Balikan Atau Tidak Sama Mantan?

justin-bieber-et-selena-gomez_exact1024x768_l-selena-gomez-slinks-back-to-justin-bieber-the-universe-sighs

Bagi sebagian orang putus cinta memang lebih menyakitkan, jika kamu belum bisa move on. Padahal segala cara sudah kamu lakukan agar si dia menghilang dari pikiran kamu. Ditambah lagi, kamu enggak bisa bohong kalau masih sayang sama mantan pacar, makanya sering kali ingat semua kebaikan mantan kamu. Bahkan untuk mencoba buka hati pun kamu belum juga bisa.

Ada sih sedikit perasaan pengin balikan lagi sama mantan pasca putus karena selama ini kamu dan mantan masih sering berbalas BBM menanyakan kabar. Belum lagi, pasca putus 2 bulan yang lalu, si mantan belum terlihat memiliki pengganti kamu. Semakin menggebu-gebulah kamu untuk bisa balikan sama dia. Namun, ada yang perlu kamu perhatikan jika ingin balikan sama mantan setelah putus.

Tak Boleh Balikan Jika…

Hanya balas dendam. Percaya enggak bahwa ada orang yang mau balas dendam sama mantan pacar setelah mereka putus, apalagi jika dia pihak yang diputusin. Jadi, mereka mendekati mantan pacarnya dan setelah balikan beberapa minggu langsung diputusin biar dendamnya terbalaskan dan predikat yang mutusin ada di tangannya. Hmm…, kalau kamu memiliki niat seperti itu mending enggak usah deh ya.

Tidak punya pilihan. Yah, gimana, ya? Habis kok pria/wanita yang ada di sekitarku dikit banget. Mau pacaran lagi tapi sama siapa? Perkataan seperti itu akan mungkin sekali kamu alami, apabila social circle kamu terlalu sempit. Alasannya tak punya pilihan lain makanya harus balikan sama mantan, padahal kamu bisa lebih meluaskan pergaulan kamu. Berkenalan dengan orang baru atau temui teman lama yang mungkin saja bisa menambah pilihan untukmu.

Alasan putus masih ada. Enggak semua hubungan bisa kembali seperti dulu, kan? Mungkin selama ini kamu putus karena beda agama atau pertentangan orang tua yang sangat sulit dibantah. Jika ada alasan yang masih memungkinkan kamu untuk putus lagi sama mantan, sebaiknya tak perlu balikan sama dia.

Content continue below...

Boleh Balikan Jika…

Sudah menemukan solusi. Setiap perpisahan tentu ada masalah di balik itu semua. Coba kamu pikirkan apa saja yang bisa membuat kamu dan mantan putus ketika itu dan apakah kamu sudah menemukan solusinya? Jika dulu kamu putus karena beda agama apakah sudah menemukan solusinya, misalnya kamu atau dia berpindah agama. Jika dulu kamu putus karena dia terlalu posesif, cemburuan, atau selingkuh, apakah kamu sudah menemukan solusinya? Kamu dan mantan wajib mencari solusi jika ingin balikan agar nanti hubungan tak kembali putus dengan alasan yang sama. Jika dirasa sudah menemukan solusi, barulah kamu bisa balikan sama mantan. Baca juga penjelasan Coach Lex dePraxis tentang 7 Pertanyaan Untuk Direnungkan Sebelum Balikan.

Sama-sama sudah berubah. Sebenarnya agak sulit dikatakan bahwa seseorang berubah ketika masih menjalin hubungan. Namun, biasanya perpisahan membuat seseorang sadar dan menyesali perbuatannya dulu. Ada yang berubah, tak sedikit orang masih seperti dulu. Pastikan bahwa kamu dan mantan sudah sama-sama berubah jika berniat untuk balikan.

Yakin. Ada banyak sekali orang yang putus sama mantan hanya sebatas tak ingin menyandang predikat jomblo, tak ingin kesepian, atau mungkin karena desakan teman atau orang tua. Hal seperti ini yang kadang membuat kamu ragu, apalagi jika ingat kelakuan mantan yang menyebabkan kalian putus. Kalau kamu sudah yakin dan siap menjalin hubungan kembali dengan mantan maka tak ada yang salah dengan keputusan tersebut.

 

Share Your Thoughts