Mengatasi Cemburu Karena Mantan

Home Articles Mengatasi Cemburu Karena Mantan
Share the knowledge!

Rasa cemburu timbul dari campuran emosi takut dan marah. Takut kehilangan dirinya karena Anda mengira dapat digantikan dengan orang lain sebegitu mudahnya. Dengan kata lain, rasa cemburu timbul akibat kurangnya rasa percaya diri dan rasa berharga atas diri sendiri. Ini adalah sebuah perasaan yang timbul karena kelemahan Anda sendiri, bukan karena perbuatan orang lain.

Diri Anda sendiri yang mengakibatkan Anda merasa cemburu. Karena itu hanya Anda sendiri jugalah yang dapat mengatasinya.

Tapi saya juga mengakui bahwa rasa cemburu adalah perasaan yang sangat nyata. Untuk mengatasinya, Anda harus menyadari sepenuhnya beberapa hal berikut ini:

1. Manusia membutuhkan pelarian.

Apabila Anda merasa sakit dan hancur akibat putus cinta kali ini, ingat baik-baik bahwa mantan kekasih Anda pun merasakan juga apa yang Anda rasakan. Oleh karena itu, sangat wajar bagi seseorang untuk mencari orang lain yang dijadikan pelarian sebagai peredam rasa sakit hatinya.

Dan ini sama sekali bukanlah hal yang harus Anda kuatirkan karena siapapun sosok yang sedang dekat dengannya, dia bukanlah Anda. Sosok tersebut hanyalah bayangan dari diri Anda. Sebuah alat untuk melampiaskan kegalauan yang dirasakan oleh mantan kekasih Anda. Mantan Anda akan selalu membanding-bandingkan Anda dengan sosok tersebut. Mantan Anda tidak akan pernah benar-benar menyukai orang tersebut.

Dan percaya pada saya, mantan Anda tidak akan merasa bahagia melakukan hal ini. Justru ini adalah sebuah kesalahan besar yang membuatnya akan selalu teringat pada Anda dan memperparah rasa sakit hatinya.

2. Semuanya hanya ilusi karangan Anda sendiri!

Apapun yang Anda pikirkan, yang membuat Anda merasa cemburu, semua itu kemungkinan besar tidak benar-benar terjadi. Semua skenario yang terbayang di kepala Anda hanyalah imajinasi Anda belaka. Anda harus menyadari bahwa semua itu sama sekali tidak nyata! Anda sedang sok tahu tentang apa yang terjadi dalam hidupnya.

Itu adalah cara otak Anda mencari alasan untuk membenarkan rasa sakit yang Anda rasakan. Anda membutuhkan seseorang atau sesuatu untuk dijadikan alasan dan kambing hitam atas rasa sakit yang Anda rasakan, karena itu otak Anda menciptakan skenario-skenario yang membuat Anda merasa cemburu. Membuat Anda merasa berhak untuk merasa marah, takut, kecewa, dan sakit.

3. HUBUNGAN ANDA SUDAH BERAKHIR!

Maka apapun yang dilakukan oleh mantan Anda, sama sekali tidak ada hubungannya dengan Anda. Begitu pula sebaliknya, apapun yang Anda lakukan tidak ada hubungannya dengan mantan Anda.

Mantan Anda BERHAK untuk melakukan apapun yang diinginkannya tanpa memikirkan Anda, sama seperti Anda pun BERHAK melakukan apa saja yang Anda inginkan tanpa memikirkan dirinya. Justru sekarang seharusnya Anda merasa sangat bebas, bukannya malah terikat oleh rasa cemburu Anda!

4. Jadikan cemburu sebagai katalisator diri.

Gunakan rasa cemburu Anda untuk mendorong Anda melakukan hal-hal yang dapat mengembalikan kebahagiaan diri Anda sendiri. Yang ada dalam pikiran Anda harusnya seperti ini: ”Kalau dia bisa bersenang-senang dengan orang lain tanpa memikirkan saya, maka saya juga bisa bersenang-senang dengan orang lain tanpa memikirkannya! Kalau dia bisa bahagia tanpa diri saya, maka saya juga bisa bahagia tanpa dirinya!”

Dan lakukan semua hal-hal tersebut dengan sepenuh hati. Bersenang-senanglah tanpa memikirkan dirinya! Berbahagialah tanpa dirinya, karena Anda layak untuk berbahagia!

Share the knowledge!