10 Tips Mengatasi Putus Cinta Di Tengah Pandemi Corona

Home Articles 10 Tips Mengatasi Putus Cinta Di Tengah Pandemi Corona

Putus cinta bisa dikatakan sebagai fase yang paling tidak diinginkan dalam hubungan. Alasannya jelas: mengatasi putus cinta perlu waktu lama, banyak drama-drama yang terjadi setelah putusan, harus membiasakan diri dengan rutinitas baru tanpa pasangan, harus menghapus file-file kenangan bersama mantan, ada rasa takut tidak bakal menemukan pasangan yang sebaik mantan, dan lain sebagainya. Tidak heran kalau banyak orang yang sebisa mungkin menghindari putusan, meskipun hubungannya sudah racun seracunnya.  

Dalam kondisi normal saja, mengatasi putus cinta beratnya sudah luar biasa. Bisa dibayangkan bagaimana beratnya jika mengalami putus cinta di saat pandemi corona begini? Sudah pusing memikirkan cara move on dari mantan, eh ditambah lagi harus memusingkan bagaimana bertahan hidup sampai pandemi corona ini selesai. Sudah jatuh, tertimpa tangga dan durennya sekalian.

Jika Anda mengalami putus cinta di era sebelum pandemi corona, setidaknya Anda bisa menghilangkan penat dengan berjalan-jalan atau beraktivitas di luar sekalian mencari suasana baru. Sedangkan ketika Anda putus cinta saat pandemi corona, mau tidak mau Anda harus menghabiskan waktu di dalam rumah biar tidak ketularan corona. Kecuali Anda menganggap semua ini hanyalah akal-akalan elit global saja, maka bisa saja Anda masih bebas melenggang main ke sana kemari. Pokoknya jangan sampai Anda merepotkan petugas medis karena keteledoran Anda.

Untungnya masalah tidak akan terlalu berat selama Anda tahu solusinya, begitu juga saat putus cinta di tengah pandemi corona. Memang berat, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Anda sangat bisa mengatasinya tanpa perlu keluar rumah, jika Anda mengikuti 10 tips di bawah:

Tips 1: Lockdown Semua Cara Komunikasi Dengan Mantan

Hal pertama yang paling gampang untuk meringankan beban setelah putus cinta adalah dengan berhenti berhubungan dengan mantan, bagaimana pun caranya.

Langkahnya gampang sekali: Anda tinggal hapus dan blokir nomornya, blokir juga akun Instagram/Twitter/Facebook-nya, dan kalau perlu berhenti subscribe channel Youtube-nya (kalau dia Youtuber).

Memblokir kontak dengan mantan sama sekali bukan tindakan kekanakan, ini adalah P3K untuk meringankan luka hati Anda. Jika Anda membiarkan akun mantan berseliweran di timeline atau membiarkannya coba menghubungi Anda, maka Anda akan tergoda untuk balas menghubunginya. Ujung-ujungnya, Anda lupa dengan masalah yang membuat kalian putus sehingga Anda kangen lagi dan ingin balikan. Atau yang lebih bikin males, muncul drama-drama tidak perlu yang seharusnya selesai karena karena kalian sudah tidak berhubungan lagi.

Jika terasa berat, tutup mata dan arahkan jari telunjuk Anda ke tombol blokir.

Praktiknya gampang banget, hanya saja pikiran Anda yang doyan memberat-beratkan.

Baca juga:
Tentang Rasa Ingin Balikan Ke Pelukan Mantan

Tips 2: Musnahkan Semua Foto-foto Kenangan Bersama Mantan

Langkah ini lumayan berat dari yang pertama karena biasanya Anda merasa sayang menghapus foto-foto bersama mantan, terutama kalau pose dan wajah Anda terlihat bagus di foto tersebut. Tapi ini balik lagi ke Anda, mau sembuh dari putus cinta atau mau menjaga foto-foto masa lalu yang bisa meyakitkan Anda?

