasannya bisa karena terlalu cinta pada pasangannya dan nggak ingin membuatnya marah. Biasanya berkorban perasaan sering terjadi dalam menghadapi sebuah masalah.

THE TWILIGHT SAGA: BREAKING DAWN-PART 2

Misalnya saja ada sebuah kesalahan atau masalah yang kalian hadapi, saat itu pula kamu segera minta maaf dan memohon ketika pasangan mulai marah. Padahal belum tentu masalah tersebut adalah kesahalan kamu. Dan juga, minta maaf untuk menghindari pertengkaran bukanlah hal yang baik untuk dilakukan dalam sebuah hubungan. ketika menghadapi masalah, bicarakanlah dengan terbuka dan jujur. Diskusikan sampai tuntas sehingga nggak ada lagi yang mengganjal dalam hubungan kalian. Sikapmu seperti ini akan membuat kekasih bertindak kurang menghargaimu. Kamu pun akan merasa kurang bahagia dalam menjalani hubungan ini.

Mendukung Hal Apa pun yang Ia Lakukan

Kita tentu akan memberi dukungan pada pasangan ketika mereka ingin mengejar mimpi atau menggapai kesuksesan. Namun, apabila kekasih melakukan sesuatu yang buruk dan salah, kita akan melarangnya bukan? Berbeda dengan wanita obsesif, dia akan memberikan dukungan penuh apda setiap tindakan yang pasangannya lakukan. wanita obsesif nggak berani untuk mengkritik atau melarang pasangan berbuat sesuatu yang salah. Sebab, mereka terlalu penurut dan takut pasangannya marah saat ditentang.

Hati-hati ladies. Jika kalian sudah melakukan tindakan di atas, dapat dikatakan bahwa kamu adalah wanita obsesif.

Share the knowledge!