Mengapa Mencintai Lebih Dari Satu Orang Bukanlah Hal yang Salah?

jordan-bauer-172949 (2)

Pernahkah kamu menemukan dirimu terjebak dalam beberapa pilihan? Di mana kamu mencintai seseorang, tetapi pada saat yang sama kamu juga menyukai orang lain? Kamu menuduh dirimu tidak setia atau plin-plan, tetapi hati tidak bisa berbohong.

Di sisi lain, untuk kamu yang begitu percaya dengan cinta sejati dan kesetiaan yang murni, pernahkah kamu terusik saat melihat orang lain selingkuh, melakukan poligami, dan menyaksikan orang-orang di sekitarmu bercerai setelah melakukan janji suci? Banyak yang menganggap berhubungan cinta dengan lebih dari satu orang adalah hal yang wajar, tetapi kamu tidak sanggup memahaminya.

Jadi, seperti apakah definisi cinta yang sebenarnya? Apakah cinta bisa dibagi-bagi atau hanya mutlak milikmu dan pasangan semata? Benarkah mencintai lebih dari satu orang adalah bentuk ketidaksetiaan?

1. Semua Orang Termasuk Kamu Memiliki Definisi Cinta yang Berbeda-beda

stocksnap_jpieu5o1v4via Stocksnap

Apakah definisi cinta buatmu? Setelah kamu menemukan jawabannya, berikan pertanyaan yang sama pada pasangan, gebetan, teman, atau keluargamu. Pasti jawaban mereka ada yang berbeda dari kamu. Bisakah kamu mengubah pikiran mereka? Kemungkinan besar tidak.

Definisi yang dimiliki mereka terbentuk dari pengalaman hidup yang semuanya unik dan tidak tergantikan. Bisa saja kamu menganggap mencintai lebih dari satu orang adalah bentuk ketidaksetiaan, tetapi orang lain menganggapnya sebagai hal yang wajar. Dan pemahaman yang berbeda sama sekali bukan hal yang salah, kok.

2. Kamu Berhak Mencintai Lebih Dari Satu Orang dan Itu Bukan Hal yang Salah!

forest_wedding_photoshootvia Free Stocks

Hanya karena kamu mencintai pasanganmu, masa kamu tidak menyayangi keluarga dan teman-temanmu? Rasa sayang itu sendiri juga merupakan bagian dari cinta, lho! Mungkin kamu pernah mendengar berbagai jenis rasa cinta seperti Eros, cinta yang umumnya kamu rasakan terhadap pasangan; Philia, cinta dalam bentuk persahabatan atau pertemanan; Philautia, cinta terhadap diri sendiri; Storge, cinta terhadap keluarga; dan Agape, cinta terhadap sesama.

Jadi, wajar saja kalau kamu menemukan dirimu mengagumi orang lain. Itu sama sekali tidak mempengaruhi kesetiaanmu pada pasangan, kok! Bukankah semakin banyak cinta yang bisa kamu berikan pada siapa  saja malah menunjukkan betapa mulianya kamu sebagai manusia? Selama kamu bisa membagi cintamu dengan sehat, kenapa kamu harus mengekang diri dengan mencintai satu orang saja?

Content continue below...

3. Cinta Bisa Berubah-ubah Seiring Waktu, Makanya Kamu Bisa Mencintai Lebih Dari Satu Orang

tp0otafbzp0-william-stittvia Unsplash

Cinta bukan hanya persoalan hati saja. Cinta juga bukanlah perkara hitam-putih. Cinta bisa dijabarkan dalam berbagai sudut pandang, seperti dalam perspektif ilmiah, cinta adalah bagian dari reaksi kimiawi dan hormon tubuh. Tanpa kamu sadari, kamu pun saat ini sedang mencintai lebih dari satu orang dengan kadar yang berbeda-beda. Semua rasa cintamu dapat menguat, memudar, dan menghilang seiring waktu dan perkembangan dirimu. Maka dari itulah, jangan membenci diri sendiri ketika kamu harus move on demi mencari cinta baru karena yang lama sudah tidak lagi membahagiakanmu!

4. Ketertarikan Kamu Terhadap Orang Lain Disebabkan Oleh Faktor Biologis, Bukan Cinta

fpctyvoitjg-chuttersnapvia Unsplash

Ketertarikanmu pada semua gebetan tidak hanya disebabkan oleh takdir atau cinta saja! Banyak sekali faktor yang membuatmu tertarik pada seseorang dan sebaliknya. Dari faktor biologis, pengalaman hidup, kepribadianmu, dan masih banyak lagi. Meski kamu menganggap ketertarikan yang kamu rasakan hanya didasari cinta atau nafsu semata, tidak apa. Seperti yang sudah disebutkan, setiap orang memiliki definisi cintanya masing-masing, jadi cuma kamu saja yang bisa menginterpretasikan rasa ketertarikanmu, bukan orang lain.

5. Ketika Kamu Kehilangan Orang yang Kamu Cintai, Cinta yang Kamu Rasakan Pada Orang Tersebut Tidak Benar-Benar Hilang

pexels-photo-215482via Pexels

Apabila kamu pernah kehilangan pasangan, teman, atau keluarga tercintamu dalam bentuk apa pun, ingatlah bahwa cinta yang kamu rasakan terhadap mereka tidak benar-benar hilang. Tidak masalah kalau sampai saat ini kamu masih tersenyum mengingat kenangan indahmu bersama mantan atau menangis ketika merindukan anggota keluargamu yang sudah pergi. Yang terpenting, kamu sanggup mengelola dan mengekspresikan cintamu dengan sehat!

Spread the love!

Share Your Thoughts