Belajar Dari Kisah JKT48: Memberi Tanpa Berharap Kembali

JKT48

Memberikan hadiah kepada orang yang kamu suka, baik dia gebetan atau idola sama sekali bukan hal yang buruk. Kalau hadiah dari kamu menyenangkan si dia, apa yang salah? Apalagi kalau ternyata si dia membutuhkan hadiah yang kamu berikan. Seperti kisah salah satu personel idol group JKT48, Nadhifa Salsabila (Nadse), yang mendapatkan hadiah kamera mirrorless yang dia dambakan dari salah satu penggemarnya.

15780762_768508229968020_7208112889154368827_n
via Ngidol 48

Kamera yang tidak tanggung-tanggung seharga lebih dari 10 juta rupiah ini diberikan oleh fans secara cuma-cuma kepada Nadse. Sebagai ucapan terima kasih, Nadse mengunggah foto-foto selfienya menggunakan kamera tersebut di media sosial.

Penggemar di atas pastilah ingin menunjukkan rasa penghargaan terhadap idolanya. Namun, jika kamu perhatikan, di luar sana, pasti ada banyak pria yang berusaha melakukan hal serupa demi memikat hati sang wanita. Pada titik inilah, strategi ini bisa berubah jadi bencana jika kamu nekat melakukannya.

Karena Cinta, Kamu Rela Melakukan Segalanya!

stocksnap_pjy3y7010mvia Stocksnap

Katanya, kalau sudah cinta, siapa saja bisa melakukan segala cara demi menunjukkan cintanya. Karena itulah, segalanya terasa mungkin untuk dilakukan, misalnya, memberikan kado yang heboh dan berlebihan. Di Kelas Cinta, tindakan itu disebut ngarep. Kok bisa? Toh kamu hanya ingin membuat si dia bahagia dengan pemberianmu.

Karena Semakin Besar Pemberian dan Pengorbanan Kamu Untuk Si Dia, Semakin Terbukti Kamu ‘Murahan’

stocksnap_3r10edkelvvia Stocksnap

Sadari yang kamu lakukan sama sekali bukan cinta!! Melainkan obsesi yang menggerogoti diri kamu sampai berdelusi bahwa semakin banyak memberi dan berkorban, si dia akan mencintai kamu.

Content continue below...

Di sisi lain, sikap seperti ini juga menunjukkan seolah kamu menyogok si dia untuk mencintai kamu. Belum tentu dia membalas cinta kamu, tetapi kamu sudah memberikan segalanya habis-habisan.

Apakah insecurity kamu sedemikian parahnya sampai-sampai kamu tidak peduli dengan kebahagiaan kamu sendiri, Guys? Benarkah kamu tidak menyadari betapa berharganya dirimu dan betapa pantasnya diri kamu mendapatkan yang terbaik hingga kamu rela bertahan dalam jeratan ngarep seperti ini?

Beberapa Wanita Akan Menghargai Pemberian Kamu, Tetapi Ada Juga yang Akan Menertawai dan Memanfaatkan Kamu

stocksnap_8kzpu0lmavvia Stocksnap

Sejak awal dia sudah tidak peduli dan tidak tertarik padamu, tetapi kamu masih bersikeras mentraktir, memberi hadiah, mengantar-jemput, dan menjadi teman curhatannya. Wajar saja dia akan menerima itu semua, tetapi bukan berarti dia membalas perasaanmu. Dia menerima karena kamu paksa!

Kamu masih beruntung jika wanita incaranmu adalah seorang Lovable Lady yang sudah pasti akan menghargai usaha kamu, tetapi kalau dia bukan wanita baik-baik? Percayalah, Guys, bukannya semakin cinta, apa yang kamu lakukan malah membuat wanita tergoda memanfaatkanmu!

Jadi, Kapan Waktu yang Tepat Untuk Berkorban Demi Orang Tercinta?

rhotqj6ri-a-isabell-wintervia Unsplash

Cinta yang sehat tidak akan pernah membutuhkan kamu mengorbankan diri dengan sia-sia seperti di atas. Waktu yang tepat untuk berkorban adalah ketika sudah ada timbal balik yang seimbang dari si dia. Jadi, sebelum kamu melakukan pengorbanan hebat untuk si dia, tanyakan pada dirimu dulu, “Apa saja sikap/perlakuan/pemberian si dia yang bikin dia pantas dapat pengorbanan dari gue?”

Bukannya kamu pamrih, tetapi sikap ini menunjukkan bahwa kamu menghormati dan menyayangi diri sendiri dengan tidak bersikap murahan, mengobral diri demi kasih sayang yang tidak akan pernah bisa kamu dapatkan.

Daripada kamu membuang-buang uang dan tenaga untuk wanita yang belum tentu mencintai kamu kembali, lebih baik gunakan untuk menyenangkan kamu seorang dan meningkatkan kualitas diri. Semakin bahagia dan berkualitasnya kamu, kamu tidak akan mendapati dirimu harus berkorban lagi demi wanita. Kenapa? Karena kamu bakal pusing menyeleksi para wanita yang bertekuk lutut dan mengejar-ngejar kamu!

Share Your Thoughts