Jangan Begini Saat Temanmu Putus Cinta (Part 2)!

putus

Teman kita baru saja putus, apa yang harus dilakukan? Sebagai seorang sahabat baiknya, kalian pasti tahu apa yang ia butuhkan. Hanya saja, jangan sampai membuatnya menjadi lebih buruk ya ladies. Sebagian tindakan yang nggak boleh kalian lakukan saat teman putus cinta sudah dibahas di sini. Sekarang, kita lanjutkan sampai akhir yuk!

Jangan Katakan Kamu Bosan Mendengar Curhatnya

Displeased woman on phone

Jujur, kita pasti merasa bosan apabila mendengar teman kita yang sedang galau cerita tentang mantannya atau tentang putus cintanya sepanjang hari, setiap waktu. Tenang saja, ini nggak salah kok. Nggak apa-apa jika kamu nggak mau mendengarkan kisah putus cinta temanmu setiap hari. Tetapi jangan sampai rasa bosan tersebut membuatmu mengabaikan temanmu. Meskipun dia sudah berhenti menangis, tetap butuh waktu lama untuk mengobati sakit hatinya. Dan temanmu membutuhkan kamu. Jika kamu memposisikan diri di tempatnya, kamu mungkin akan merasakan hal ini.

Ketika kamu sudah merasa bosan mendengar keluh kesah tentang mantannya yang itu-itu saja, coba arahkan pembicaraan ke hal-hal positif lain atau katakan padanya untuk lebih memfokuskan diri pada kebahagiaannya daripada masih mengingat mantannya.

Jangan Menjelek-jelekkan Mantannya

Kita membenci orang yang telah membuat teman kita menangis. Kita bisa membenci mantannya juga.  Mungkin menjelek-jelekkan mantannya akan membuat temanmu menjadi lebih baik. Ups, belum tentu. Meskipun temanmu sudah mengakhiri hubungannya dengan pacarnya (yang sekarang disebut mantan), dia masih merasa sedih. Temanmu masih berpikir kalau mantannya adalah orang terbaik yang pernah dia miliki. Butuh waktu baginya untuk menyadari kalau mantannya memang bukan pasangan terbaik untuk dirinya.

Content continue below...

Jangan Membicarakan Hubungan Asmaramu

Jika kamu sedang memiliki pasangan atau sedang dalam masa pdkt. Tips yang satu ini harus diperhatikan. Jangan menceritakan asmaramu di depannya saat dia masih galau putus cinta, kecuali jika dia menanyakan hal tersebut. Temanmu ingin mendengar bagaimana bahagianya hubungan yang sedang kamu jalani. Dia nggak ingin kamu ikut bersedih, tetapi mendengar kebahagiaan hubungamu membuatnya mengingat kembali apa yang telah hilang dari hidupnya. sebaiknya hindari diskusi tentang hubunganmu sampai dia merasa lebih baik.

Jangan Biarkan Dia Mengisolasi Dirinya Sendiri

Saat putus cinta, pilihan buruk yang dilakukan wanita adalah mengisolasi dirinya dari kehidupan. Jangan biarkan temanmu melakukan hal ini, jangan biarkan dia menyendiri dalam waktu lama. Dia sudah merasakan kesendirian sejak putus cinta. mungkin baginya akan lebih baik untuk menyendiri di kamar dan nggak menjalani kehidupan seperti biasanya. Tentu saja ada waktu untuk melakukan hal itu, tapi tidak akan menjadi selamanya, bukan?

Ajak dia untuk kembali ke kehidupan nyata. Minta dia untuk menemanimu menonton atau sekadar duduk di kafe. Katakan bahwa menangis dan menyendiri di kamar nggak bisa membantu menyembuhkan luka di hatinya. Akan lebih baik untuk menghirup udara segar di luar dan bergabung bersamamu di tempat lain.

 

Share Your Thoughts