Membedah Alasan Mantan Minta Putus

Home Articles Membedah Alasan Mantan Minta Putus
Share the knowledge!

Pagi ini untuk yang kesekian kalinya, saya membaca email tentang seseorang yang diputuskan pacarnya. Dia bercerita empat paragraf panjang, yang membedah satu kalimat alasan kenapa mereka putus. Saya membalasnya dengan satu kalimat saja: Ketertarikan nggak bisa dipaksain.

Kalo udah hilang, ya udah. Titik. Sampe di situ. Nggak perduli kondisi kamu gimana.

Hal ini dijelaskan dalam artikel yang entah udah berapa kali saya paste ke mana-mana baik reply maupun curhat melalui media apapun: Mantan, makin Dipaksa Makin Menghilang. Bila sempat, silahkan baca dan resapi dulu sebelum melanjutkan karena ada poin yang penting banget di sana.

Coba bayangin kamu adalah seseorang yang terikat hubungan intim & berkomitmen dengan orang yang tidak lagi kamu sukai. Mungkin karena dia selingkuh. Mungkin karena dia berbuat salah. Mungkin karena kamu sadar selama ini kamu sudah salah pilih orang. Bayangin salah satu mantan kamu yang paling kamu benci. Atau orang yang paling nggak mungkin pacaran sama kamu.

Bayangin perasaan itu. Bayangin perasaan kamu waktu dia menuntut respon kasih sayang yang sama dengan yang dia berikan sama kamu. Tapi kamu nggak bisa, karena perasaan kamu sudah berubah. Kamu nggak punya perasaan yang bisa dorong kamu untuk ngelakuin hal itu. Jadi kamu ngelakuinnya dengan terpaksa atau setengah hati. Sampe akhirnya kamu nggak tahan lagi. Trus akhirnya kamu kepengen bilang sama dia bahwa kamu pengen akhiri ini semua.

Tapi karena pasangan kamu keliatan begitu sayang sama kamu dan kamu nggak pengen sakiti hatinya, maka kamu mulai merancang beberapa skenario seperti:

  1. Mengatakan bahwa kamu nggak cukup baik untuk dia yang terlalu baik sama kamu
  2. Minta break biar dia bisa membiasakan diri dulu hidup tanpa kamu
  3. Sengaja membuat kesalahan besar agar dia marah dan mutusin kamu
  4. Sengaja memberi jalan ke temen kamu yang jelas suka sama pasangan kamu
  5. Mencari-cari kesalahan pasangan kamu biar bisa jadi alasan putus
  6. Membuat alasan yang nggak bisa dipungkiri, kayak: “Koko bilang Papi nggak setuju.”
  7. Dan cara-cara lain yang dilakuin oleh temen-temen kamu. Saking seringnya dilakuin orang sampe polanya sangat familiar dan ketauan boongnya.

Tapi yang terjadi setelah kamu lakuin itu, pasangan kamu malah ngelakuin hal-hal yang nggak kamu harapin. Dia malah tambah nempel sama kamu! Dia malah jadi sms-in kamu tiap saat, dia bahkan dateng ke tempet kamu tanpa pengumuman! Dia bukannya membiasakan diri hidup tanpa kamu, dia malah makin terikat sama kamu. Dia malah mentolerir kesalahan-kesalahan kamu yang disengaja. Dia beliin kamu hadiah yang mahal banget sebagai permintaan maaf atas kesalahan yang nggak dia buat. Dia minta nomor HP papi kamu biar dia bisa telpon minta izin pacaran sama kamu. Dia bahkan pikir kamu ngetes dia!

Semua yang nggak kamu harapin. Dia nggak menjauh, malah makin mendekat!

Gimana perasaan kamu?
Apakah kamu akan berubah pikiran dan balikan sama dia?
Apakah kamu akan belajar mencintainya lagi?
Atau kamu akan makin ilfil dan makin brutal dalam mendorongnya keluar hidup kamu?

Be objective. Itulah yang pasangan kamu rasain saat kamu memaksanya untuk tinggal bersama kamu, semua jenis hal-hal negatif.

Kamu tidak perlu perduli akan alasannya minta putus, tangkap pesan utamanya: Dia sudah tidak mau lagi berpartisipasi dalam sebuah hubungan dengan kamu. Dia sudah tidak mau lagi memperbaiki apapun. Titik. Bila dia masih mau, dia akan menawarkan solusi dan ikut bekerjasama denganmu memperbaiki apa yang menurutnya bisa diperbaiki.

“It takes two to tango” adalah salah satu quote favorite kami di hitmansystem. Artinya, butuh partisipasi dua orang untuk bermain romansa. Jika satu orang sudah tidak mau menari lagi, ya tariannya bubar. Kamu pernah melihat seorang penari yang menarik-narik penonton yang enggan untuk menari? Si penari berpikir dia sedang melakukan hal yang seru, bagaimana dengan yang ditarik?

Sekarang yang bisa kamu lakukan adalah bersiap untuk landing kapan pun. Bersiaplah untuk kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Kamu mungkin merasa kalah dan gagal sebagai seorang pasangan. Tapi kamu masih punya harga diri, pelajaran hidup dan kenangan-kenangan manis. LINDUNGI HAL YANG TERSISA ITU dengan nggak mengemis-ngemis akan apapun padanya. Bikin perpisahan kalian special dan jadilah temen baik! Lakukan smooth landing, bukan emergency landing. Karena kita udah ketemu begitu banyak kasus serupa, sengaja kita bikin satu website khusus untuk P3K putus cinta di http://putuscinta.com/

Setelah itu, susun prioritas hidup kamu dan miliki kehidupan yang menarik! Keluar kamar dan temui temen-temen yang supportif dan bikin kamu lebih menghargai hidup! Cari temen-temen atau orang yang bisa kasih saran yang baik dan tepat sasaran! Investasi untuk diri kamu sendiri dan nikmati masa-masa single! Karena kita di sini percaya bahwa perpisahan artinya ada pertemuan yang lebih baik yang sudah takdir siapin buat kamu!

So sekali lagi, Ketertarikan nggak bisa dipaksain.

Share the knowledge!