Pasangan Sering Ngilang Saat Bertengkar? Daripada Pening, Hadapi Saja dengan 9 Trik Ini

istock_couch_couple

Pasangan kamu sering ngilang berhari-hari saat bertengkar? Hal yang sudah biasa terjadi di antara pasangan ini disebabkan oleh pasangan yang belum dewasa atau ketidaksanggupan dia menghadapi konflik karena keburu cemas, takut dimarahi, dan masih banyak lagi.

Ada tipe orang yang memilih untuk menyendiri sejenak sebelum dia menghadapi pertengkaran dan pasangannya harus bersabar menunggunya kembali untuk berbicara. Tetapi, bagaimana kalau pasanganmu tiba-tiba ngilang dan tidak pernah mau membicarakan masalah kalian sama sekali? Atau, si dia malah menolak berdebat denganmu karena tidak mau ribut dan mengikuti saja apa yang kamu mau? Selain membosankan, kedua sikap itu malah menghancurkan hubungan.

Semua orang realistis tahu hubungan yang sehat pasti akan selalu diwarnai oleh konflik. Pasangan yang kokoh bisa menyelesaikan konflik tanpa baper dan dikuasai ego. Mereka bisa menghadapi konflik dengan tegar tanpa perlu menghilang dan menolak membahas masalah seperti pengecut. Kalau kamu menghadapi pasangan yang suka ngilang saat bertengkar, doronglah dia untuk menyelesaikan konflik dengan 9 trik sukses ini.

1. Jangan Membentak Pasangan Supaya Dia Tidak Gampang Kabur Darimu

Couple having a discussion in the kitchen
via Venus Buzz

 

Walaupun kamu sudah amat sangat kesal dengan pasangan, jangan pernah membentaknya. Kendalikan emosimu. Membentak orang lain bukanlah cara sehat untuk menyelesaikan masalah. Berhubung pasanganmu sering menghilang atau cepat berkecil hati saat bertengkar, sebisa mungkin jangan pernah membentaknya agar dia tidak kabur lagi.

2. Jangan Menuduh Pasangan Karena Dia Akan Merasa Disudutkan Olehmu

023405272_prevstill.jpeg
via Pond5

Saat pasangan bertengkar, sengaja atau tidak, mereka cenderung menuduh satu sama lain. Kalau kamu menuduh pasangan—meski dia bersalah sekalipun—dia akan merasa terpojok olehmu. Begitu dia merasa terpojok, dia akan marah-marah padamu atau langsung menghilang dari pertengkaran.

3. Jangan Malu Mengakui Kesalahanmu di Depan Pasangan Secara Langsung

Man showing 'I'm Sorry' sign to angry girlfriend
via Huffington Post

Mengakui kesalahan bisa sulit kalau kamu keburu gengsi atau dibutakan oleh emosi. Tidak hanya dengan pasangan, ketika kamu bertengkar dengan siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, jangan pernah malu mengakui kesalahanmu sendiri. Kamu harus bisa menurunkan gengsimu untuk menguasai trik ini di depan pasangan yang tidak bisa menghadapi konflik. Kamu akan membuktikan pada pasangan bahwa dia tidak sepenuhnya bersalah dan kamu bersedia bertanggungjawab juga.

4. Jangan Pernah Memonopoli Pembicaraan Tanpa Memberikan Waktu Untuk Pasangan Mengekspresikan Pendapatnya

Couple arguing in kitchen
via Huffington Post

Jika kamu memonopoli sebagian besar waktu pertengkaran dengan kata-katamu saja tanpa memberikan kesempatan untuk pasangan berbicara, pertengkaran kalian tidak ada hasilnya. Jika pasangan yang tidak bisa menghadapi konflik diperlakukan demikian, dia akan merasa tidak didengar dan lebih memilih diam saja, tidak mau berbicara lagi. Kalau sudah begitu, masalah kalian akan terpendam lama dan membusuk perlahan-lahan sampai kalian tidak kuat lagi dengan bau busuknya.

Content continue below...

5. Jangan Langsung Bersikap Defensif Saat Pasangan Menyampaikan Keluh Kesahnya Padamu

Couple fighting
via Huffington Post

Bersikap defensif sering kali tidak bisa dihindari saat bertengkar. Ketika kamu bersikap defensif pada pasangan yang lebih dulu defensif karena dia tidak bisa menghadapi konflik dengan baik justru akan makin defensif. Kalian tidak akan bisa menemukan jalan keluar jika kedua pihak sama-sama menolak untuk membuka diri.

6. Jangan Lupa Menghormati Keinginan Pasangan Jika Dia Ingin Menyendiri Terlebih Dulu

Bad boy arguing with his couple breakup concept with the city in the background
via Clayton John Ainger

Meski kamu tidak ingin pasangan menghilang dan tidak mau menyelesaikan masalah, kamu tetap harus menghormati keinginan dia untuk menyendiri. Kalau kamu sudah tahu sifat pasangan yang sulit menghadapi konflik, biarkan dia menenangkan diri sejenak. Namun, ingatkan dia untuk kembali lagi supaya bisa menyelesaikan masalah bersama-sama.

7. Jangan Terlalu Fokus Ke Kesalahan Pasangan, Fokus Saja Mencari Solusinya

3
via Toggle

Daripada terus menyalahkan pasangan dan terlalu fokus ke kesalahannya, gunakan energi kalian untuk mencari solusinya. Konflik yang kalian hadapi tidak sepenuhnya salahmu atau pasangan. Segeralah ajak pasangan untuk menyelesaikan masalah dan move on secepatnya agar pasangan tidak terlalu lama stres menghadapi konflik.

8. Jangan Lupa Akhiri Konflik dengan Memetik Hikmah Positif yang Bisa Kalian Pelajari

couple arguing at tablevia Six Seeds

Selalu akhiri pertengkaran dengan cara baik-baik. Buatlah pasangan tahu bahwa terlepas dari konflik yang sudah terjadi, kamu masih mencintainya dan peduli dengan perasaannya. Ambillah hikmah positif dari pertengkaran yang sudah terjadi. Akhirilah sesuatu yang negatif dengan cara positif supaya tidak menciptakan kebencian dalam hubungan.

9. Jangan Minta Pasangan Mengubah Sifatnya

couplearguing3
via Tangle Wood Therapy

Kamu harus bisa menerima sifat pasangan yang tidak ahli menghadapi konflik ini. Yang terpenting, kamu sudah berusaha semampu kamu. Sadarilah bahwa semua orang memiliki cara berbeda-beda dalam menghadapi konflik. Kamu dan pasangan hanya perlu memahami cara satu sama lain menghadapinya agar kalian bisa memecahkan konflik tanpa emosi negatif.

Share Your Thoughts