Mengapa Anda Bisa Jatuh Cinta Meski Belum Ketemuan?

Home Articles Mengapa Anda Bisa Jatuh Cinta Meski Belum Ketemuan?
Share the knowledge!

Tommy dan Lisa saling akrab satu sama lain meski tidak pernah bertemu. Tommy tinggal di Jakarta, sedangkan Lisa berada di Palembang. Awalnya mereka berkenalan lewat game online dan saling membantu ketika lagi battle dengan pemain lain. Mereka pun bertukaran media sosial dan akhirnya bertukaran nomor Whatsapp. Tommy sering mengomentari foto-foto dan status Lisa di media sosial, Lisa pun melakukan hal yang sama. Lama-lama mereka jatuh cinta dan akhirnya pacaran meski belum ketemuan.

Apa yang dialami Tommy dan Lisa adalah hal yang sering terjadi beriringan dengan majunya teknologi komunikasi. Zaman dulu ketika handphone belum semaju sekarang, Anda akan ditertawakan kalau ketahuan menjalin hubungan cinta dengan orang dari kota atau negara lain. Di zaman sekarang, hal itu jadi wajar karena internet dan smartphone memudahkan Anda untuk berinteraksi dengan orang lain di di mana pun. Tidak menutup kemungkinan dari sekian banyak interaksi yang Anda lakukan, Anda akan mengalami jatuh cinta dengan orang lain bahkan meski belum ketemuan.

Seperti yang sering dikatakan berulang-ulang oleh Coach Lex DePraxis bahwa cinta adalah hasil investasi. Jika Anda memberikan perhatian, waktu, dan tenaga untuk seseorang, maka Anda akan jatuh cinta kepadanya. Hal ini berlaku untuk orang yang berada di dekat Anda maupun yang tidak bisa Anda jangkau.

Baca juga:
Memahami Logika Pertumbuhan Cinta

Apa saja bentuk invetasi yang secara sadar tidak sadar Anda lakukan sampai bisa jatuh cinta ke orang lain nun jauh di sana?

  • Anda berlama-lama mengamati foto-foto gebetan di Instagram sampai tahu tempat yang sering dia kunjungi, warna pakaian kesukaannya, atau makanan dan minuman favouritnya
  • Anda meluangkan banyak waktu untuk mendengarkan ceritanya lewat telepon, chattingan, dan video call.
  • Anda menghabiskan banyak waktu dengannya di dunia maya, misalnya: main video game bareng, video call sambil beraktivitas bareng seperti kerja atau nonton film yang sama.
  • Membantunya mengerjakan sesuatu seperti tugas kuliah, menghitung pengeluarannya, atau tugas kantornya.
  • Anda mengiriminya hadiah berupa benda atau uang untuk sekadar dia bisa beli jajanan.
  • Dan tindakan-tindakan lain yang intinya adalah memberi dan menerima.

Semakin sering Anda melakukan tindakan di atas, Anda akan semakin jatuh cinta. Ditambah lagi Anda mengimajinasikan gebetan sebagai sosok yang sempurna dan persis seperti yang Anda idam-idamkan, semakin erat pulan rasa cinta itu mencegkram. Meskipun pada kenyataannya belum tentu wujud dan sifat gebetan tepat seperti yang Anda harapkan.

Apa salah jatuh cinta meski belum ketemuan? Bagaimana meminimalisir ekspekstasi agar tidak kecewa jika gebetan ternyata tidak sesuai dengan apa yang Anda bayangkan? Anda bisa mendapatkan jawabannya dari penjelasan Coach Lex DePraxis lewat video di atas.  

Video di atas adalah potongan dari video materi di KC STAR “Belum Pernah Ketemu Kok Bisa Cinta Banget?” Dapatkan materi lengkapnya lewat LINK di bawah:

KC STAR

Sejauh apa pun jarak Anda dengan gebetan atau pasangan, pastikan ada pertemuan. Kalau tidak ada pertemuan, lalu apa bedanya Anda dengan jomblo kesepian?

Share the knowledge!