Rumusan Fisika Jodoh yang Bikin Kamu Seger dari ‘Pasung Keblinger’

Natural-attraction-heart-feelings-heart-wallpapers-love-wallpapers-valentine-wallpapers-valentines-day-14-february-couples-darling-boyfriend-girlfriend-beloved-partners-husband-wife-married-1920x1080

Tanpa disadari, kehidupan romansamu sebenarnya berhubungan dengan Fisika. Semoga saja, kehidupan romansamu tidak serumit fisika ya.

1648251Kamu dan sebagian besar orang mungkin mengalami kesulitan dalam hal romansa. Salah satunya kesulitan mendapatkan jodoh. Siapa sangka, fisika bisa memberimu solusi untuk mengatasinya. Inilah beberapa teori fisika yang bisa kamu jadikan aturan main untuk menjemput jodoh.

Aksi = Reaksi

Hukum Newton 3 ini mengajarkan bahwa cinta butuh aksi untuk mendapatkan reaksi. Saat kamu ingin si dia melirikmu, besarnya usahamu mendapatkannya menentukan seberapa besar responnya padamu.

Saat kamu duduk di kursi, tubuhmu menekan kursi ke bawah. Kenapa kursinya tidak jebol? Karena gaya berlawanan yang dikeluarkan oleh kursi untuk mendorong tekanan dari tubuhmu sama besarnya dengan gaya tekan dari tubuhmu ke kursi. Itulah sebabnya hukum ini dikenal dengan Hukum Aksi – Reaksi.

Semakin besar usaha yang kamu lakukan untuk memikat si dia, semakin besar pula peluang dia meresponmu. Aksimu menentukan reaksinya!  

Sentripetal Vs Sentrifugal

Jika kamu melihat tali diputar-putar, akan muncul tegangan pada putaran itu. Tegangan tali itulah yang menarik benda menuju pusat. Gaya sentripetal ini membuat benda tertarik menuju pusat putaran melalui tegangan.

Gaya sentripetal mengajarkanmu untuk membuat si dia tertarik ke dalam aksi pendekatanmu melalui tegangan yang muncul dari daya pikatmu. Semakin pandai kamu memikatnya, semakin tertarik dia kepadamu.

Saat kamu berada dalam bola besar yang berputar, kamu merasa terpental seolah terlempar keluar karena putaran bola yang bergerak. Gaya sentrifugal ini membuat benda terlempar ke luar pusat lingkaran.

Content continue below...

Namun, hanya kamu yang bisa menyadari gaya sentrifugal. Orang lain tidak menyadarinya karena mereka tidak mengalaminya langsung. Mereka hanya mengamati, tidak merasakan. Ini dinamakan acuan inersial.

Kamu bisa belajar dari gaya sentrifugal untuk sesekali menjauh darinya. Menjaga jarak untuk membuatnya sadar bahwa dia dan kamu sedang berada di putaran momen pendekatan.

Tarik-ulur dibutuhkan untuk menciptakan tegangan dalam dinamika pendekatanmu dengan si dia. Kamu tidak perlu memusingkan pendapat orang lain yang membuatmu ragu. Seperti halnya momen inersial, hanya kamu yang benar-benar merasakannya. Orang lain tidak merasakannya.

Gravitasi Cinta

Setiap benda yang dilemparkan ke atas, pada akhirnya akan selalu jatuh ke bawah. Saat kamu melempar bola ke atas, mudah bagimu untuk menangkapnya karena ia pasti jatuh ke bawah. Tepat di tempat yang tidak jauh dari saat kamu melemparnya. Gravitasi. Relativitas.

Sama halnya dengan cinta. Jika saat ini si dia sedang bersama orang lain, tenang saja… kamu bisa belajar tenang dan PD dari teori gravitasi cinta ini.

Ketiganya menunjukan bahwa aksi sangatlah penting untuk meraih tujuan. Jika selama ini kamu masih keblinger dengan nasehat tentang jodoh yang menyesatkan, semoga sekarang pola pikirmu jadi lebih terbuka.

Single bukan lagi jadi pilihan jika kamu tidak ragu untuk memilih maju menjemput jodoh.

Share Your Thoughts