Apa yang Harus Kamu Lakukan Ketika Pasangan Menuduh Kamu Egois?

Kamu Egois Kelas Cinta

Kalau kamu pernah kebingungan apakah kamu egois atau tidak, wajar saja. Terkadang sulit sekali menyadari keegoisan kita terhadap orang lain. Dan sadar atau tidak, kamu dan pasangan pasti pernah bersikap egois terhadap satu sama lain. Sering kali kamu tidak bisa menahannya karena stres, kecewa, insecure, dan lain sebagainya. Oleh karena itulah, ketika pasangan menuduh kamu egois, kamu patut mendengarkan keluhan dia.

Meskipun sesekali bersikap egois dapat memberikan manfaat buatmu dan pasangan, kamu juga harus menyadari kapankah sikap egoismu malah bersifat destruktif terhadap hubungan. Jika pasangan mengeluh kamu egois, segera atasi dengan 4 cara ini.

1. Dengarkan Pasangan Dengan Seksama

StockSnap_PUM5YAWJJSvia Stocksnap

Kamu tidak boleh langsung bersikap defensif di depan pasangan. Karena siapa tahu, pasangan sudah lama menahan keluhannya dari kamu. Maka dari itu, biarkan saja dia mengeluarkan uneg-unegnya sampai puas. Entah dia marah-marah, menangis, mengomel padamu, berikan dia kesempatan meluapkan perasaannya hingga dia merasa lebih tenang sebelum kamu mulai memberi pengertian padanya.

2. Introspeksi Diri dan Cermati Sikap Kamu Selama Ini Terhadap Pasangan

StockSnap_13LZHBXOXZvia Stocksnap

Sebelum kamu membela diri, pastikan kamu sudah mengoreksi diri sedalam mungkin. Benarkah kamu sudah bersikap egois pada pasangan? Atau sebenarnya kamu tidak salah, tetapi pasangan saja yang sedang sensitif dan terusik dengan sikap kamu? Apapun alasannya, kamu tetap harus bersikap jujur pada pasangan. Jika pasangan menuduh kamu egois karena kamu butuh waktu sendiri dan dia merasa diabaikan oleh kamu, jelaskan padanya bahwa waktu sendiri sangat berguna untuk hubungan kalian.

Bersikaplah secara objektif terhadap alasan kamu yang sesungguhnya. Jika kamu memang bersalah, jangan segan untuk mengakuinya dan segeralah meminta maaf pada pasangan.

Content continue below...

3. Berikan Pengertian Pada Pasangan Tentang Sikap Kamu yang Dianggapnya Egois

StockSnap_CM9W9UHKKKvia Stocksnap

Tanpa bersikap defensif atau marah, jelaskan alasan kamu pada pasangan. Memang, kamu tahu perbuatan kamu tidak salah, tetapi pasangan belum tentu bisa melihat perspektif kamu. Jelaskan bahwa kamu butuh waktu sendiri. Janganlah merasa bersalah atau meminta maaf karenanya. Katakan pada pasangan kamu tetap mencintai dia, dan hanya karena kamu sedang butuh waktu sendiri, bukan berarti kamu akan meninggalkan dia.

4. Jangan Takut Menerima Kritik Dari Pasangan

StockSnap_CTYF2POOT3via Stocksnap

Meski kamu bersikap egois demi alasan yang baik, bisa saja kamu telah bersikap buruk pada pasangan tanpa kamu sadari. Maka dari itu, kamu harus mau membuka diri untuk berkompromi. Jika kamu merasa harus mengalah dan meminta maaf, lakukanlah, meski kamu tidak merasa bersalah sama sekali. Emosi yang dirasakan pasangan pasti ada sebabnya, dan kamu harus bisa memahaminya. Jika pasangan merasa diabaikan oleh kamu, kamu wajib memperbaiki kesalahan kamu.

Tentunya, kamu juga harus berhati-hati apakah pasangan benar-benar tersakiti atau hanya berusaha mengontrol kamu. Penting sekali untuk memiliki kesadaran diri yang tinggi dan menekankan sejelas-jelasnya mengapa kamu sangat butuh bersikap egois sesekali dalam hubungan. Jika pasangan selama ini sering bersikap manipulatif padamu, maka sikap tegas adalah tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Dan tidak jarang ketegasanmu tersebut dianggap sebagai ‘keegoisan’ oleh pasangan manipulatif.

Bersikap egois memang menyakitkan, tetapi kadang sangat diperlukan. Itulah sebabnya, kamu butuh alasan yang sangat jelas untuk membenarkan sikap kamu. Apapun alasan kamu, jangan sesekali bersikap defensif maupun marah-marah pada pasangan. Cermati dan cari tahu cara terbaik untuk mengatasinya bersama-sama.

Share Your Thoughts