Bila Anda memang mau sembuh, ya Anda harus menghapus foto-foto tersebut karena itu akan semakin menyakitkan hati Anda dan membuat Anda sulit bergerak maju. Foto-foto tersebut akan menimbulkan keinginan untuk balik ke masa lalu, sehingga Anda memutar otak untuk bisa kembali ke masa bahagia itu.

Nah, bagaimana caranya kembali ke masa itu? Tentu Anda akan mencoba menghubungi mantan lagi bukan? Anda akan mengemis, meronta, dan memohon untuk menerima cinta Anda kembali. Lagi-lagi Anda lupa bahwa ada masalah besar yang membuat kalian tidak mau saling berjuang lagi. Kalaupun berhasil balikan pun, Anda akan menemui masalah yang sama lagi, lalu akhirnya hubungan semakin renggang, dan putus lagi. Begitu terus berulang-ulang sampai corona berevolusi membangun negara sendiri.

Jika Anda merasa sayang untuk menghapus keseluruhan foto karena pose dan wajah Anda terlihat bagus, gunakan fitur crop untuk menghapus gambar mantan yang ada di foto tersebut.

Masa lalu cukuplah diingat, bukan untuk dilihat terus berulang-ulang.

Baca juga:
Apa Resikonya Sering Pamer Kemesraan di Medsos?

Tips 3: Bergerak! Bergerak! Bergerak!

Bagus kalau Anda sudah memutus komunikasi dengan mantan dan membuang foto-foto kenangan bersamanya. Mantan tidak akan mengganggu Anda lagi, kecuali Anda yang mengizinkannya dengan membuka blokir, follow dia lagi, atau Anda yang tidak mampu menahan nafsu untuk menghubunginya. Kalau itu yang terjadi, ya berarti Anda memang tidak serius mau mengatasi putus cinta ini.

Kalau komunikasi sudah terputus, sekarang saatnya Anda bergerak/beraktivitas agar pikiran Anda jadi lebih sehat dan tidak mengarah ke mantan melulu.

Harvard Medical School pernah menjelaskan bahwa beraktivitas yang melibatkan gerak tubuh dapat menjernihkan pikiran Anda, membuat diri merasa jauh lebih baik, mengurangi tekanan pikiran, dan mengikis depresi.

Bergerak bukan berarti asal gerak seperti pindah posisi tidur atau berguling-guling di lantai; bergerak di sini berarti berolahraga angkat beban, calisthenic, melakukan yoga, tai chi, dan gerakan-gerakan yang menyehatkan lainnya.

Untuk melakukan kegiatan bergerak itu, untungnya Anda tidak perlu keluar rumah sehingga beresiko tertular corona. Anda bisa melakukan push up, pull up, tai chi, yoga, dan berlari-lari kecil di rumah. Gerakan-gerakan itu cukup sederhana sehingga Anda tidak punya alasan untuk tidak bergerak.

Jika pikiran Anda sehat, maka Anda tidak akan berlama-lama menangisi putus cinta kemarin. Anda juga jadi lebih memikirkan kebaikan diri sendiri ketimbang memikirkan mantan.

Baca juga:
5 Self Upgrade Untuk Dilakukan Pria Selama Wabah Corona

Tips 4: Video call Kawan-Kawan Lama Anda

Tidak ada salahnya menjalin hubungan kembali dengan kawan-kawan lama Anda. Kalian jadi bisa saling bernostalgia menceritakan kejadian-kejadian seru di masa lalu, mengetahui kabar mereka sekarang, dan menggosipkan yang lain.

Tapi ingat, jangan jadikan gosip sebagai tujuan utama. Tujuan sebenarnya adalah untuk mengembalikan mood Anda yang sempat ambruk karena putus cinta.

Tentu saja yang harus dihubungi adalah kawan-kawan baik Anda. Jangan menghubungi kawan yang punya masalah dengan Anda seperti pernah membawa kabur uang Anda, pernah menjelek-jelekkan Anda, pernah menipu Anda, dan masalah lainnya. Anda bisa menambah-nambah masalah baru, padahal Anda sendiri masih kesulitan mengatasi putus cinta.

