8 Cara Cerdas Berkelas Menghadapi Konflik dengan Pasangan

i-1329349_960_720

How beautiful it is to stay silent when someone expects you to be enraged.

Quote dari internet di atas sangat cocok untuk kamu yang sedang bertengkar dengan pasangan. Ketika si dia sedang marah-marah dan kamu diam saja, bukan berarti kamu cuek atau berusaha memancing kemarahan pasangan lebih banyak lagi. Kamu sengaja diam untuk menghindari kerusakan dan sakit hati yang bisa menjadi dampak dari pertengkaran. Saat diam, kamu pasti menahan diri untuk tidak membalas pasangan, tetapi lebih baik begitu daripada nantinya tergoda dan ikut marah-marah, kamu akan memiliki penyesalan nantinya.

Tetap tenang di tengah konflik adalah salah satu ciri-ciri kecerdasan emosional. Ketika emosimu stabil, kamu bisa dengan mudah menghadapi pasangan yang bersikap menyusahkan dan tidak akan takut memutuskan hubungan apabila dia mulai menyakitimu. Bersikap tenang adalah pilihan paling berkelas daripada memilih untuk bersikap seperti monster yang menambah kerusakan dalam konflik. Sekarang, bagaimana cara orang cerdas dan berkelas tetap tenang dalam menghadapi konflik?

1. Membangun Batas Toleransi

XE3TAOR8NF
via Stock Snap

Saat pasangan kesal padamu, ada kemungkinan kekesalannya tidak sepenuhnya disebabkan oleh kesalahanmu. Kamu sadar bahwa kamu tidak bisa selamanya memuaskan keinginan pasangan. Kamu membuat batas diri dan toleransi akan apa yang bisa kamu lakukan untuk pasangan dan apa yang tidak akan kamu kompromikan kepadanya.

Ketika kamu sudah membangun batas toleransi, kamu bisa tetap tenang saat menghadapi kemarahan pasangan. Kamu baru akan bertindak ketika dia mulai melanggar batasan yang sudah kamu buat.

2. Mengenali Kelebihan dan Kekuranganmu

9UVAGMWV89
via Stock Snap

Agar bisa membangun batas toleransi, kamu harus tahu kelebihan dan kekuranganmu sendiri. Kamu sadar sepenuhnya bahwa kekuranganmu dapat mencerminkan pengaruh negatif terhadap pasangan, jadi kamu mencari cara yang lebih sehat untuk mengungkapkannya. Orang cerdas adalah orang yang menguasai dirinya dan sanggup mengekspresikan dirinya dengan cara yang sehat.

3. Fokus Mencari Solusi

UYMM80KHIY
via Stock Snap

Daripada memusingkan diri dan hanyut dalam konflik tidak berguna, orang cerdas justru mencari solusi yang bisa memecahkan masalah. Kamu tidak akan mau repot-repot menghadapi kekesalan pasangan dan mendorong dia untuk mencari solusinya bersama-sama. Saat pasangan menghujanimu dengan kritik dan ejekannya, kamu tidak menghiraukannya. Kamu tahu dengan meladeni amukan pasangan kamu hanya memperparah konflik yang sudah ada.

4. Mau Memaafkan

E7CPQ0CAF6
via Stock Snap

Kamu mau move on dari masalah dengan memaafkan pasangan, walaupun pasangan tidak mau meminta maaf padamu. Kamu tahu bahwa dengan move on dan merelakan, kamu sendirilah yang akan mendapatkan manfaatnya di masa depan. Kamu tidak bisa mengontrol sikap pasangan, tetapi kamu bisa bersikap lebih mulia dengan memaafkan pasangan terlebih dulu. Kamu menolak untuk terlibat lebih jauh dengan kenegatifan pasangan.

Content continue below...

5. Menolak Untuk Lupa

JZ76N0N5ZH
via Stock Snap

Kamu belajar dari pengalaman. Kamu tidak dibutakan oleh harapan dan ekspektasi tidak realistis bahwa pasangan mau mengubah sikapnya. Berharap seperti itu hanya berbuah konflik lagi dan kamu menyadarinya. Meskipun kamu mau memaafkan dan bersedia memberikan kesempatan kedua, kamu akan lebih waspada jikalau pasangan bersikap seperti dulu lagi.

6. Meluangkan Waktu Sendiri

EKDRRGKOI8
via Stock Snap

Setelah meladeni pasangan yang bandel, kamu tentu ingin menikmati waktu sendiri dulu untuk mengisi ulang energimu. Kamu beristirahat selama yang kamu inginkan untuk membuang stres. Kamu tetap fokus ke hal-hal yang membuatmu bahagia. Sumber kebahagiaan orang cerdas bukanlah pujian dari orang lain yang membuatnya besar kepala, melainkan hal-hal kecil yang dia terima dalam hidup.

7. Memiliki Teman yang Berkualitas

bite-1390677_960_720
via Pixabay

Ketika kamu tidak sanggup menghadapinya sendirian, kamu bisa mendapat dukungan dari teman-temanmu yang berkualitas. Mereka dapat memberi saran yang bagus untukmu. Temanmu adalah refleksi dirimu sendiri. Jika menurutmu teman-temanmu berkualitas, kemungkinan besar kamu juga orang berkualitas.

8. Tidak Ragu Memutuskan Hubungan

FAEVFTT6YM
via Stock Snap

Jika menurutmu amukan pasangan sudah tidak bisa ditoleransi lagi, kamu tidak akan ragu untuk memutuskan hubungan. Kamu sadar kamu tidak membutuhkan orang-orang negatif dalam hidupmu. Kamu adalah orang berkualitas jadi kamu juga menginginkan orang berkualitas dalam hidupmu. Terlibat dengan orang negatif dapat memberikan dampak buruk kepadamu secara emosional. Lebih baik simpan energimu untuk orang-orang yang lebih baik. Kamu tidak perlu membalas setiap hal negatif yang dilontarkan pasangan kepadamu.

Siapa pun kamu, dalam menghadapi konflik dengan pasangan, kamu harus bisa cerdas untuk bisa menyelesaikannya dengan mudah. Menjadi cerdas sama sekali tidak sulit selama kamu rutin belajar dan melatih sikapmu. Temukan cara-cara efektif berkomunikasi cerdas dan praktis dalam “Excellent Communication in Relationship“. Dengan ini, pasangan serta siapa saja akan kagum padamu karena kecerdasan komunikasimu dengan mereka.

Share Your Thoughts