Sekeras Apa Pun Kamu Berusaha, Perceraian Tetap Terjadi Kalau Pasangan Melakukan 13 Kesalahan Ini

pexels-photo-236229 (3)

Banyak pasangan bertahan dalam hubungan yang buruk karena telanjur nyaman atau berharap hubungan mereka akan membaik dan kembali membahagiakan cepat atau lambat. Namun realitanya, keadaan justru kian memburuk dan sama sekali tidak ada tanda-tanda perubahan.

Semua hubungan yang sukses membutuhkan usaha yang keras dan seimbang dari kamu dan pasangan. Setiap kali masalah muncul, kamu dan pasangan wajib menyelesaikannya bersama-sama. Baik dengan pengorbanan, kompromi, komunikasi, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana caranya kamu bisa tahu bahwa pengorbanan, kompromi, serta segala jenis usaha lainnya sudah tidak berguna lagi? Bagaimana cara untuk yakin bahwa kamu tidak punya pilihan lain kecuali meninggalkan hubungan demi kebaikan kalian berdua? Berikut ini tanda-tandanya.

1. Entah Mengapa, Pasangan Tidak Lagi Memperlakukanmu Dengan Baik Seperti Dulu Lagi

StockSnap_NBIKGCFO08 (1)via Stocksnap

Saat awal jadian, kamu tidak pernah melihat pasangan bersikap negatif padamu. Sekarang, begitu kamu melihat dirinya yang sebenarnya, kamu sadar dia bukan pasangan baik seperti yang kamu harapkan. Ketimbang saling mengisi dan memahami, kamu lebih banyak menghabiskan waktumu dalam hubungan untuk bersabar dan berharap dia akan berubah suatu hari nanti.

2. Kamu Berharap Dia Akan Berubah, Tetapi Hati Kecilmu Tahu Perubahan Tersebut Tidak Akan Pernah Terjadi

StockSnap_JJMOI7EP1Gvia Stocksnap

Itu karena kamu tidak sadar bahwa selama ini pasangan ‘melatih’ kamu untuk menerima saja perlakuan buruknya terhadapmu sampai-sampai kamu menganggap perlakuannya tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Kamu hanya bisa berharap dan membangun ekspektasi, tetapi kamu tahu semua itu mustahil dan kamu hanya membohongi diri sendiri.

3. Setiap Kali Kamu Meminta Dia Untuk Bekerja Sama dan Kompromi Demi Kebaikan Kalian, Dia Selalu Merespons Dengan Marah, Mengelak, dan Berbalik Menyalahkan Kamu

StockSnap_3RWIOL09QMvia Stocksnap

Apa pun usaha kamu untuk membina hubungan dengan sehat selalu ditolak mentah-mentah, diabaikan, atau berbalik membuatnya marah dan menyalahkanmu. Sebenarnya dia malas berusaha atau repot-repot memberikan kontribusi hubungan. Padahal untuk mencapai hubungan yang sukses, kamu dan pasangan harus mau berusaha dengan seimbang. Kalau sudah begini, lebih baik putuskan saja dan cari pasangan yang lebih gampang diajak bekerja sama denganmu.

4. Kalau Dipikir Lagi, Teman-Teman Kamu Justru Lebih Banyak Memberikan Kasih Sayang dan Dukungan Daripada Pasanganmu

zz4tufs-sow-apollo-reyesvia Unsplash

Kalau kamu merasa menjadi single jauh lebih membahagiakan daripada bersama pasanganmu saat ini, itu sinyal bahwa kamu harus cepat-cepat mengakhiri hubungan. Saatnya mencari cinta di tempat lain. Apa yang kamu miliki bersama pasangan bukan lagi cinta, melainkan parasit yang merusak kehidupan dan kebahagiaan kamu.

5. Kamu Berkorban Lebih Banyak Untuk Pasangan, Sedangkan Dia Tidak Berbuat Apa-Apa Untukmu

StockSnap_BPSNQ430BV (1)via Stocksnap

Kalau kamu berpikir berkorban lebih banyak akan membuat dia bertahan dan makin mencintaimu, siap-siap saja tersakiti. Orang yang lebih sedikit berkorbanlah yang memegang lebih banyak kendali. Kenapa? Karena semakin banyak usaha yang kamu berikan, harapan kamu agar dia mau membalas pengorbananmu juga akan membesar. Setulus apa pun kamu berkorban, kamu tetap menyimpan harapan tertentu pada pasangan, bukan? Harapan itulah yang akan menghancurkanmu saat dia meninggalkanmu.

6. Pasangan Baru Mau Akan Berubah Ketika Kamu Mencoba Meninggalkan Dia

f9hmxifnkxm-tamara-bellisvia Unsplash

Menyebalkan, bukan? Kenapa harus menunggu kamu untuk pergi dulu baru dia mau berubah dan berusaha? Silakan saja menerima dia kembali kalau kamu masih sayang, tetapi perubahan dan usahanya tersebut tidak akan bertahan lama. Kecuali kamu benar-benar melihat usaha yang nyata darinya secara konsisten, janjinya hanya omong kosong belaka.