Karena ini lagi pandemi corona, maka bukan tindakan bijaksana jika Anda mengajak mereka nongkrong keluar atau mendatangi rumah mereka. Gunakan aplikasi macam Zoom atau Meet yang bisa menghubungkan banyak orang dalam satu sesi video call. Jadi bisa Anda bayangkan sendiri serunya membicarakan banyak hal beramai-ramai seperti lagi nongkrong di kafe.

Satu hal yang harus dicatat, Anda jangan membicarakan soal putus cinta di depan mereka. Itu bisa membuat Anda sedih lagi, padahal tujuan Anda adalah untuk bersenang-senang membicarakan yang lain. Kalau mereka menanyakan soal mantan Anda, jawab saja sekadarnya.

Baca juga:
Topik Sakti Ngobrol Asyik Ke Gebetan

Tips 5: Berbagi Ke Sesama Dengan Memberikan Barang-Barang Mantan

Seringkali kondisi kamar atau rumah juga bisa memperparah patah hati Anda, terutama kalau banyak harta karun mantan yang tersebar di seluruh sudut rumah. Mengatasi putus cinta jadi lebih berat kalau benda-benda itu masih ada di sana.

Lagi menghubungkan mouse ke laptop buat kerja, eh ingat kalau mouse itu diberikan mantan saat mouse Anda rusak. Habis mandi terus mencari pakaian ganti, eh ada baju-baju mantan di lemari. Di kamar kepanasan terus mau menyalakan kipas, eh ingat kalau kipas itu dibelikan mantan yang kasihan melihat Anda susah tidur karena kepanasan. Lagi mengubek-ubek rak buku mencari bacaan, eh ada setumpuk komik milik mantan.

Kalau mental Anda cukup kuat, tidak apa-apa mempertahankan barang-barang tersebut. Tapi kalau barang-barang itu membuat Anda tidak nyaman, maka satu-satunya cara adalah dengan menyingkirkannya jauh-jauh dari rumah Anda.

Tenang, Anda tidak perlu menyingkirkan barang-barang yang sekiranya mahal atau masih Anda pakai seperti iPhone, kalung emas, emas batangan, mobil (mobil sungguhan, bukan mobil-mobilan), dan sebagainya. Toh Anda malah semakin tersiksa kalau menyingkirkannya. Yang harus Anda singkirkan adalah barang-barang yang tidak ada nilainya bagi Anda seperti pakaiannya, buku-bukunya, mainan-mainannya, dan benda-benda kecil lainnya.

Anda tidak memakai pakaiannya, bukan? Buku-buku dan mainannya pun belum tentu Anda suka semua. Jadi seharusnya tidak masalah kalau Anda mengeluarkannya dari rumah.

Mungkin terlalu kejam kalau Anda mau membakar benda-benda tersebut. Jauh lebih baik jika Anda memberikannya ke orang lain. Pakaian bisa Anda berikan ke saudara yang ukuran badannya cocok, buku bisa Anda berikan ke sahabat yang gemar membaca, mainan bisa Anda berikan ke saudara yang mengoleksi mainan. Mereka senang karena diberikan sesuatu, Anda pun senang karena sudah membuat mereka senang dan  rumah jadi bersih dari artefak-artefak peninggalan mantan. Semuanya senang.

Atau kalau Anda punya jiwa pedagang, maka Anda bisa menjual barang-barang mantan lewat ecommerce. Anda bisa mendapat banyak uang dengan modal sedikit. Lumayan untuk menambah pundi-pundi tabungan Anda.

Baca juga:
5 Alasan Wanita Harus Punya Penghasilan Sendiri Setelah Menikah

Tips 6: Belajar Hal Baru Lewat Online Training

Kesalahan orang saat putus cinta adalah mereka menjadikan itu alasan buat malas belajar sesuatu yang baru. Akibatnya hidup mereka jadi semakin monoton, membosankan, dan jalan di tempat. Tidak ada hal baru yang mereka pelajari.

Kelirunya lagi, kemudian mereka menganggap bahwa kebosanan itu disebabkan karena ketiadaan pasangan. Hasilnya, mereka mencoba menghubungi mantan kembali dan berharap bisa menjalin hubungan cinta lagi. Harapannya agar hidup mereka kembali bersinar dan bersemangat seperti dulu.

