3 Tips Menggunakan Biro Jodoh Dengan Sukses

Home Articles 3 Tips Menggunakan Biro Jodoh Dengan Sukses
Share the knowledge!

“Jodoh tidak usah dicari, nanti juga datang sendiri!”

Demikian kata banyak orangtua. Pada jaman dahulu, itu memang sangat benar adanya karena calon pasangan akan berdatangan sendiri (bahkan mengantri) lewat usaha perjodohan antar keluarga. Tapi jaman sekarang ini bukan saja banyak keluarga agak malas menjodohkan, tapi biasanya orang yang sampe perlu dijodohkan, biasanya jarang sekali membangkitkan selera. Jika dia membangkitkan selera, tentu tidak perlu dijodohkan.

Jaman sekarang, jodoh jarang sekali bisa datang sendiri. Itu sebabnya banyak orang berusaha mencari peruntungan cinta lewat media lainnya, seperti layanan biro jodoh baik secara offline maupun online. Sebenarnya saya sangat tidak merekomendasi perjodohan, karena sekedar dipertemukan saja tidak ada artinya jika Anda minim skill untuk menciptakan dan mempertahankan ketertarikan. Tapi saya tidak bisa melarang orang mencoba-coba biro jodoh yang (mengakunya) iseng (padahal dalam hati serius), jadi berikut saya berikan tips suksesnya.

1. SANTAI TANPA DEADLINE

Biro jodoh atau situs cari jodoh bukanlah layanan yang tepat jika Anda sedang berusaha serius menemukan pasangan hidup untuk menikah. Karena keseriusan Anda mencari jodoh justru akan berbuah banyak sekali kekecewaan. Misalnya karena si dia tidak seperti yang diceritakan oleh teman Anda. Atau ternyata dia jauh dari deskripsi foto atau biodatanya. Atau pusing tujuh keliling karena orang-orang yang Anda inginkan menghilang begitu saja tanpa alasan. Atau depresi karena tidak ada orang yang meladeni/membalas message Anda. Berbagai social media, biro jodoh, dan perjodohan seharusnya membantu Anda untuk memperlebar pilihan, bukannya mempersempit pilihan.

2. BIJAK DAN WASPADA

Ini berlaku untuk percomblangan di manapun, khususnya jika terjadi di online. Ada banyak sekali usaha kejahatan yang bisa terjadi, mulai dari sekedar kebohongan foto, penipuan minta dikirim pulsa dari orang yang Anda dekati, sampai ke penculikan saat kencan dan lainnya. Situs online dating juga selalu menaruh banyak profil palsu berisi bot untuk memancing Anda membayar fitur premium di situsnya. Anda jadi kurang kritis karena tergiur menanggapi banyaknya ‘jodoh-jodoh’ yang berserakan di sana. Ada banyak sekali penipuan, ada banyak juga stigma ketakutan. Eli Finkel, psikolog dari Northwestern University, menyatakan, “Situs online dating tidak terbukti memberikan lebih banyak kemudahan ataupun kecocokan dibanding pergaulan di dunia nyata!”

3. BERGAUL SEBANYAK MUNGKIN

Biro jodoh seharusnya mempermudah Anda berkencan dengan banyak orang yang berbeda dalam waktu singkat. Teman atau keluarga yang menjodohkan seharusnya mengenalkan Anda pada banyak pilihan, bukan satu itu-itu saja. Coba cek: apakah usaha-usaha perjodohan itu berhasil membuat Anda lebih banyak berkencan? Jika tidak, maka Anda perlu berhenti mengandalkan mereka. Cari komunitas, biro jodoh, atau teman-teman yang lebih asyik. Atau kalau mau lebih baik lagi, ikuti kelas yang melatih skill Anda bergaul di dunia nyata agar Anda tidak perlu bergantung pada siapapun dalam mencari jodoh.

Saya sangat tidak percaya jodoh akan datang dengan sendirinya. Tukang bakso saja sekedar lewat dan harus Anda panggil, apalagi cinta.. kecuali Anda anggap cinta lebih murah daripada bakso.

Share the knowledge!