7. Perlakuan Buruknya Makin Memuncak Seiring Waktu

speeh05hhus-kychanvia Unsplash

Dulunya hanya merendahkan kamu, sekarang dia mulai membentak kamu. Setelah membentak, dia mulai berani memukul kamu. Dulunya dia berbohong, sekarang terang-terangan menunjukkan keburukannya di depanmu. Kamu mau menunggu sampai berapa lama lagi supaya kamu sadar untuk cepat-cepat minggat dari hubungan?

Content continue below...

8. Meskipun Dia Berjanji Untuk Berubah Buatmu, Kamu Telanjur Membenci Dia

jbfdcferdeq-andrew-neelvia Unsplash

Mungkin kamu tidak mengakuinya secara langsung, tetapi kebencianmu terlihat dari caramu yang menganggap dia sudah terlambat untuk berubah buatmu. Kamu nyaris mati rasa bersamanya, seolah-olah kamu bertahan hanya untuk menanti sesuatu yang tidak akan pernah terwujud bersama si dia. Deep down, you know it. Kalau sudah begini, putuskan saja hubungan dan cari pasangan baru.

9. Kamu Sudah Tidak Bisa Menghargai Pasangan Lagi Seperti Dulu

e_tdi3scueo-xavier-sotomayorvia Unsplash

Dulu kamu bisa memperlakukan pasangan dengan baik dan menghargai dia. Sekarang? Gara-gara kesalahannya terhadapmu sudah menggunung, kamu tidak lagi bisa menghargai pasanganmu. Mungkin si dia sudah tahu akan perlakuanmu ini. Lebih baik cepat akhiri daripada kamu dan dia terluka lebih jauh lagi.

10. Kamu Mulai Melirik Orang Lain Karena Sudah Hilang Ketertarikan Dengan Pasangan

pexels-photo-253787via Pexels

Tertarik dengan orang lain wajar-wajar saja. Namun, kalau kamu sudah membayangkan masa depanmu bersama orang lain ketimbang pasangan, untuk apa bertahan? Kamu bukan orang jahat karena meninggalkan pasangan jika hubungan sudah membusuk. Justru itu malah langkah terbaik untuk kalian berdua.

11. Orang-Orang di Sekitarmu Terang-terangan Menyuruhmu Putus Dengan Pasangan

pexels-photo-246804via Pexels

Ketika teman-teman dan keluarga mulai khawatir dengan keadaanmu karena hubunganmu dengan pasangan, tidak ada salahnya mendengar saran dari mereka. Mereka semua pasti menginginkan kamu bahagia dengan pasangan yang tepat. Apabila mereka sudah berkali-kali menyuruhmu putus, berarti itu bukan merupakan pertanda baik buatmu.

12. Kamu Merasa Bersalah Saat Meminta Pasangan Memperlakukanmu Dengan Baik

pexels-photo-273171via Pexels

Pernahkah kamu merasa bersalah atau dia malah berbalik menyalahkanmu saat kamu meminta dia memperlakukanmu dengan pantas? Sudah merupakan hak semua orang untuk diperlakukan dengan baik oleh siapa pun. Kalau kamu sampai mengemis hak kamu darinya, berarti hubungan kamu sudah abusive. Kamu butuh pasangan, bukan parasit.

13. Kamu Sendiri Pun Bingung Kenapa Kamu Masih Saja Bertahan Dengannya

pexels-photo-171296 (2)via Pexels

Kamu sudah membaca semua poin artikel ini dan masih saja bingung kenapa kamu harus putus dengannya? Coba tanyakan pada dirimu, kenapa kamu masih memilih bertahan dengannya? Sudah jelas alasannya bukan karena cinta. Karena orang yang mencintaimu tidak akan memperlakukanmu dengan buruk, dan apabila kamu sungguh-sungguh mencintai pasangan, kamu pasti akan berani menuntut dia memperlakukanmu dengan baik atau meninggalkan hubungan jika dia tidak bisa memberikannya padamu!

Ketigabelas masalah di atas adalah contoh-contoh keterpurukan yang bakal terjadi apabila kamu menyepelekan semua masalah kecil yang terjadi dalam hubunganmu. Tidak itu saja, banyak sekali masalah-masalah sepele yang sering kali menumpuk dan meledak-ledak bagai bom waktu karena pasangan lalai dan tidak mau mencari penyelesaiannya.

Ibarat menaiki pesawat, pesawat harus memiliki alat darurat dan keselamatan jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Itulah sebabnya kamu dan pasangan harus menyediakan pencegahan dan solusi yang bisa digunakan apabila konflik dalam hubungan terjadi. Dan kamu bisa mendapatkan panduannya dari seminar “Twogether Forever” yang diadakan dalam waktu dekat ini. KLIK gambarnya sekarang juga sebelum kehabisan tempat!

Twogether Forever - Kelas Cinta

Share Your Thoughts