Tidak, tidak. Ketiadaan pasangan sama sekali tidak ada hubungannya dengan hidup jadi membosankan atau tidak. Kalau hidup Anda jadi membosankan setelah putus cinta, itu bukan karena Anda tidak punya pasangan. Namun, karena Anda sendiri yang berhenti mempelajari hal-hal baru.  

Ingatkah Anda ketika kecil dulu, Anda selalu antusias saat mempelajari hal-hal baru di taman kanak-kanak? Rasanya menyenangkan sekali menghabiskan waktu berjam-jam mencoba menyusun balok, mencocok-cocokan gambar, berlatih permainan baru, dan kegiatan-kegiatan yang tidak pernah Anda temui di rumah.

Nah kenapa Anda tidak mengulangi keasyikan itu sekarang? Tentu Anda tidak perlu bermain menyusun balok atau mencoba mencocokkan gambar, tapi Anda bisa belajar hal-hal baru seperti berlatih memasak, mengasah teknik menulis, belajar meningkatkan bisnis di ecommerce, berlatih merajut pakaian, mempelajari planet-planet di tata surya, dan sebagainya. Ada banyak sekali hal baru yang bisa Anda pelajari. Tinggal Anda maunya mempelajari apa.

Di era digital ini, Anda tidak perlu keluar rumah untuk mempelajari hal-hal baru tersebut. Cukup dengan handphone dan internet saja, Anda sudah bisa mengulik banyak ilmu di internet. Ingin meningkatkan kemampuan bergitar Anda? Ada ribuan video berlatih gitar di Youtube. Ingin mempelajari copywriting? Jutaan online training belajar copywriting bertebaran di internet. Mau mempelajari hubungan cinta? Anda bisa menemukan ribuan materinya di KC STAR. Yang Anda butuhkan hanya kemauan keras untuk belajar.

Baca juga:
Ribuan Materi Cinta di KC STAR

Kesibukan-kesibukan saat mempelajari hal baru itu membuat Anda mengesampingkan mantan jauh-jauh. Mantan jadi bukan prioritas lagi karena Anda punya kegiatan lain yang lebih seru dan menyenangkan. Hidup Anda pun jauh dari kata bosan.

Selain itu, secara tidak langsung Anda juga meningkatkan daya tarik Anda di mata orang lain. Coba Anda pikir, mana yang membuat Anda tertarik: orang yang wawasannya cuma itu-itu saja sehingga kalau diajak diskusi bisa dipastikan monoton satu arah, atau orang yang tahu banyak hal sehingga enak diajak diskusi soal apa pun? Anda pasti cenderung memilih yang kedua. Hal yang sama berlaku untuk orang lain yang menilai Anda.

Kalau daya tarik Anda meningkat, Anda tidak akan kesulitan mencari pasangan baru yang lebih baik dari mantan. Sudah dapat wawasan baru, Anda tidak terlalu memikirkan mantan lagi, dan Anda pun lebih gampang mendapatkan pasangan baru. Untung banyak, bukan?

Tips 7: Social Distancing Dari Facebook dan Kawan-Kawan

Media sosial memang candu; selalu ada postingan menarik, video lucu, dan gambar meme yang baru setiap menitnya. Karena itu, besar kemungkinannya Anda semakin sering main media sosial untuk menghibur diri Anda setelah putus cinta.

Masalahnya, media sosial membuat Anda terpancing untuk stalking mantan sehingga Anda terbawa emosi lagi, marah lagi, kecewa lagi, atau kangen lagi. Emosi yang bergejolak naik turun itu bisa memperparah patah hati Anda dan menghambat proses move on.

Kalaupun Anda tidak terpancing stalking mantan, Anda akan terpancing untuk membuka foto-foto dan video bersamanya. Hasilnya sama saja. Mau dihapus pun perlu banyak waktu dan upaya, terutama kalau Anda tipe orang yang selalu merekam semua kegiatan bersama mantan dan mengirimnya ke media sosial setiap hari.

