Kamu Kena Friendzone? Kok Bisa Ya?

Home Articles Kamu Kena Friendzone? Kok Bisa Ya?
Share the knowledge!

Apa yang bikin kecewa dan hati maknyess selain melihat gebetan lebih akrab sama orang lain daripada kamu? Yak betul, yaitu saat kamu kena friendzone.

Bisa dipahami kenapa kamu kecewa begitu kena friendzone?

Pertama, kamu sudah lama mengincar gebetan. 

Selama ini kamu banting tulang berusaha menarik perhatiannya. Mungkin rela jadi supir pribadinya secara gratis, rutin mengiriminya makanan lewat aplikasi, selalu jadi yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun, pokoknya rela melakukan apa saja demi dia bahagia.

Semua usaha tarik menarik itu yang bikin kamu lama mengincar gebetan. Nah sekarang bayangkan setelah bersabar berbulan-bulan (atau malah bertahun-tahun?) dan kamu mengatakan perasaanmu ke gebetan, eh ternyata jawabnya cuma:

“Thanks atas semuanya. Tapi aku sudah anggap kamu seperti temenku.”

Kecewa? Pastinya dong.

Kedua, kamu sudah membayangkan hal-hal indah yang bakal kamu lakukan kalau berhasil jadian. 

Saat lagi PDKT, kamu pasti sudah membayangkan hal-hal indah di masa depan. Kencan penuh hahahihi, pernikahan mewah seperti selebriti sampai bikin mantan sakit hati, kelahiran anak pertama, rumah yang berisi keluarga kecil kalian, dan sebagainya.

Lalu jutaan mimpi indah itu langsung hancur berkeping-keping ditampar realita bahwa dia menyukaimu cuma sebatas teman. 

Sambil menangis sesenggukan, kamu bertanya-tanya “Kenapa aku kena friendzone? Salahnya di manaaaaaaaa?”

Jawabannya sederhana:

KAMU KENA FRIENDZONE, KARENA GAK BERANI MENGGODANYA!

kamu kena friendzone karena gak menggodanya

Ini dia kesalahan fatal yang dilakukan banyak orang.

Kamu menempatkan dirimu sebagai temannya karena kamu pikir itu cara paling aman untuk mendekatinya.

Akibatnya kamu gak berani menggodanya. Obrolan kalian sama persis seperti ketika dia mengobrol sama teman-temannya; saling mengejek, bahas hal-hal yang kalian suka, gosipin orang, dan sebagainya. Tapi gak ada candaan menggoda macam “Eh fotoku jangan diliatin mulu ntar kamu naksir” atau “Tidur cepet dah biar kamu mimpiin aku.”

Kamu juga gak berani menyentuhnya walau sekadar toss, menjewernya saat dia usil, dan sebagainya. Kamu takut kalau itu bisa merusak keakraban kalian. 

Nah, kalau kamu memosisikan diri sebagai teman dan gak berani menggodanya, jadi wajar dong kalau kamu kena friendzone?

Jadi ganti mindset “mendekatinya sebagai teman” menjadi “mendekatinya sebagai calon pasangan.” Begitu kamu ganti mindset, perlakuan kamu ke gebetan bakalan berubah. Kamu jadi bercanda menggodanya, mengajaknya kencan berdua, mengiriminya stiker-stiker Whatsapp yang agak nackal, dan sebagainya. 

Biar kamu gak kena friendzone melulu, nih Kelas Cinta bantuin kamu lewat KARTU BTW. Isinya ada 50 question dan activity buat dimainkan bareng gebetan pas kencan. Mainkan sambil bercanda dan menggodanya, dia gak bakalan lagi anggap kamu teman. 

KLIK LINK di bawah buat pre order KARTU BTW sekarang!

PRE ORDER KARTU BTW

Share the knowledge!