6 Cara Memiliki Kecerdasan Emosional

nurse-meditating-on-the-beach

Apakah kamu memiliki teman atau keluarga yang kelihatannya tenang-tenang saja dan sama sekali tidak tersulut emosi saat menghadapi masalah? Apakah mereka kelihatannya juga bisa meredakan kemarahan atau kesedihan seseorang dengan mudah? Itu artinya mereka memiliki kecerdasan emosional.

Woman with eyes closed sitting in meadow.Apa kamu wajib memiliki kecerdasan emosional? Tentu saja. Sama pentingnya dengan kecerdasan otak, kecerdasan emosional dapat membantumu membina hubungan dengan pasangan. Kamu bisa lebih peka terhadap pasangan dan dirimu sendiri. Lalu, bagaimana caranya agar kamu bisa memiliki kecerdasan emosional?

Bersikap Tegas

Pikirkan lagi masa-masa di mana kamu pernah dikucilkan, disalahkan orang lain atas kesalahan yang tidak kamu perbuat, dan lain sebagainya. Kalau kamu merasa berkecil hati namun tidak tahu harus melakukan apa, itu artinya kamu harus bisa bersikap tegas kepada siapa saja yang melakukan kesalahan padamu. Sebagai manusia, kamu patut dihormati dan dihargai oleh orang lain. Dan sebelum orang lain bisa melakukannya, kamu harus bisa melakukannya ke diri sendiri dulu.

Berempati

Tanda kamu seorang cerdas adalah kamu tidak hanya mampu mengenali emosi dan perasaanmu sendiri, tetapi juga apa yang dirasakan orang lain. Memiliki empati akan sangat berguna dalam menghadapi pasangan dan teman-teman di pergaulan atau di kantor.

Mencari Solusi, Bukan Konflik

Misalnya, pasangan sedang membuatmu kesal. Kamu bisa memilih untuk membentak pasangan hingga menyulut konflik atau proaktif, mengajak pasangan untuk mencari solusinya bersama-sama. Daripada kesal dan marah-marah, sebaiknya tetap sabar dan pikirkan cara agar permasalahan tidak meluas.

Content continue below...

Biarkan Emosi Mengalir

Kalau kamu merasa sedih atau pikiran sedang kusut, jangan lakukan hal-hal untuk mengalihkan diri dari pikiran-pikiran tersebut. Biarkan emosimu mengalir. Jika kamu ingin menangis, menangislah. Jika kamu sedang kesal, curhatlah pada pasangan atau teman terdekat. Saat emosi mengalir, emosi yang kamu rasakan akan memuncak sebelum mereda secara perlahan-lahan. Agar kamu bisa menghadapinya lebih mudah, lakukan ibadah, meditasi, atau metode apa saja yang bisa membantumu.

Tetap Tenang Dalam Tekanan

Orang-orang yang tidak tahu caranya mengatur emosinya pasti akan lebih mudah meledak saat dia sedang tertekan. Tidak hanya merugikan orang lain, dirimu sendiri juga akan rugi. Belajarlah mengatur emosi, tetap sabar dan tenang menghadapi tekanan, dan lakukan hal-hal yang bisa mengurangi stres agar orang lain tidak kena getahnya.

Ekspresikan Cintamu

Kalau kamu ingin lebih peka dan memiliki hubungan yang sehat, jangan malu mengekspresikan rasa cintamu kepada pasangan. Bukalah pikiran, hati, dan perasaanmu kepadanya. Jika kamu sudah nyaman, kamu akan lebih mudah merasa intim dengan pasangan. Kalian akan bisa saling memberi dan membangun hubungan yang lebih sehat.

Share Your Thoughts