Solusi tergampangnya, Anda harus menjauhkan diri dari media sosial sejenak. Kalau tidak bisa menjauhkan diri dari semuanya, maka cukup pakai satu media sosial saja khusus untuk minggu-minggu pertama putus cinta. Jangan lupa, Anda harus sudah memutus koneksi dengan mantan sesuai tips nomor 1.  

Ketimbang menghabiskan banyak waktu di media sosial (dan berpotensi stalking mantan juga), kenapa tidak memakai waktu yang ada untuk mempelajari hal-hal baru seperti di tips nomor 6? Media sosial adalah gudangnya hal-hal tidak penting, meskipun ada juga banyak hal bermanfaat di sana. Tapi Anda pasti cenderung lari ke hal-hal tidak penting itu karena biasanya terlihat lebih lucu dan menarik.

Baca juga:
Kapan Saat Yang Tepat Untuk Menghubungi Mantan?

Tips 8: Bersenang-senang di Dating Apps

Bersenang-senang di sini bukan berarti Anda harus menjalin hubungan cinta dengan seseorang dari dating apps. Bersenang-senang di sini berarti Anda harus membuka diri dengan orang-orang baru di dating apps dan mengobrol seru dengan mereka.

Tapi kenapa harus mencari di dating apps, bukannya di media sosial macam Facebook, Instagram, atau Twitter?

Karena kecil kemungkinannya Anda bertemu mantan atau orang-orang terdekatnya di dating apps. Ini membuat Anda seperti orang baru yang tidak mengenal siapa-siapa. Hasilnya Anda jadi lebih bebas menjalin komunikasi dengan siapa pun, tanpa terganggu akun mantan atau teman-temannya yang lewat di timeline.

Mengobrol dengan orang asing bisa menghilangkan rasa kesepian dan terisolasi karena putus cinta. Kedua perasaan negatif tersebut sangat berbahaya jika tidak diatasi secepatnya karena bisa berkembang menjadi stress dan depresi. Jatuhnya, Anda bisa keliru menggunakan cara-cara menghilangkan stress yang malah semakin menyakitkan tubuh dan mental Anda seperti merokok tanpa henti, menggunakan obat-obatan, dan mabuk-mabukkan. Nanti Anda tidak cuma mengatasi putus cinta, tapi Anda juga harus mengatasi kecanduan zat-zat itu. Tambah merepotkan saja.

Mengobrol dengan orang asing adalah cara paling sehat sekaligus paling aman karena Anda tidak perlu memasukkan zat-zat berbahaya ke dalam tubuh. Anda cukup mengucap “Hello” dan biarkan obrolan mengalir sendirinya. Segampang itu.

Baca juga:
Tiga Jurus Mencari Topik Chatting

Tips 9: Meditasi Biar Kenangan Mantan Tidak Lagi Menyakiti

Meditasi seringkali dianggap remeh bagi orang-orang yang putus cinta. “Emangnya ada perubahan apa kalau cuma duduk diam begitu?” begitu komentar mereka. Padahal meditasi sangat membantu untuk menyadari kondisi Anda saat ini dan mengurangi kesedihan saat terkenang kembali masa lalu bersama mantan.

Apa yang membuat Anda sakit saat terkenang mantan? Karena Anda terbayang-bayang semua kebaikannya, ingin itu terulang lagi di kehidupan Anda, dan Anda berharap masih bergandengan tangan bersama mantan. Itu semua adalah masa lalu Anda dan tidak mungkin terjadi dua kali. Kalaupun terulang lagi, maka rasanya tidak akan sama seperti dulu karena kalian masih punya masalah yang membuat putus.

Dengan meditasi, Anda bisa berlatih sadar diri dan menerima kenyataan bahwa kalian sudah tidak bersama lagi. Anda dan mantan sudah berada di jalan dan tujuan yang berbeda. Berusaha menolak kenyataan itu yang membuat Anda semakin tersiksa.

Meditasi juga membuat Anda menyadari bahwa kehidupan Anda baik-baik saja tanpa mantan. Tidak seperti kata orang-orang yang bilang kalau putus cinta rasanya seperti mau mati saja. Buktinya Anda masih bisa makan makanan kesukaan Anda, masih bisa besenang-senang main video game, masih bisa menggosip happy dengan kawan-kawan lama, dan masih bisa bekerja seperti biasa. Putus cinta hanyalah secuil masalah, sedangkan hidup Anda jauh lebih besar dari itu.

Cara meditasi sangat mudah dan bisa dilakukan di mana saja:

  • Anda cukup duduk senyaman mungkin; bisa dengan bersila, duduk di sofa, kursi, bangku, lantai, atau apa pun yang nyaman bagi Anda.
  • Kalau tubuh Anda sudah santai dan rileks, pejamkan mata dan tarik napas senormal mungkin. Normal berarti tidak terlalu cepat, tidak juga terlalu lambat.
  • Sadari setiap tarikan dan hembusan napas Anda. Ini biasanya membuat napas Anda sedikit melambat, tidak apa-apa. Jangan diatur untuk normal, biarkan saja.
  • Apa pun pikiran yang muncul, biarkan saja. Tidak perlu dilawan atau berharap itu terulang kembali.
  • Jika Anda merasa sedih, marah, dan bahagia saat teringat mantan, lepaskan diri Anda untuk mengekspresikannya. Ingin  menangis? Menangis saja. Geram teringat kelakukannya? Menggeram saja. Tertawa teringat kelucuannya? Tertawa saja.
  • Kalau sudah puas menguras emosi, buka mata Anda.

Awalnya memang pasti menguras emosi Anda habis-habisan, tapi itu memang wajar terjadi. Jika Anda rutin meditasi setiap hari sampai seminggu atau sebulan penuh, maka Anda baru akan merasa pikiran jadi lebih santai dan nyaman meskipun masih teringat mantan.

Jika Anda sudah tidak terganggu bayangan masa lalu, Anda jadi lebih bebas berkegiatan tanpa harus sebentar-sebentar galau. Hasilnya, mengatasi putus cinta jadi lebih mudah dan cepat.

Baca juga:
Menyembuhkan Putus Cinta Tanpa Biaya

Tips 10: Konsultasikan Masalah Putus Cinta Anda Ke Ahlinya

Jika tips-tips di atas kurang mendatangkan hasilnya bagi Anda, Anda bisa menggunakan tips terakhir: berkonsultasi ke pakar yang mengerti masalah percintaan.

Apa yang Anda lakukan kalau badan masih demam meski sudah minum berbagai macam obat? Anda pasti pergi ke dokter. Ke mana Anda pergi ketika bingung mengerjakan soal matematika? Pasti Anda pergi ke teman atau guru yang lebih mengerti matematika. Begitu pula ketika Anda merasa sulit sekali mengatasi masalah cinta, Anda harus pergi ke pakar yang paham masalah-masalah percintaan.

Di Kelas Cinta, Anda bisa mengonsultasikan masalah cinta Anda dengan mengisi formulir konsultasi di bawah ini:

Formulir Konsultasi Cinta

Bagaimana kalau Anda tidak mau konsultasi karena malu menceritakan masalah-masalah Anda? Tidak apa-apa. Anda bisa mendapatkan tips-tips move on lebih lengkap di ebook Move On Dalam 30 Hari. Di ebook itu, ada ratusan tips dan tugas yang harus Anda kerjakan agar bisa mengatasi putus cinta hanya dalam 30 hari.

Cepat banget ya? Ya memang move on tidak perlu sampai bertahun-tahun asalkan Anda tahu caranya.

Anda bisa mendapatkan tips-tips lengkapnya lewat LINK di bawah:

MOVE ON DALAM 30 HARI

Nah, meskipun Anda tidak bisa kemana-mana karena corona, itu tidak lagi jadi penghambat Anda untuk mengatasi putus cinta. Asalkan Anda benar-benar mengikuti saran di atas.

Referensi:
[1] How simply moving benefits your mental health
[2] Mindfulness Research: The Benefits of Being Present